English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh1 - Entri Pertama

4 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

diterjemahkan Yun, Editor : Rure & Raz


Larut malam, di sebuah supermarket yang akan ditutup. 38YWAJ

Xiao Lan mengganti seragam dan mengepak barang-barangnya. Raut wajahnya yang muda tampak elegan, dan kulitnya putih bersih. Biasanya, Xiao Lan bergegas pulang lalu cepat-cepat mandi dan tidur karena dia harus bangun jam 5 pagi esok hari untuk memulai pekerjaannya yang lain.

Tetapi pada saat itu, dia tidak tahu harus ke mana.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Dia baru saja diusir oleh pemilik kosnya tadi karena pemilik kosnya ingin meningkatkan harga sewa tempat tinggalnya yang busuk, yang berderit sepanjang hari dan berada di ambang kehancuran dengan air yang menetes pada siang hari, serta angin dingin yang selalu menyelinap melalui celah di malam hari. Dan Xiao Lan, yang telah menggunakan hampir semua penghasilannya untuk melunasi utangnya, benar-benar tidak punya banyak uang yang tersisa.

Dengan demikian, setelah diejek dengan parahnya karena miskin, Xiao Lan hanya bisa berkemas dan pergi. Saat ini, semua barang yang ia miliki ada di ransel hitam di tangannya. hzU68k

Xiao Lan menimbang-nimbang, apakah dia harus mencari rumah yang tidak dihuni dan tinggal di sana untuk malam ini, lalu ia membuka pintu ruang staf.

Ruang staf gelap gulita.

Xiao Lan tiba-tiba merasa ada sesuatu yang salah. Baru saja, apakah dia… mematikan lampu?

Karena dia belum meninggalkan supermarket, mengapa lampunya sudah mati? Selain itu, saklar lampu terletak di seberang ruang staf. Skw6dB

Kegelapan yang sangat sunyi terasa tidak normal; bahkan suara biasa dari mobil yang sesekali lewat telah menghilang.

Di satu sudut, kegelapan yang lebih pekat dari malam tampaknya perlahan menyebar.

Situasinya aneh. Xiao Lan langsung berjalan melewati kegelapan itu dengan kakinya yang panjang sembari ia menyerbu keluar dari toko. Sebagai karyawan yang baik, dia juga tidak lupa mengunci pintu.

Setelah dia keluar dari toko, dia langsung naik ke sepedanya, yang sudah sangat tua sehingga membuat suara di atas bel kecilnya. Pemuda yang tinggi dan ramping itu menginjak pedal dengan segenap kekuatannya dan menggunakan kecepatan maksimal untuk meninggalkan supermarket. cHuAjP

Kebisingan dan keletihan hari itu terbawa angin malam di kota sembari rambutnya yang hitam dan sedikit keriting tertiup angin, membawa aroma debu. Bau itu tidak bisa dianggap menyegarkan, tapi itu aroma yang paling dikenali Xiao Lan. Hari ini masih sama.

Tanpa disadari, angin berhenti bertiup, dan perasaan aneh itu masih belum pudar.

Terlalu sunyi⏤ sunyi sampai di tahap janggal. Tidak ada suara orang berjalan ataupun AC menyala. Bahkan tidak ada suara angin, atau burung dan serangga. Seolah seluruh dunia diam saat ini.

Dari kejauhan, kegelapan yang pekat berangsur-angsur melingkupi segalanya. Kegelapan itu menelan lampu-lampu jalan yang sudah berkedip-kedip lemah, dan sedikit demi sedikit jalan tersebut tenggelam di dalam kegelapan yang sedang mendekati Xiao Lan, sedikit demi sedikit. 7Q98Oz

Melihat situasi yang tidak terlihat baik, Xiao Lan menyesuaikan cengkeramannya pada setang dan bergegas menuju ke arah yang berlawanan dari kegelapan.

Tetapi setelah melewati beberapa ruas jalan, segalanya sunyi senyap. Dia mengangkat kepalanya untuk melihat sekitarnya, dan kegelapan itu mendekat secara bertahap dari segala arah.

⏤Dia sudah terkepung.

Kegelapan tersebut sangat agresif dan merusak jalanan sambil menuju ke arah Xiao Lan. Detik berikutnya, Xiao Lan tenggelam ke dalam dunia yang gelap gulita. 7NKoGk

 

Langit Bieru.

 

Ketika Xiao Lan membuka mata, ada pintu di depannya. 3CWEaB

Pintu itu bukan terbuat dari material yang berkualitas tinggi; pintunya tersebut sejenis pintu partisi kayu jelek yang biasanya ditemukan di toilet umum. Lapisan permukaan kayu yang dilem telah terkelupas, menggantung seolah-olah tidak yakin apakah akan lepas atau tidak dan memperlihatkan serpihan kayu di bawahnya. Di pintu bahkan tertulis:

【Wanita Kaya Akan Membayar Harga Tinggi Untuk Mencoba dan Memiliki Anak 136XXXXXXXX】

【Apakah LS bodoh? Ini toilet wanita】

【Sangat bagus, kamu berhasil menarik perhatianku】 C3pw4V

Seseorang bahkan telah menulis seluruh lagu tentang seorang pahlawan, dan dilapisi dengan nuansa kepahitan yang tersamar…

Xiao Lan mencubit dirinya sendiri; tidak ada reaksi. Dia mencoba untuk mendorong pintu itu; pintunya tidak bergerak. Sekarang itu tidak masuk akal⏤sejak kapan pintu toilet umum begitu berkualitas?

Mengintip melalui celah pintu, dia juga tidak melihat adanya jejak keberadaan orang lain.

Xiao Lan melihat sekelilingnya. Lampu di bilik toilet redup dan sesekali berkedip-kedip. Bercak-bercak lebar jamur menutupi dinding, lantainya berdebu dan juga ada genangan air; sepertinya toilet itu sudah lama tidak digunakan. SniFfk

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Namun, yang lebih menakutkan … ransel Xiao Lan menghilang!

Dexjc tjcsj ajr, afajql peuj qjxfa wjxjcjc vlrxbc sjcu alvjx afgpeji, ejcucsj sjcu xegjcu ifylt ilwj yfijr vbijg vjc aluj rfc, rfgaj rfqfvj qglyjvlcsj⏤ sjcu fcajt revjt yfgjqj xjil vlkjglrxjc rjwqjl jxtlgcsj alyj vl ajcujc Wljb Ojc.

Vjja lcl, sjcu afgrlrj tjcsj tjcvqtbcf pfifxcsj sjcu qfgie vlgfxjaxjc vfcujc rfibalq, vjc … qjxjljc rfgaj rfqjaecsj sjcu yjtxjc abaji tjgujcsj alvjx rjwqjl 100 vbijg.

“Semua barangku-” Xiao Lan menggosokkan wajahnya, siapa tahu dia bisa bangun dari mimpi buruk ini. cGWd6D

Ketika kamu mengira sudah cukup miskin, realita masih bisa memberimu tamparan hebat serta dingin di wajah dan memberi tahu, “Tidak, kamu bahkan bisa lebih miskin lagi.” Siapa yang tahu jika muncul di tempat aneh ini lebih menakutkan, atau ancaman kebangkrutan yang lebih mematikan.

“Ha…”

Tiba-tiba, ada suara tawa serak dan tidak menyenangkan dari luar bilik yang sunyi, tawa itu diikuti oleh angin suram dan dingin yang bersiul melewati telinga Xiao Lan dan membuatnya merasa sangat gelisah.

Xiao Lan mendadak mengangkat kepalanya. Dia telah mengkonfirmasi sebelumnya bahwa jelas tidak ada orang di luar. j6rSg4

Tiba-tiba, sederet kata muncul entah dari mana di depan mata Xiao Lan:

【Kamu sangat miskin, itu membuat Zhang Dong senang karena akhirnya ada seseorang yang bahkan lebih miskin dari dia di dunia ini. Karena itu, ia telah memutuskan untuk memberimu suatu kesempatan】

Please visit langitbieru (dot) com

【Memicu misi sampingan tersembunyi: Freeloader

【Penjelasan misi: Pinjamlah tisu ke orang-orang beruntung di luar sana】 rayJqu

【Hadiah misi: Skill acak* 1, hadiah Zhang Dong * 1】

【Informasi: Misi sampingan tersembunyi sangat jarang muncul. Misi yang disebutkan di atas tidak dapat diabaikan. Misi gagal berarti selamanya tidak akan bisa meninggalkan ruangan ini】

Ini adalah perangkap yang dapat menjebaknya di toilet untuk menjadi sampah selamanya apabila ia gagal!

Kesempatan yang diberi ini sangat ekstrim. fU8wJC

Xiao Lan tidak tahu apakah ia harus berkata kasar atau tidak.

Setelah Xiao Lan mencoba membuka pintu dan gagal, lalu memverifikasikan bahwa memanjat dinding juga tidak berhasil, ia akhirnya menerima nasibnya. Bukankah ini hanya mencari seseorang untuk meminjam tisunya di toilet yang aneh?!

Dan ini adalah toilet wanita, sialan…

Tapi, Zhang Dong itu siapa, ah? lmvUEn

 

 

Setelah beberapa saat, akhirnya ada yang memasuki toilet, dan jumlah orang yang masuk cukup banyak. dAqD4j

Mereka melihat sekitar toilet: debu menumpuk di mana-mana, dan ada jamur di dinding dan genangan air di lantai. Ditambah dengan lampu redup yang berkedip-kedip, suasananya terasa sangat aneh.

“Um…”

Sebuah suara terdengar pelan dan menggaung dalam tempat lusuh ini, bahkan menghasilkan gema.

Ah⏤ada hantu!” Vrg93o

Teriakan yang menusuk telinga terdengar dan menghancurkan keberanian mereka yang diperoleh dengan susah payah. Setelah itu, beberapa orang terburu-buru mundur. Seorang lelaki berjas mencoba membujuk mereka untuk sementara waktu, tetapi apapun yang terjadi mereka tetap menolak untuk kembali.

Pada akhirnya, orang-orang yang memilih untuk masuk dan menjelajahi toilet hanyalah pria yang berjas, dua orang yang terlihat seperti berandalan, dan seorang siswi berambut pendek. Mereka berjalan ke bilik yang mereka curigai sebagai sumber suara jeritan dan berdiri di luar ketika pria yang berjas bersiap untuk mengajukan beberapa pertanyaan.

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Namun, sebuah tangan terulur dari celah di bawah pintu. “Maaf, boleh minta tisu?”

Keempat orang di luar : “…” sdHb2e

Mereka ingin kabur.

Siapa yang disini belum pernah mendengar satu atau dua rumor aneh sebelumnya tentang hantu toilet umum? Adegan tentang seseorang yang meminta tisu ini sangatlah tipikal dan paling populer dari semua rumor berbau aneh. Siapa pun yang memberi tisu akan bernasib buruk⏤Tidak ada yang lebih mematikan daripada ini.

Siswa perempuan itu mundur sedikit.

Seorang berandal yang mengenakan kalung emas di samping menarik celananya, mungkin ia takut mengompol dan mempermalukan dirinya sendiri. 1JMTaz

Pria berjas itu tampak berpengalaman dan berpengetahuan, dan pada saat itu, ia tidak panik atau menjadi pucat. Dia mendorong kacamatanya dan dengan tenang berkata, “Kamu seseorang yang ditarik ke tempat ini juga, kan? Lingkunganmu tiba-tiba menjadi gelap dan sangat sunyi. Kemudian, setelah bangun, kamu berada di sini.”

“Iya, benar.”

Ternyata bukan hanya Xiao Lan saja yang mengalami situasi aneh ini. Saat ini, dia tidak tahu apakah harus bahagia atau khawatir. Pada akhirnya, apa yang bisa menarik begitu banyak orang ke tempat ini sekaligus? Rasanya bahkan lebih menyusahkan daripada hanya menarik satu orang untuk menghadapi situasi misterius ini.

“Orang di dalam juga sama dengan kita,” kata orang yang mengenakan jas itu kepada tiga orang yang berada di sampingnya, lalu ia tampak sedikit bingung. “Aku tidak punya tisu. Apakah ada di antara kalian yang punya?” BXS aW

Para berandalan saling memandang dengan cemas. Pria sejati tidak pernah membawa tisu ketika mereka berkeliaran di jalan.

“Aku … aku punya.” Satu-satunya gadis yang ada di sana mengambil sebungkus tisu berwarna pink, dan setelah isyarat dari pria berjas, menyerahkannya sambil gemetar.

“Terima kasih.” Xiao Lan menarik tangannya kembali, dan gambar kartun mata kucing yang lugu pada tisu itu balas menatapnya.

Saat itu, tampilan misi di depan matanya berubah menjadi 【Selesai】. 4Eb6YC

Pada saat yang sama, kartu skill dan amplop retro bergaya Eropa dengan kata ‘Luo’ muncul di depan matanya entah dari mana.

Setelah Xiao Lan menyentuh kartu itu, kartu tersebut langsung menghilang, dan informasi yang berkaitan dengan skill kartunya muncul di benaknya:

【Nama: Kemiskinan tidak dapat membatasi imajinasiku (Terikat)】

Ability: 1. Bayangkan sebuah ability, dan itu akan diberikan kepadamu selama lima menit. Semakin miskin Anda, semakin kuat abilitynya (lvl 1) 2. Kualitas fisik pemain ditingkatkan sesuai dengan tingkat kemiskinannya (Pasif)】 ZT8S2f

【Periode Cooldown: 24 jam】

【Penjelasan: Meskipun miskin, saya masih bisa memiliki mimpi ah! Ini adalah ketegaran orang miskin】

Please visit langitbieru (dot) com

Xiao Lan : “…”

Jelas itu adalah suatu ability, tetapi tak disangka diiringi dengan cemoohan yang tertuju pada diri sendiri. Sebagai bagian dari masyarakat kapitalis, ia merasa didiskriminasi. n2cR8S

Xiao Lan merenung saat dia melihat penjelasan ability-nya. Suatu ability… Siapa tahu apakah itu ability yang bisa digunakan pada manusia, atau apakah itu ability yang tidak manusiawi. Dia perlu mencari kesempatan untuk mengujinya. Selain itu, penjelasan skillnya yang ‘semakin miskin, semakin kuat’ memberi Xiao Lan firasat buruk⏤tidak mungkin ia tidak bisa keluar dari kemiskinan dalam kehidupan ini, kan…

Adapun poin kedua tentang peningkatan kualitas fisik, Xiao Lan melompat dua kali di tempat. Tampaknya dia bisa melompat lebih tinggi dan lebih mudah daripada sebelumnya. Tidak lebih dari itu; mungkinkah dia tidak cukup miskin di mata skill-nya?

Saat dia memikirkan ini, deretan kata-kata lain muncul:

【Indeks kemiskinan saat ini -22.2608 juta. Standar untuk aktivasi skill baru saja tercapai. Terus bertahan dalam upayamu, dan berusahalah untuk menciptakan kecemerlangan di jalan menuju kemiskinan】 ldMp8n

-22.2608 juta kebetulan merupakan jumlah dari semua hutang Xiao Lan, ditambah pinjaman berbunga tinggi yang telah muncul entah bagaimana di hutang Xiao Lan.

Apakah skill ini berharap agar para kreditor suatu hari akan menancapkan kaki Xiao Lan ke semen dan menjatuhkannya ke laut? Benar-benar tidak manusiawi !!

Menciptakan kecemerlangan, pantatmu!!

Xiao Lan tanpa ekspresi mengalihkan perhatiannya ke amplop, dan beberapa kalimat penjelasan muncul di sana: qjIpT

【Nama: Amplop yang tidak bisa dibuka (Terikat)】

【Penjelasan: Ini adalah pengakuan Zhang Dong untukmu karena kamu lebih miskin darinya, tetapi amplop ini hanya terlihat seperti barang yang dipilih secara acak dari deretan barang yang tidak laku terjual di supermarket

Kalimat ‘Barang yang tidak laku terjual di supermarket’ sangatlah mempesona dan dipenuhi dengan rasa yang nyata.

Xiao Lan : “…” f7O5sR

Dia menarik napas dalam-dalam dan menahan keinginannya untuk membuang barang itu ke dalam toilet.

Mengurungku di dalam toilet wanita untuk waktu yang lama hanya untuk memberiku mainan yang jelek; Saudara Zhang, bukankah kamu sedikit terlalu kikir?!!!!

Xiao Lan asal-asalan memasukkan amplop itu ke dalam sakunya, dan mengesampingkan pikiran bahwa dia menjadi sasaran tatapan rumit dari orang-orang yang mungkin mengatakan ‘Kamu benar-benar masih ada keinginan untuk menggunakan toilet di situasi seperti ini’, atau ‘Mama, ada orang cabul yang bersembunyi di toilet wanita di sini.’, dia membuka pintunya dan dengan tenang, keluar dari bilik, lalu mencuci tangannya saat lewat sekaligus menunjukkan tampang tidak bersalah.

Setelah itu, ia mengikuti pria berjas, dan mereka pergi bersama dengan tiga orang lainnya untuk bertemu dengan yang lain. h9zxGZ

 

Story translated by Langit Bieru.

 

Semua orang berkumpul bersama: Pria berjas, seorang berandal dengan kalung rantai emas, seorang berandal dengan tato lengan, tiga siswi sekolah, sepasang kekasih, seorang wanita paruh baya, dan seorang pria paruh baya yang gemuk dan botak. yDqm1Z

Termasuk Xiao Lan, ada 11 orang.

Mereka siap untuk mendiskusikan situasi ini, tetapi sebelum mereka dapat membuka mulut mereka, pintu garasi yang terlihat sangat berkarat di belakang mereka mengeluarkan deritan logam yang menyakitkan gigi saat dibuka sedikit demi sedikit.

Bau apek menyerang indera mereka.

Semua orang berbalik badan untuk melihat ke arah pintu. 42qNzd

Di belakang pintu yang tergulung ke atas ada sebuah supermarket yang sama kumuhnya dengan toilet tadi. Tempatnya tidak terlalu besar, lampunya redup, lantainya tertutup noda kotor, dan rak-raknya berantakan; bahkan ada bekas-bekas tangan yang gelap dan bekas-bekas jari di dinding.

“Selamat datang di Terminal Supermarket, kalian yang beruntung!” Suara wanita yang lembut dan menyenangkan hati terdengar.

Seorang wanita yang mengenakan seragam asisten toko tiba-tiba muncul di depan mata mereka. Xiao Lan dapat memastikan bahwa sama sekali tidak ada bayangan orang ketika dia melihat-lihat di sekitar supermarket, jadi dari mana wanita ini berasal?

Senyumnya manis tapi kaku, dan dia berbicara kepada mereka dengan nada antusias. “Selanjutnya, Anda akan berpartisipasi dalam kegiatan supermarket.” 1IYR6e

“Setiap jam, silakan berkumpul di meja kasir dan pilih satu produk dengan bos kami akan menjadi saksi.”

“Jika produk yang dipilih tidak sesuai dengan spesifikasi atau waktunya habis, Anda akan dihukum.”

“Selamat menikmati permainan!”

Asisten toko wanita itu membungkuk kepada semua orang, dan akan bergegas pergi. RGCEbT

“Tunggu sebentar!” Pria paruh baya botak itu segera menghalangi jalannya. “Apa yang sedang kalian lakukan? Rekaman program TV atau melakukan lelucon? Aku sedang mendiskusikan kontrak senilai jutaan dolar di telepon, dan benar-benar tidak tertarik untuk bermain denganmu.”

Asisten toko wanita itu masih tersenyum kaku. “Ini adalah Dunia Advent, dan kalian semua adalah orang terpilih yang beruntung.”

“Apa-apaan, laozi ingin pergi sekarang!” Berandal dengan kalung rantai emas itu cukup gelisah. Dia tampak galak, tetapi kenyataannya, dia paling takut pada hal-hal gaib. Saat ini, sarafnya sudah meregang sampai batasnya, dan dia langsung melangkah maju untuk meraih pergelangan tangan asisten toko itu.

Asisten toko wanita itu mengulangi, “Kalian semua beruntung …” dTxH6C

Berandal rantai emas memotong omongannya dengan kasar sambil berteriak, “Omong kosong! Aku peringatkan, jangan bermain-main dengan laozi!”

Asisten toko wanita masih tersenyum kaku dan aneh. Semenjak dia muncul, tidak ada perubahan sedikit pun di wajahnya. Xiao Lan merasa ada yang tidak beres dengan situasi ini, dan dia segera berbicara untuk menghentikan berandal berantai emas itu. “Tenang-”

Langit Bieru.

Sebelum dia selesai berbicara, pria rantai emas menampar asisten toko dan langsung membuatnya(asisten toko) terbang. Bunyi teredam saat kepalanya membentur dinding dengan keras.

Tubuhnya perlahan jatuh, meninggalkan jejak darah merah di dinding. Dia berbaring tak bergerak, dan tidak bernafas; seperti boneka yang jatuh dan rusak. dALxHa

“Aku … aku tidak menamparnya sekuat itu ah,” kata berandal rantai emas, tak percaya, sembari melihat tangannya.

Semua orang terdiam. Permainan yang tiba-tiba muncul dan wanita aneh ini sudah sangat sulit untuk diterima. Tetapi wanita itu sekarang sudah mati⏤apakah masih ada cara bagi mereka untuk pergi dari sini?

“Dia … dia bergerak.” Siswi berambut pendek itu menunjuk ke asisten toko wanita di lantai, yang kondisinya masih tidak jelas.

Kemudian, mereka melihat seluruh tubuhnya kejang. Kepalanya masih terkulai, namun tubuhnya bergerak dan duduk di tempat di mana dia telah berbaring miring, dan anggota tubuhnya bergerak dengan cara yang mustahil dan aneh di lantai ketika dia menuju ke berandal rantai emas … Z9 J6c

Melihat situasinya memburuk, berandal rantai emas itu pun berbalik dan berlari. Namun, asisten toko wanita itu mempercepat gerakannya dan langsung menerkam, menjebak berandal itu dengan kuat menggunakan anggota tubuhnya.

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya membuat kulit kepala semua orang mati rasa⏤mereka berdua menyatu!

Adegan yang disaksikan mereka semua seperti cokelat yang perlahan meleleh menjadi genangan air pada suhu tinggi. Setelah itu, sesosok manusia perlahan-lahan merangkak keluar⏤mengenakan seragam asisten toko, senyumnya manis tapi kaku.

Itu adalah asisten toko wanita tadi! 2dwj4J


Author ingin mengatakan sesuatu :

 

Karena marah, Xiao Lan menjatuhkan amplopnya ke dalam toilet.

Luo : … dwrxTE

 

Translator's Note

Lou shang, yang artinya di atas. Membicarakan tentang komen yang di atasnya.

Translator's Note

ayah, digunakan saat menyombongkan diri.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

4 comments