English

Merebut MimpiCh94 - Meminta Bantuan

1 Comment

Penerjemah : Jeff

Editor : AdaRa aUkeA1


“Kemunduran bersifat sementara; berputar-putar juga bersifat sementara.”


Di kafe, Xiao Yujun menyalakan laptopnya dan di subfolder dari folder dengan nama “Catatan Kasus Teratas Bulan November”, ada sebuah file terkompresi tanpa judul yang berukuran sekitar 300MB.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Xiao Yujun berkata, “Aku tidak menemukannya saat aku mendapatkan kembali laptopku kemarin. Aku baru menyadarinya saat aku ingin mulai mengerjakan dokumenku di pagi hari. Aku ingat kalian menyalinnya dengan sisanya dari USB; filenya tidak bisa dibuka, apa itu milikmu? Kenapa tidak kamu beri nama?”

Yu Hao, “Bukan…” Fv0rUu

Zhou Sheng berkata, “Sesuai dugaan, IQ anak itu sangat menakutkan.”

“Ou Qihang memasukan file ini di sini?” Xiao Yujun bertanya.

Fu Liqun tidak tahu apa yang sedang terjadi dan hanya mendengarkan di satu sisi tanpa menyela. Yu Hao membalikkan layar laptop menghadapnya, membuka file yang dikompresi itu, dan sebuah popup bertuliskan ‘masukan kata sandi’ muncul.

Zhou Sheng tersenyum, “Yah, ini akan menyenangkan.” hOYEX5

Xiao Yujun berkata, “Apa maksudmu?”

Xiao Yujun tidak sepenuhnya mengetahui detail mengenai masalah ini, tetapi dia memiliki ide yang samar dari kesimpulan sebelumnya. Adapun informasi, kata sandi dan pengaturan yang telah disiapkan Ou Qihang, Xiao Yujun sama sekali tidak menyadarinya.

Laptop Xiao Yujun hanya dapat diakses oleh dua orang selain dirinya — satu adalah Ou Qihang, yang lainnya adalah Yu Hao.

Yu Hao berkata, “Kenapa Qihang melakukan ini?” PWdA0M

“Ini pertaruhannya.” Zhou Sheng berkata, “Dia bertaruh dengan kesempatan bahwa kita akan membantunya. Jangan hubungi dia sekarang.”

Un.” Xiao Yujun berkata, “Kemarin, ibunya memberitahuku kalau dia sudah pulang. Dia pasti sedang diawasi dengan ketat; jika kita menghubunginya, kita mungkin juga akan berakhir di bawah pengawasan.”

Yu Hao mengerutkan kening, “Apa kata sandinya?”

Yu Hao, “???” VU4M2C

Xiao Yujun menatap Yu Hao dengan heran. Zhou Sheng bangkit untuk membeli kopi, “Coba tebak? Jika kamu bisa menebaknya dengan benar, aku akan memasak sesuatu yang enak untukmu malam ini.”

Yu Hao, “Bagaimana mungkin aku bisa?! Aku bahkan tidak tahu berapa banyak karakter yang ada di kata sandinya! Bahkan memenangkan lotre memiliki peluang yang lebih baik daripada ini ba?”

Yu Hao memandang Zhou Sheng, yang sedang memesan kopi di konter.

“Bagaimana jika aku tidak bisa menebaknya dengan benar?” Kata Yu Hao. 6VdGfc

“Aku akan tetap memasak untukmu.” Zhou Sheng berbalik dan berkata.

Baru saat itulah Yu Hao berhenti khawatir, tidak, yang terpenting sekarang adalah kata sandinya!

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Fu Liqun berkata, “Apa di dalamnya ada bukti?”

Yu Hao berkata, “Ya, tapi aku tidak tahu sama sekali…” V3wmWQ

Xiao Yujun berkata, “Zhou Sheng, berhenti membuat kita tegang! Aku sekarat karena cemas di sini!!”

Zhou Sheng berkata, “Minumlah secangkir kopi dan tenanglah ma, aku akan menghubungi Petugas Huang sekarang?”

Xiao Yujun terdiam sejenak dan menyadari bahwa mereka harus memberi tahu Huang Ting tentang ini, “Tapi bagaimana jika dia tidak ada di pihak kita?”

“Di mana kepercayaan paling mendasar antar manusia?” Zhou Sheng tersenyum, “Kau harus mempercayai penilaianmu.” qTtbyJ

Xiao Yujun berkata, “Penilaianku? Aku sudah ditipu berkali-kali, tapi… Aku benar-benar ingin memercayainya.”

Yu Hao tidak benar-benar mengerti. “Kenapa kamu mengatakan itu?”

“Atasan Huang Ting ingin mengubur insiden ini ba?” Fu Liqun membalikkan laptop ke arah dirinya sendiri, “Apa anak ini ingin meminta bantuanmu untuk membuat semuanya tetap berjalan?” Saat dia berbicara, dia berkata kepada Yu Hao, “Jika Huang Ting mendengarkan atasannya dan mengambil laptopnya, maka tidak ada gunanya mencarinya.”

Yu Hao mengerti sekarang. Zhou Sheng membawa kembali kopinya dan memberikan secangkir kepada setiap orang. Xiao Yujun tidak bertanya mengapa mereka membawa Fu Liqun. Karena Zhou Sheng mengizinkannya untuk menemani mereka, dia berpikir bahwa dia pasti teman baik keduanya. ImkaA8

“Hubungi dia ba.” Kata Xiao Yujun.

Zhou Sheng mengambil foto, “Aku akan mengirim pesan di WeChat padanya, jika dia tidak melihatnya, maka lupakan saja.” Saat dia berbicara, dia memotret layar laptop dan mengirimkannya ke Huang Ting. Huang Ting membalas dalam hitungan detik, “Tunggu aku.”

Yu Hao, “Kamu tidak mengatakan di mana lokasi kita.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Dia bisa tahu sekilas dari kafe di latar belakang.” Zhou Sheng berkata dengan santai, “Jun Jie, ayo, kita bicara dulu. Apa yang akan kita lakukan? Apa kita akan membantunya?” ngShf4

Xiao Yujun berkata, “Kita harus menemukan jalan. Akun publiknya sedang tidak denganku, anak itu benar-benar…”

Xiao Yujun sama sekali tidak ragu antara ‘membantu’ atau ‘tidak membantu’, dan malah langsung ‘mencari jalan’. Ketika Yu Hao mendengar ini, seolah-olah pemahamannya tentang Xiao Yujun diperbarui. Zhou Sheng dan Fu Liqun saling memandang. Zhou Sheng dengan santai meraih cangkir kopinya dan menyesapnya, sementara Yu Hao masih memikirkan kata sandinya. Tapi dia tahu bahwa Zhou Sheng sudah mengetahui kata sandinya, jadi itu tidak masalah bahkan jika dia tidak bisa menebaknya.

Tidak lama kemudian, Huang Ting tiba dan dia seperti baru saja bangun. Dia mengerutkan kening ketika dia melihat Fu Liqun, “Kamu di sini juga?”

Fu Liqun berkata, “Aku di sini hanya untuk menonton, jangan pedulikan aku.” 12Tlgn

Huang Ting tidak tahu apakah harus menangis atau tertawa. Dia menarik laptop lebih dekat untuk melihatnya, lalu menatap Yu Hao dan Zhou Sheng. “Biro melakukan analisis percakapan kalian, termasuk CCTV. Tidak ada kata sandi yang ditemukan tersembunyi dalam dialog.”

Zhou Sheng berkata, “Dan kau bahkan mengatakan bahwa ‘tidak ada yang ingin menurunkan diri mereka ke tingkat siswa sekolah menengah’. Sekelompok detektif tua dan licik dipermainkan oleh seorang anak kecil, tidak ada yang akan percaya bahkan jika kau mencoba menyebarkannya.”

Please visit langitbieru (dot) com

Huang Ting berkata, “Ada banyak detektif yang dipermainkan oleh penjahat di dunia ini, tetapi semua orang sering melupakan satu kalimat ini——”

Yu Hao masih memikirkan kata sandinya, tetapi saat ini, dia melihat ke arah Huang Ting. r IO9T

Huang Ting mengucapkan kata-kata ini dengan serius, “Keadilan memiliki lengan yang panjang. Mengerti? Kemunduran bersifat sementara; berputar-putar juga bersifat sementara. Sebagai seorang detektif, seseorang harus selalu percaya pada beberapa hal — yaitu, pada desakan kita. Selama kita bertahan dalam desakan ini, maka akan datang suatu hari di mana awan akan menyebar untuk mengungkapkan matahari..”

Semua orang, “…”

Yu Hao berpikir, itu dikatakan dengan sangat baik!

Xiao Yujun menatap Huang Ting dengan tatapan penuh apresiasi. Huang Ting melanjutkan, “Itulah sebabnya aku sangat berharap Ou Qihang bisa mendapatkan jaminan sambil menunggu persidangan. Aku tidak punya hak untuk mencoba, tapi evaluasiku tentangnya terserah padaku, aku bisa mengatakan kalau aku mengagumi anak ini. Yujun, apa kamu benar-benar ingin terlibat dalam hal ini?” irkbRd

Xiao Yujun berkata, “Dia meminta bantuan kita, bagaimana menurutmu?”

Zhou Sheng belum membelikan kopi untuk Huang Ting, jadi Xiao Yujun memberikan kopi miliknya. Huang Ting menyesap kopi itu. Tidak ada yang mengatakan sepatah kata pun dan dalam keheningan ini, Huang Ting berkata kepada Xiao Yujun lagi, “Ini bukan masalah sepele, sangat mungkin itu akan mempengaruhi pekerjaan dan promosimu.”

Xiao Yujun tersenyum, “Apa masalahnya? Aku selalu bisa menemukan pekerjaan lain.”

Yu Hao, “…” vuHkLn

Huang Ting, “Bagaimana dengan bonus dan uang mukamu?”

Xiao Yujun tidak tahu apakah dia harus menangis atau tertawa, “Apa yang kamu katakan? Uang hanyalah harta duniawi, bagaimana bisa dibandingkan dengan kebenaran dan keadilan?

Ekspresi Fu Liqun, Zhou Sheng, dan Yu Hao semuanya tampak sedikit aneh. Fu Liqun berkata dengan berlebihan, “Jun Jie, terimalah hormatku!”

Zhou Sheng segera berkata, “Kau telah menjadi dewiku dan sekarang kau bisa berdiri bahu-membahu dengan kakak iparku!” FrQ2Bx

Xiao Yujun berkata, “Wartawan juga memiliki standar profesional yang harus dijunjung tinggi. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan, jika tidak, kenapa mereka melakukan pekerjaan di bidang ini?”

Ketika Yu Hao mendengar kata-kata Xiao Yujun, dia merasa seperti bisa memecahkan masalah yang telah lama mengganggunya.

Xiao Yujun menggosok pelipisnya dan berkata, “Aku hanya takut sesuatu akan terjadi pada anak itu.”

Huang Ting menjawab, “Terlalu banyak orang yang terlibat di dalamnya. Jika buktinya konklusif, maka ini tidak seperti tidak akan ada harapan sama sekali. Ini adalah kasus yang sangat sensitif dua tahun terakhir; dari atas ke bawah, satu demi satu, jika kita berhasil menemukan titik pecah yang ideal di dalam es, itu mungkin tidak sesulit yang kita bayangkan.” s7ycFg

Xiao Yujun berkata, “Itu, aku tahu. Media berita kami selalu sedikit lebih cepat darimu; banyak gosip beredar di sekitar wartawan.”

Zhou Sheng berkata, “Mereka menghentikan penyelidikan di tengah jalan tahun lalu, apakah karena itu?”

Story translated by Langit Bieru.

Huang Ting tidak terkejut sama sekali dan menatap Zhou Sheng. Yu Hao tidak begitu mengerti apa yang mereka bicarakan, tapi dia menduga bahwa mereka seharusnya sedang mendiskusikan mengenai para pejabat.

“Sumber informasi Zhou Sheng pasti yang paling akurat.” Kata Xiao Yujun. HFi5mE

“Aku hanya pergi makan dua kali.” Zhou Sheng berkata dengan santai, “Aku tidak memiliki sumber informasi apa pun.”

Fu Liqun memandang mereka bertiga.

Huang Ting berkata, “Sudah memikirkannya? Kata sandi, ayo, mari kita lihat apa yang ada di dalamnya.”

Zhou Sheng memberi isyarat kepada Yu Hao. Yu Hao berkata, “Aku masih tidak tahu!!” QRdVOU

Zhou Sheng memberinya senyum penuh teka-teki dan membuat beberapa gerakan. Yu Hao dan Fu Liqun memperhatikan Zhou Sheng, dan pada saat itu, Yu Hao langsung teringat bahwa gerakan yang dilakukannya seperti memutar kubus Rubik!

“Itu…” Yu Hao berkata, “Dia sudah memikirkannya sejak lama?”

“Aku rasa tidak.” Zhou Sheng menjawab, “Pada hari dia mengambil laptop itu, dia buru-buru meresetnya. Hanya file terkompresi ini yang menggunakan kata sandi, karena dia melihatmu dan Jun Jie bersama, dia berpikir bahwa kalian berdua akan menjadi orang yang tepat untuk dia menyerahkannya.”

Fu Liqun memikirkannya sejenak, lalu mengetikkan huruf ‘I, L, O, V, E, U’ di keyboard. yvVkWM

Zhou Sheng, “Gege!”

“Biarkan aku memasukkannya!” Yu Hao berkata, “Ini adalah momen yang sangat penting… Tunggu, bagaimana kamu bisa tahu?”

“Tuan Muda memberitahuku sebelumnya, anak itu memberimu kubus Rubik dan setelah menyatukan keenam sisinya…”

“Dia terlalu melebih-lebihkanku.” Kata Yu Hao. 7HgaKG

Yu Hao tiba-tiba mengerti segalanya! Dari saat Ou Qihang melihat mereka kemarin, atau bahkan lebih awal, dia memiliki kartu ini di lengan bajunya dan memutuskan untuk menyerahkan informasi itu kepada Yu Hao! Dan dia telah melakukan tindakan itu di depan Zhou Sheng untuk mengingatkan mereka pada kubus Rubik!

Ketika Yu Hao mengembalikan kubus Rubik kepadanya setelah liburan musim panas berakhir, itu secara implisit dipahami sebagai penolakannya, serta fakta bahwa dia telah memecahkan kubus Rubik! Jadi Ou Qihang tahu bahwa dia telah menyatukannya! Jadi setelah dia mengambil laptopnya, dia meninggalkan kartu ini dan mengatur kata sandi dari salah satu file terkompresi sebagai huruf bahasa Inggris yang terdapat pada kubus Rubik dan meninggalkannya di laptop Xiao Yujun.

Semua cincin ini diikat satu demi satu, namun Zhou Sheng benar-benar berhasil memecahnya sepotong demi sepotong dan mengurainya untuk Ou Qihang. Sebelum mereka pergi, Zhou Sheng berkata, ‘kau masih kurang berpengalaman, pelajari pelajaranmu’——

“Ya.” Zhou Sheng berkata dengan acuh tak acuh, “Aku tidak menyukainya, jadi aku sedikit mengancamnya dan membuatnya berpikir bahwa aku bersekongkol dengan Petugas Huang dan akan menyampaikan informasi itu kepada musuh.” zaB32d

“Kami berada di pihak yang sama sejak awal.” Huang Ting berkata, “Kamu bisa mengatakan bahwa kami tidak bersekongkol dengan beberapa orang dari biro kota.”

Yu Hao, “Kalian terlalu pintar!”

Please visit langitbieru (dot) com

Fu Liqun membuka file terkompresi itu dan melihatnya dari balik layar laptop.

Yu Hao, “???” oaLq2Q

Seolah beban besar telah terangkat dari pundak Fu Liqun, dia tidak lagi melihat laptop.

Zhou Sheng benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan pada Fu Liqun. “Apa yang kau pikirkan? Asetnya tidak ada di Kota Ying sejak awal!”

“Apa kau lupa tentang taman kreatif?” Fu Liqun berkata, “Ini sama dengan Yun Lai Chun ba?”

Huang Ting dengan santai menatap Fu Liqun dan membalikkan laptop, “Aku akan melihatnya.” zQH6t2

Zhou Sheng berkata, “Aku akan melihatnya dulu.”

Xiao Yujun, “Itu laptopku!”

Yu Hao, “Berhenti berebut, aku akan melihatnya dulu!”

Yu Hao membalikkan laptop untuk menghadap dirinya sendiri, dan semua orang hanya bisa menunggu. Yu Hao membuka folder itu dan langsung tercengang — itu berisi rekaman, foto, dan formulir. Serta… Dokumen penawaran. Yu Hao membaca teks di dalamnya secara detail. Ou Qihang bahkan telah menulis dokumen untuk Weibo. Tepat sebelum insiden Ou Weihong menenggelamkan uang curian, seseorang telah mengirimkan dokumen penawaran ke Ou Weihong sebelumnya. Ou Weihong membawanya pulang dan secara tidak sengaja difoto oleh Ou Qihang. MjEqK1

Yu Hao memasang earphone-nya dan menyerahkan satu ke Zhou Sheng, sementara dia menyerahkan yang lain kepada Huang Ting. Huang Ting berkata, “Kalian dengarkan dulu.”

Zhou Sheng bergeser dan menonton bersama Yu Hao. Mereka berdua mendengarkan rekaman itu — Ou Qihang telah merekamnya; tidak hanya ada satu segmen, ada juga percakapan yang direkam dengan seorang tamu bersama Ou Weihong di rumah selama penyerahan dokumen.

Untuk apa dia merekam ini? Jantung Yu Hao berdetak kencang, tetapi ketika dia membaca lebih lanjut, dia menemukan jawabannya. Alih-alih mengatakan bahwa ini adalah surat kecaman, itu lebih merupakan bagian dari memoar Ou Qihang. Ada lebih dari 5.000 kata dalam dokumen itu. Sejak kecil, ayahnya tidak pernah menganggapnya sebagai anak yang bodoh dan akan selalu menyebut sisi gelap kehidupan, masyarakat, tempat kerja dan bahkan politik di kalangan resmi. Dan dia akan membagikan semua ini kepadanya tanpa ragu-ragu.

Dia berbicara tentang semua yang dia tahu tanpa syarat. Bahkan ketika menyangkut masalah pekerjaannya, ayahnya kadang-kadang memberi tahu dia tentang pilihannya dan mengapa dia memilih pilihan itu. dn2d91

Ini membuat Ou Qihang mengerti banyak hal sebelum dia seharusnya mengerti; dia tahu tentang korupsi dan suap, memahami situasi keuangan keluarganya, serta situasi saat ini di mana kolusi mendarah daging. Dia mengembangkan pemahaman yang akut tentang politik sebagai hasilnya. Ingatan Ou Qihang, seperti yang terekam dalam dokumen tersebut, mengungkapkan bahwa dia mengerti bahwa ayahnya telah melakukan semua itu dengan harapan dapat mengasuhnya untuk berpartisipasi dalam politik di masa depan.

Yu Hao menekan touchpad dan menarik mouse ke bawah. Ketika dia melihat sampai pada titik ini, Zhou Sheng menggelengkan kepalanya dengan cemas.

Ketika ayahnya menerima suap, Ou Qihang bertengkar dengannya dengan harapan bahwa ia akan mengembalikan uang itu.

“Anak ini secara eksplisit memahami segalanya sejak awal.” Kata Zhou Sheng. ao4pMr

“Tidak mungkin dia tidak tahu.” Huang Ting berkata, “Dalam sebuah keluarga, anak-anak paling sensitif terhadap tindakan orang tua mereka. Sudah selesai memeriksanya?”

Yu Hao tidak begitu memahami data yang dikumpulkan oleh Ou Qihang. Itu terlalu rumit, dan ada banyak foto juga. Tapi semua bukti ini tampaknya tak terbantahkan. Namun, Zhou Sheng terus menggulir ke bawah dengan serius dan melihat sampai akhir.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Mulailah dengan dokumen penawaran,” kata Zhou Sheng, “Kau pasti bisa mengungkap banyak dari mereka.”

Huang Ting mengambil laptop dan meliriknya, lalu mengangguk. Dia mengeluarkan USB dan menyalin datanya. 9tV7OW

“Itu ada di tanganmu sekarang.” Zhou Sheng berkata, “Jangan mengecewakan kami.”

“Aku tidak akan.” Huang Ting berkata, “Dengan USB ini, ada harapan; tanpanya, kematian menanti.”

Yu Hao panik ketika mendengar ini. Fu Liqun berkata, “Kau ingin mencari CCDI?”

“Tim investigasi menghubungiku segera setelah kalian menemukan uang itu dan memintaku untuk memberi tahu mereka kapan saja jika aku menemukan petunjuk.” Huang Ting menjawab, “Maafkan pertanyaanku, tetapi bagaimana jika ada bukti keterlibatan ayah mertuamu di dalamnya? Apa kau akan langsung menghapus dokumen itu?” YcVH40

Fu Liqun tersenyum, “Kalau memang seperti itu, aku juga tidak tahu harus berbuat apa, Petugas Huang.”

Zhou Sheng berkata, “Ini benar-benar ujian moral yang menyiksa hati.”

Huang Ting dengan santai berkata, “Jika keluargamu atau keluarga kekasihmu terlibat, bagaimana kau akan menilai perilakumu sendiri? Sebagai anggota dari kepentingan pribadi, ketika keadilan dan keuntungan — atau bahkan ketika keluarga dan cinta berbenturan satu sama lain…”

Xiao Yujun berkata, memotong kata-katanya, “Huang Ting, inilah mengapa kamu terkadang membuatku kesal.” ZQL1I3

Semua orang, “…”

Huang Ting mengangkat bahu dan tampak sedikit canggung. Yu Hao hampir memuntahkan kopinya.

Kata-kata itu benar-benar menyinggung, tetapi Zhou Sheng tidak marah. Dia hanya berkata dengan tenang, “Itu akan sangat sulit bagi siapa pun ba. Ketika giliranmu untuk membuat pilihan, aku tidak berpikir kau akan berada di posisi yang lebih baik, bukan?”

“Aku seorang polisi.” Huang Ting berkata, “Kami selalu memiliki jawabannya. Itulah yang aku bicarakan sebelumnya — desakan di hati kami.” 9CPazZ

Xiao Yujun berkata, “Jadi, kamu ternyata adalah orang berdarah dingin, Huang Ting.”

“Dulu, ketika aku di kelas, guru mengatakan bahwa orang selalu suka bertanya ‘jika ini masalahnya’ atau ‘jika itu masalahnya’ secara hipotetis untuk mengevaluasi moralitas orang lain. Tidak apa-apa jika kamu secara moral mengevaluasi situasi yang telah terjadi, tetapi kamu masih ingin memberikan contoh hipotetis untuk situasi yang belum terjadi dan melakukan interogasi yang menyiksa secara moral – itu sendiri bisa dibilang sebuah ekspresi dari pikiran gelap.”

Saat dia berbicara, Xiao Yujun berkata kepada tiga lainnya, “Jangan pedulikan apa yang dia katakan dan jangan membuat situasi hipotetis untuk menyiksa dirimu sendiri.”

Kata-kata Xiao Yujun sangat berat, dan Yu Hao khawatir mereka akan mulai bertengkar. Tetapi melihatnya dari sudut pandang Xiao Yujun, dia tahu bahwa dia pasti membantunya dan Zhou Sheng. Lagi pula, pada hari perampokan, tindakan Yu Hao dan Zhou Sheng sudah menyatakan di mana mereka ingin berdiri. P3oxN6

Zhou Sheng seperti ingin bertepuk tangan untuk Xiao Yujun dari ekspresinya, tetapi dia masih meninggalkan wajah untuk Huang Ting. Dia hendak menyindir dan membuat beberapa lelucon untuk meringankan suasana, tetapi Huang Ting dengan cepat menyerah.

“Aku mengaku salah, aku minta maaf. Semuanya, Xiao Laoshi benar.” Huang Ting berkata, “Menghadapi situasi hipotetis adalah kebiasaan pekerjaanku. Tapi, aku tidak berpikir kalau aku berdarah dingin.”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Aku selalu percaya bahwa ‘surga memiliki jaring yang luas sehingga tidak ada yang bisa lepas darinya’. Oke, sekarang giliranku untuk menjalani persidangan.”

Alis Xiao Yujun sedikit berkerut. w 86zq

Huang Ting berkata, “Doakan aku sukses ba.”

Yu Hao berkata, “Kenapa bilang begitu?”

“Pengawasnya adalah orang yang sudah memperlakukanku dengan sangat baik dibanding semua bos lain yang aku miliki.” Huang Ting melemparkan USB ke udara sekali sebelum menyimpannya di saku jaketnya. Dia dengan tenang melanjutkan, “Dia mungkin akan mengalami kesulitan mulai sekarang. Tapi aku pikir… menyerahkan informasi kepada tim investigasi, sebenarnya akan menyelamatkannya, karena ini akan menghentikannya berjalan semakin jauh di jalan yang salah.”

Dengan itu, Huang Ting meletakkan dua jari di sisi alisnya, menarik busur dengannya dan memberi hormat dengan lemah. Kemudian dia mengenakan topi polisinya dan meninggalkan kafe dengan wajah serius. xs PEA

Meja itu sunyi, dan sinar matahari musim gugur masuk melalui jendela.

“Apa kata-kataku agak terlalu kasar barusan?” Xiao Yujun bertanya.

“Terima kasih.” Yu Hao tertawa.

Zhou Sheng, “Terima kasih, Jun Jie.” lcs3kM

“Ting Ge cukup tampan.” Fu Liqun berkata, “Dan dia juga orang yang baik, tidak ada dari kita yang bisa menandinginya.”

Xiao Yujun berkata, “Kalian masih muda, pada akhirnya kalian akan menemukan sesuatu yang ingin kalian lindungi.”

Zhou Sheng mengucapkan sebuah “un“, dan sementara dia berpikir, Xiao Yujun mendesah.

Yu Hao bertanya, “Apa kamu merasakan konflik batin?” grOmPo

“Setuju jika kamu menyukainya ba.” Zhou Sheng bangkit setelah menghabiskan kopinya.

“Mungkin sedikit.” Xiao Yujun memiliki senyum kecil di wajahnya, “Ada banyak alasan mengapa dua orang tidak bisa bersama, hanya menyukai satu sama lain tidak bisa menyelesaikan semuanya.”

Zhou Sheng, “Seseorang harus menghadapi perasaannya terlebih dahulu sebelum memiliki motivasi untuk menyelesaikan semua masalah yang menghalangi mereka, ‘kan?”

Xiao Yujun tidak menjawab dan hanya merenung sambil menghadap laptopnya. Mereka bertiga mengucapkan selamat tinggal padanya dan meninggalkan kafe. 9GT6vc

Pada akhir Oktober, hujan turun beberapa hari berturut-turut dan suhu turun tajam. Seluruh kota mengantar musim gugur, musim terindah Kota Ying tiba. Ketika Yu Hao mengingat semua yang terjadi pada tahun lalu, dia praktis merasa seperti seumur hidup telah berlalu.

“Kapan kita akan merayakan hari kita bertemu?” Zhou Sheng bertanya pada Yu Hao.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Jangan menyebutkannya lagi.” Yu Hao memikirkan hari itu pada tahun lalu dan meskipun itu benar-benar berkesan, dia telah melakukan hal bodoh, jadi dia ingin menghipnotis dirinya sendiri untuk melupakan bagian kelam masa lalunya, “Aku ingin mengosongkan semua kenangan hari itu selain fakta aku bertemu denganmu, apa tidak masalah?”

Yu Hao menggiring bola dan mengopernya ke Zhou Sheng. Zhou Sheng memberikannya kepada Fu Liqun, lalu Fu Liqun melompat dan melakukan slam dunk. dbAG5t

Zhou Sheng berkata, “Pada saat itu, aku tahu bahwa upaya apa pun untuk membantumu mengurangi masalahmu akan sia-sia.”

Fu Liqun berkata, “Ya, lihat seberapa baik hidupmu sekarang? Ada pria cantik yang menemanimu, hidup penuh harapan, dua dewa pria sedang bermain basket denganmu… “

“Dimana wajahmu?! Zhou Sheng dan Yu Hao berbicara serempak, “Apa kau masih menginginkannya?”

Fu Liqun mendapatkan bolanya lagi dan berkata, “Saat itu, aku benar-benar berpikir bahwa jika ayah kakak iparmu terlibat, maka aku akan menghapus dokumen terkait tidak peduli apapun yang terjadi dan pergi ke penjara ba.” QZKnI

“Jangan menyiksa dirimu secara moral lagi.” Yu Hao berkata, “Itu tidak terjadi.”

Fu Liqun berkata dengan sungguh-sungguh, “Ikan adalah apa yang aku inginkan, telapak tangan beruang adalah apa yang aku inginkan.” Dia mengoper bola ke Zhou Sheng.

Zhou Sheng berkata, “Sejak Huang Ting duduk hingga dia mendapat informasi, dia selalu memberi isyarat kepadamu. Dia mengatakan hal-hal seperti ‘keadilan memiliki lengan yang panjang’ dan ‘berjalan semakin jauh di sepanjang jalan yang salah’, tetapi itu hanya masuk satu telinga dan keluar di telinga yang lain untukmu. Yang kamu pedulikan hanyalah menebak kata sandinya. Dia pasti sudah mendiskusikannya dengan tim investigasi sejak lama dan mungkin hanya polisi dalam penyamaran yang dikirim oleh atasannya, mau bertaruh?”

Yu Hao,  “…” GKwe19

Fu Liqun tercengang.

“Aku pikir kau ingin aku ikut hanya untuk melihat apakah ayah kakak iparmu memiliki kaitan dengan apa yang ada di dalam file yang terkompresi itu.” Fu Liqun jelas baru saja tersadar dari linglungnya, tapi bola di tangannya langsung direbut oleh Zhou Sheng.

Yu Hao, “Ah? Itu niatnya?” Pada awalnya, dia juga bertanya-tanya mengapa Zhou Sheng membawa Fu Liqun bersamanya kali ini.

“Baik.” Fu Liqun berkata, “Otakku sama sekali tidak bisa menandingi otakmu, Tuan Muda.” aSskU7

Zhou Sheng melewatkan lemparan tiga angka. Yu Hao menangkapnya dan menembakkan lemparan tiga angka. Bola itu masuk.

Zhou Sheng berkata kepada Fu Liqun, “Gege, awalnya aku khawatir tentang anjing gila Ayahku, tapi pikirkan baik-baik. Seperti kata pepatah, ‘bukan karena kejahatan belum jatuh, tetapi waktunya belum tiba’. Alih-alih melanjutkan dan akhirnya benar-benar kacau, bukankah lebih baik untuk menghancurkan kepala mereka dengan tongkat terlebih dahulu?”

“Pada akhirnya, seseorang harus bertanggung jawab atas keserakahan mereka sendiri, bukan? Jika kita memanjakan mereka sekarang, mereka hanya akan mati dengan kematian yang lebih mengerikan nanti; begitulah manusia hancur, sedikit demi sedikit. Jika dalam daftar itu benar-benar tertulis nama Ayahku, maka aku akan menganggapnya sebagai menyelamatkannya, bukan menikamnya — secara terbuka dan jujur.”

“Aku berhasil memasukkan tiga angka!” Kata Yu Hao. brJ0sm

Fu Liqun sedikit tertekan. Dia berdiri di sana sebentar dan harus mengakui bahwa Zhou Sheng benar, lalu menatapnya dengan pandangan bersyukur.

“Satu ciuman!” Zhou Sheng memeluk Yu Hao dan menciumnya.

Story translated by Langit Bieru.

Sebuah Mercedes-Benz melaju dari kaki gunung dan Yu Hao secara kebetulan meliriknya, “Chen Laoshi kembali?”

Zhou Sheng berbalik untuk melihat. Chen Yekai telah meninggalkan kampus selama hampir setengah bulan, selama itu dia tidak pernah mengirim pesan apa pun kepada mereka. Yu Hao sedikit khawatir, tetapi Zhou Sheng memegang sikap “karena kita sudah menyerahkannya, maka tidak perlu peduli lagi” dan dia tidak lagi peduli. m1PBr8

Fu Liqun, “Mendapatkan sesuatu darinya?”

Zhou Sheng berkata, “Bukannya kamu ada kelas dengannya besok? Kita lihat saja nanti.”

Yu Hao, “Un…”

TIv7JS

Translator's Note

Keadilan akan dipulihkan.

Translator's Note

Secara spesifik menyiksa melalui interogasi.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

1 comment