English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh5 - Jebakan ‘Gratis’

3 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Gudang itu tertutup dan ketika seseorang berbicara dengan keras maka suaranya pasti dapat terdengar dengan jelas.

Di kejauhan terdengar suara beberapa orang berdebat. ufDI6g

“Kenapa kita harus memberitahunya? Kita kan yang menemukannya!”

“Hanya ada lima dari awal; tidak cukup untuk dibagikan kepada enam orang di sini!”

Story translated by Langit Bieru.

“Bagaimana kalian bisa seperti ini? Dia kan yang membuka pintu gudang…”

“Kami memang seperti ini, kau bisa mencarinya sendiri jika kau tidak suka, ah. Anak-anak muda sepertimu tidak bisa diam kalau mereka melihat pria tampan, sungguh tak tahu malu!” StoyxZ

Tepatnya, ada seorang gadis yang dikepung oleh sekelompok orang dengan kemampuan beromong kosong yang luar biasa. Setelah itu, jelas terlihat bahwa siswi tersebut kalah jumlah.

Sepasang kekasih itu menjaga sebuah kotak dengan hati-hati. Lin Yan, gangster bertato lengan, dan wanita paruh baya berdiri di samping. Siswi berambut pendek yang mengenakan seragam sekolah berdiri di depan mereka sendirian. Ada jarak pemisah yang jelas antara kedua belah pihak.

Siswi berambut pendek itu sangat marah sampai wajahnya menjadi merah, tetapi jelas bahwa dia tidak bisa melawan balik kelompok Lin Yan. Dia tidak berdaya dan hanya bisa tetap berdiri di sana.

“Apa yang terjadi?” Xiao Lan berjalan dengan santai dan tidak tergesa-gesa. “Apakah ada rahasia yang perlu diucapkan begitu keras?” 0ma7OL

Wajah semua orang menjadi lebih buruk ketika mereka melihat Xiao Lan.

Siswi berambut pendek itu berjalan dengan cepat menghampirinya dan berkata lembut, “Mereka menemukan kotak yang berisi kupon gratis. Lin ge mengatakan itu adalah item game dan akan sangat membantu kita menyelesaikan permainan. Tapi hanya ada lima, jadi mereka tidak ingin berbagi denganmu.”

Xiao Lan menatap sekilas kotak itu. Sepasang kekasih yang gugup itu dengan cepat lebih melindungi dan menutupi kotak itu sambil mereka memandang Xiao Lan dengan ekspresi waspada.

Lin Yan menaikkan kacamatanya dan memperlihatkan senyum lembutnya yang tidak pernah berubah. “Alokasi item untuk permainan ini juga harus didasarkan pada pendapat semua orang. Bahkan walaupun aku pikir kamu telah berkontribusi, aku tidak dapat membuat keputusan sendiri jika semua orang tidak setuju, benar ?” d6ZVLT

Pacar Lelaki: “Aku yang menemukan kotak ini.”

Xiao Lan, sebaliknya, tidak keberatan. “Aku tidak tertarik pada kupon gratis. Lagipula, barang gratis juga bisa dibilang sebagai barang yang paling mahal. Bisnis selalu menjual barang dengan harga murah atau memberikannya gratis karena mereka punya motif lain. Emas tidak jatuh dari langit.”

Wanita paruh baya itu memunculkan ekspresi menghina di wajahnya. “Mereka yang tidak bisa makan anggur akan mengatakan bahwa anggur itu busuk. Aku mengambil barang gratisan, dan tidak ada yang terjadi padaku, ah!”

Lin Yan memanfaatkan momen ini untuk berkata kepada Xiao Lan, “Karena sudah seperti ini, maka masalah ini mudah diselesaikan. Ada lima kupon gratis dan kami hanya akan membagikannya di antara kami berenam. Kamu tidak ada keluhan, kan?” 7aK1Tb

Xiao Lan melambaikan tangannya.

Lin Yan kemudian menghadap ke arah siswi berambut pendek dan melembutkan nadanya. “Kamu sepertinya tidak terlalu mempercayaiku. Apakah ada sesuatu yang memunculkan kesalahpahaman?”

Namun, siswi berambut pendek itu menggigil seolah ada ular berbisa memelototinya dan dia bersembunyi di belakang Xiao Lan. “T… tidak…”

Mata Lin Yan berkedip sekilas dengan jengkel, tetapi jejak kejengkelannya itu hilang pada detik berikutnya. “Lalu, apakah kamu ingin ambil bagian dalam distribusi kupon?” w5MdQE

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Vlrkl yfgjwyea qfcvfx lae gjue-gjue rfpfcjx. Glj wfiltja xbajx sjcu yfgjvj vl ajcujc rfqjrjcu xfxjrlt lae ijie wfiltja xf jgjt Wljb Ojc, vlj wfcuufgajxxjc ululcsj vjc yfgxjaj, “Klvjx, afglwjxjrlt.”

Semua orang terkejut. Siswi ini memilih untuk tidak mengikuti Lin Yan yang berpengalaman dan sebagai gantinya memilih pemula yang selalu bekerja sendirian. Mungkinkah orang-orang face-con itu benar-benar tidak takut apapun?

Read more BL at langitbieru (dot) com

Bffwqja bgjcu vl rlrl rfyfgjcu wfcujwyli xeqbc ugjalr wjrlcu-wjrlcu jajr jgjtjc Olc Tjc. Olc Tjc wfcujwjal gfjxrl wfgfxj vjc tjcsj wfcujwyli xeqbc afgjxtlg xfalxj vlj wfiltja yjtkj alvjx jvj sjcu afgpjvl rfafijt xeqbc vljwyli.

Tetapi secara tak terduga, begitu kupon gratis terakhir diambil, wajah mereka semua berubah, pada saat yang sama pemberitahuan sistem baru itu muncul. NfUdxM

Wanita paruh baya: “Apa… satu seleksi lagi…”

Pacar Perempuan: “Apa gunanya barang gratis ini? Kupon ini hanya ingin kita mati, ah…Hiks, aku tidak mau memilih… Habislah kita.”

Gangster bertato lengan tidak banyak bicara dan langsung melemparkan kupon gratis tersebut ke lantai. Namun, tanpa diduga, kupon itu menghilang begitu menyentuh lantai, lalu muncul di tangannya pada detik berikutnya. Benda sialan itu sebenarnya item terikat!

Wajah Lin Yan juga tidak tampak baik. Dia tidak bisa mempertahankan temperamennya yang biasa dan mengangkat suaranya. “Kenapa kalian sangat berisik?! Bukankah ini hanya satu seleksi lagi? Apa yang harus ditakuti kalau kalian dibawah pimpinanku?!” ujIDHq

Kupon gratis biasanya diberikan selama adanya kampanye untuk meningkatkan popularitas dan membangun reputasi atau untuk menjerat konsumen sehingga mereka berbelanja lagi dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Banyak orang biasanya hanya melihat kata gratis” dan mengabaikan harga yang harus mereka bayar pada saat di kasir nanti.

Melihat kesuraman dan kesengsaraan mereka, Xiao Lan buru-buru menarik siswi berambut pendek di sebelahnya dan diam-diam pergi selagi semua orang tidak memperhatikan mereka.

Jika mereka tetap di sini, mereka mungkin akan menjadi sasaran amarah kelompok Lin Yan, tidak ada yang tahu apa yang akan dilakukan oleh orang-orang yang sedang gelisah.

  al Y7w

 

Hanya setelah mereka agak jauh, Xiao Lan bertanya, “Mengapa kamu memilih untuk percaya padaku?”

Ketika siswi berambut pendek itu membuka mulutnya, dia menyadari bahwa dia tidak tahu nama orang di depannya dan langsung merasa agak malu. wDqoAI

Xiao Lan bisa tahu apa yang dia pikirkan dan berkata, “Namaku Xiao Lan.”

“Xiao… Xiao ge, aku mendengarnya; Lin Yan adalah orang yang menyuruh Yueyue untuk mengambil botol alkohol. Dia mengatakan bahwa pasti tidak akan ada masalah, tapi Yueyue meninggal dengan sangat mengerikan ah…” Saat siswi berambut pendek itu berbicara, tepi matanya memerah. “Aku rasa dia tidak benar-benar ingin membantu kami.”

“Aku Zhao Xiaohe, ge bisa memanggilku Xiaohe,” tambahnya.

Xiao Lan kagum dengan betapa lihai siswi itu. “Aku menduga Lin Yan menggunakan nyawa para pemain lain untuk menguji prasyarat kematian.” nsVoh

Mata Zhao Xiaohe sedikit melebar. “Bagaimana mungkin dia tega melakukan itu?!”

“Di dunia ini, orang mungkin bisa berubah drastis untuk bertahan hidup.” Xiao Lan berkata, “Setelah ini, aku akan mencari petunjuk. Bagaimana denganmu?”

Story translated by Langit Bieru.

“Tidak bisakah aku ikut denganmu…” Zhao Xiaohe berkata dengan gugup.

Xiao Lan menggelengkan kepalanya. “Aku belum memahami cara menyelesaikan permainan ini. Selain itu, aku tidak mampu memikul kehidupan orang lain, aku juga tidak tertarik menggunakanmu untuk menguji prasyarat kematian.” FAnV P

Zhao Xiaohe menatapnya dengan ragu.

Xiao Lan: “Bahkan jika seseorang membantumu kali ini, bagaimana dengan waktu berikutnya? Apakah kamu akan bertemu Lin Yan kedua? Saranku adalah⏤kendalikan hidupmu sendiri.”

Mata Zhao Xiaohe penuh dengan kebingungan, yang diikuti oleh tekad. Dia mengepalkan tangannya dan mengangguk pada Xiao Lan.

Xiao Lan akhirnya mengulangi peringatannya. “Ingat prasyarat kematian yang aku sebutkan sebelumnya; mungkin ada lebih banyak prasyarat lain yang tidak kita ketahui. Lakukan yang terbaik untuk menemukan sesuatu yang berhubungan dengan Zhang Dong dan lanjutkan pencarianmu dengan hati-hati.” x2M0nW

Keduanya berpisah dan berjalan ke arah yang berbeda.

 

  dut0fy

Gudangnya tidak kecil dan memiliki banyak rak yang tertumpuk di dalamnya. Xiao Lan berpikir bahwa tidak realistis untuk menggeledah begitu banyak rak untuk mendapatkan petunjuk hanya dalam waktu satu jam.

Dengan demikian, inti dari penggeledahan ini adalah barang tersebut harus terkait dengan Zhang Dong.

Misalnya, Zhang Dong tidak terlihat seperti pekerja yang teliti, jadi kemungkinan menemukan petunjuk yang terkait dengannya di antara rak-rak ini tidak mungkin.

Sebaliknya, jika ia terbiasa bolos di tempat kerja, maka kemungkinan menemukan petunjuk lebih tinggi jika Xiao Lan mencari di tempat-tempat yang cocok untuk orang bersembunyi dan bermain-main. gKLrOw

Xiao Lan mencari area di gudang yang merupakan titik buta CCTV; lokasi yang terbaik adalah di mana orang bisa bersembunyi tetapi juga mengamati aktivitas di luar.

Dua rak menarik perhatian Xiao Lan.

Dua rak diposisikan agak miring, dan kalau digabung, kebetulan menyembunyikan suatu sudut yang tidak bisa dilihat ketika seseorang berjalan masuk melalui pintu masuk. Ada ruang kosong yang sengaja ukurannya tidak lebih dari sepuluh meter persegi di antara susunan kotak yang tampaknya rapi. Dilihat dari ketinggian kotaknya, kira-kira setinggi mata orang yang memiliki ketinggian sedang yang sedang duduk. Ditambah lagi, kebetulan saja tempat itu menghadap ke pintu masuk.

Lokasi semacam ini seperti kursi VIP seorang pemalas untuk bermain dengan HP mereka. 0bq5Rx

Xiao Lan melangkah maju dan menemukan beberapa kotak kemasan yang cukup besar untuk diduduki. Ada beberapa cetakan tangan berminyak di kotak-kotak itu dan sampah seperti puntung rokok, paket makanan ringan, dan tulang ayam berserakan di lantai.

Ini adalah lingkungan hidup dari seorang NEET.

Story translated by Langit Bieru.

【Tuan, merek rokok di lantai adalah Shandi. Ini merek termurah yang dijual di supermarket】

Xiao Lan menoleh untuk memeriksanya. Puntung rokok yang ada di lantai semuanya adalah merek yang sama dan semuanya telah dihisap sampai habis. Tidak tersisa sama sekali, ini jelas seperti gaya pelit Zhang Dong. FBdPo5

Xiao Lan mengeluarkan ponselnya yang sudah usang dan menyalakan fungsi senter. Lampu handphone bersinar di sisi kotak kardus besar. Banyak kata-kata yang ditulis sembarangan pada kardus tersebut dan tulisannya sangat jelek sampai-sampai tulisannya tampak seperti ditulis oleh seekor anjing.

【Bukankah ini hanya karena aku miskin?】

【Manajer ternyata minum alkohol. Wanita yang minum alkohol itu adalah wanita murahan. Aku tidak bisa menghormati wanita seperti itu】

【Dia bilang aku bolos lagi. Bagaimana bisa aku bolos? Bukankah ini hanya alasan untuk dia mencari kesempatan berbicara denganku?】 hTxPea

【Gadis kasir yang baru dipekerjakan tersenyum padaku setiap hari, dia pasti menyukaiku】

Xiao Lan memiliki ekspresi yang rumit di wajahnya. “Katakan, berapa liter alkohol yang dia minum sampai bisa semabuk ini?”

Tulisan tangan Luo muncul, tulisannya tampak seperti karya seni dibandingkan dengan tulisan tangan Zhang Dong.

【Apakah ini khayalan tipikal dari seorang sauvinis laki-laki?】 vPuDsd

Xiao Lan mengangkat bahunya. “Betul sekali. Semua gadis menyukainya dan alasan mengapa mereka tidak menikahinya adalah karena mereka tidak suka bahwa dia miskin.”

【Kenapa dia tidak merenungkan kemalasan dan kebodohannya?】

Xiao Lan: “Menyalahkan orang lain selalu lebih mudah daripada mengakui kesalahan diri sendiri.”

Xiao Lan benar-benar ingin tahu bagaimana orang seperti Zhang Dong bisa menjadi bos dalam permainan. Dalam benaknya, dia merasa bahwa bos haruslah seperti Nyonya Kayako, yang membunuh dengan tegas dan memendam kebencian yang mendalam. Yang ini … agak membingungkan. Sebagai hantu jahat, bukankah seharusnya dia lebih menakjubkan? 1oCdsq

“Ding dong-“

Pemain yang beruntung, seleksi kedua dimulai. Apakah kalian juga menantikannya? Hahahahahaha⏤”

Suara serak dan tawa Zhang Dong menggema di seluruh supermarket.


Author ingin mengatakan sesuatu : tacJzd

Karena tidak ada yang bisa melihat Luo, Xiao Lan di mata orang lain:

Dia suka pergi sendirian.

Story translated by Langit Bieru.

Dia sering berbicara sendiri.

Dia tertawa tanpa alasan. 6OnxoG

Kesimpulan : Dia gila.

Translator's Note

mencari Xiao Lan, bukan itemnya.

Translator's Note

karena tidak dapat memiliki suatu barang tertentu, orang akan mengatakan bahwa barang itu jelek/murahan

Translator's Note

Zhao xiaohe, Lin Yan, wanita paruh baya, sepasang kekasih, dan gangster bertato lengan

Translator's Note

menyukai dan lebih memilih orang yang memiliki wajah tampan/cantik

Translator's Note

orang yang tidak dalam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan

Translator's Note

pria yang menganggap wanita lebih inferior/lemah daripada laki-laki

Translator's Note

dari film horor ‘The Grudge’

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

3 comments