English

Panduan Cara Gagal Pacaran OnlineCh1 - Minta Tautan Alat Pengubah Suaranya Dong

4 Comments

Waktu Jing Huan keluar dari bandara, angin berhembus kencang menerpa mukanya.

Dia menatap ke atas, melihat langit mendung berawan. Hari ini perkiraan cuaca menyebutkan angin taifun akan segera melanda kota sore ini. Sekarang cuaca sudah berangin kencang. kwQ79l

Dalam cuaca seperti ini, besar kemungkinan penerbangan akan dibatalkan.

Tetapi saudara sepupu Jing Huan tetap ngotot memesan penerbangan ke US. Dia bilang dia sudah tidak tahan berada di sini lagi. Hari ini, jika dia bisa terbang, maka dia akan terbang ke US. Jika penerbangan dibatalkan, maka dia akan tinggal saja di hotel bandara.

Langit Bieru.

Begitu Jing Huan masuk ke dalam mobil, HP nya langsung berbunyi.

“Huanhuan, kakakmu sudah pergi?” Ternyata salah seorang teman sekamarnya, Gao Zixiang. fRIq23

Jing Huan yang mood nya sedang jelek menjawab ketus, “Kakakmu baru saja pergi.”

Gao Zixiang: “…Jangan terlalu sensitif, OK, maksudku, kakak sepupumu beneran pergi ke US?”

Hujan mulai turun, Jing Huan menatap tetesan air hujan di kaca mobil yang menimbulkan suara gemericik.

Gao Zixiang: “Oh, kakak sepupumu kasian banget, tapi mau aku ngomong apa juga, namanya internet, siapa yang tahu siapa yg siapa? Hanya demi masalah ini sampai pergi ke luar negeri, rasanya ga sepadan.” I2glZf

Jing Huan yang teringat kembali alasan kakak sepupunya pergi menjadi marah: “Harus banget ya ngomong masalah orang-orang bodoh di game itu lagi sekarang?”

“Ngga, ngga.” Si sister-complex ini sedang tidak bisa diprovokasi. Tahu kalau Jing Huan sedang bad mood, Gao Zixiang berhenti berbicara dan berusaha mengubah topik. “Oke, kamu balik ke asrama dulu aja habis pesawat lepas landas. Ada yang lagi terluka di asrama hari ini, aku ga bisa menanganinya sendirian.”

Jing Huan mengerutkan kening, “Siapa yang luka?”

“Hanya ada tiga orang di kamar asrama kita, siapa lagi orangnya?” lrL1aW

Begitu Gao Zixiang selesai berbicara, Jing Huan mendengar suara tercekik yang mirip dengan suara babi. Gao Zixiang buru-buru berkata, “Oh Hao’er, jangan nangis, hapus air matamu dulu.”

Jing Huan mendengar suara teman asramanya yang lain, Lu Wenhao. Sambil menyalakan mobil dia bertanya, “Hao’er kenapa?”

“Ceritanya panjang. Kamu sebaiknya balik dulu aja.” kata Gao Zixiang.

Lu Wenhao berkata sambil tersedu-sedu: “Belikan minuman trus cepat pulang, Jing Huan.” kJa5vF

Setelah memarkir mobilnya, Jing Huan berjalan ke minimarket dekat asramanya. Tahu jumlah konsumsi alkohol kedua temannya, dia membeli tiga botol bir dan menyembunyikannya di dalam baju sebelum masuk ke asrama.

Begitu dia membuka pintu kamar asramanya, bahkan sebelum dia bisa masuk, dia mendengar ratapan Lu Wenhao: “Kenapa dia melakukan ini padaku?!”

“Apa yang dia lakukan padamu?” Jing Huan masuk sambil mendorong pintu.

Lu Wenhao duduk di tengah ruangan dengan kotak tissue di pangkuannya. Dia benar-benar menangis. jfEBkv

Kepala Gao Zixiang sudah mulai sakit, melihat Jing Huan masuk seperti melihat penyelamat dunia. Dia cepat-cepat lompat dari kursinya: “Akhirnya kamu pulang juga.”

Jing Huan menutup pintu dan menyerahkan kantong belanjaannya: “Ada apaan sih?”

Story translated by Langit Bieru.

Gao Zixiang melirik ke arah Lu Wenhao: “Mau kamu ato aku?”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Oe Qfctjb sjcu jujx ufwex wexjcsj wfwfgjt: “Cxe uj wje cubwbcu! Cxe uj wje cubwbcu!” HbKEPw

“Yxf, bxf, jxe sjcu cubwbcu. Ajcujc cjculr ijul!” Xjb Ilzljcu wfcutfij cjqjr, “Bjwe lcuja qjmjg bcilcf Ljb’fg?”

“…Zjl sjcu rfijie afifqbcjc vej qeiet fwqja pjw? Cxe alveg rjwqf xfyjkj wlwql ujgj-ujgj vfcufglc wfgfxj wfrgj-wfrgjjc afger. Bjwe qlxlg jxe ylrj ieqj uj?” Alcu Lejc afgafuec rfpfcjx, “Bfcjqj? Fvjt qeaer?”

Gao Zixiang mengganguk dengan serius.

“Aku pikir ada masalah besar apaan…” Jing Huan menghela napas lega sambil mulai membuka mantelnya, “Jangan nangis Hao’er, itu kan hanya putus cinta. Air mata lelaki jangan dibuang hanya untuk masalah sepele seperti itu.” 36d5gU

“Poin pentingnya bukan putusnya itu.” Gao Zixiang terlihat canggung. “Kamu tahu kan seberapa banyak Hao’er menghabiskan uang untuk pacar online game nya itu?”

Game yang dimainkan Lu Wenhao berjudul “Nine Heroes“, sebuah game legendaris yang sangat populer selama sepuluh tahun belakangan. Game ini sangat terkenal dengan banyaknya waktu bermain yang diperlukan dan banyaknya uang yang dibutuhkan. Jing Huan juga sempat bermain game ini beberapa tahun yang lalu. Dia sudah sangat familiar dengan seberapa mahalnya game itu, terutama untuk baju-baju modisnya.

Jing Huan sering sekali mendengar pacar online nya itu meminta dibelikan baju (dalam game) kepada Lu Wenhao. Lu Wenhao pada dasarnya memang orang yang murah hati, jadi hampir setiap kali bujukan pacarnya pasti berhasil.

“Itu kan hanya baju game, memangnya kamu abis berapa?” Dalam rangka untuk menghibur teman kamarnya, Jing Huan berusaha membuat hal tersebut terdengar sepele. K2opta

Lu Wenhao menahan isak tangis dan berkata: “Aku yang membantu dia meningkatkan skill poin karakternya selama enam bulan ini.

Jing Huan: “…Ga papa lah, cuma beberapa puluh ribu Yuan saja.”

Lu Wenhao menangis lebih keras: “Dia punya delapan equipment ungu di karakternya, enam diantaranya aku yang beli. Aku bahkan menambahkan permata level 15 ke salah satu equipmentnya.”

Jing Huan: “…” ec5N7O

Jing Huan bangun dan menepuk pundaknya: “Hao’er, sebagai lelaki kita harus jantan, jangan mempermasalahkan hal-hal kecil setelah putus.”

Lu Wenhao yang awalnya sudah mulai tenang, mendengar hal ini menjadi tersulut kembali: “Ya tentu ngga dong! Memangnya aku nangis karena duitnya? Aku nangis karena dia berbohong! Aku menangis untuk perasaanku yang tulus kepadanya yang kuberikan selama enam bulan terakhir ini!”

Jing Huan bertanya, “Memang dia bohong apa sama kamu?”

Gao Zixiang tidak bisa hanya mendengarkan lagi: “Pacarnya itu ternyata cowok.” fJ3k74

“Hey, apa masalahnya, kan itu hanya cowok…” Jing Huan menenangkan sebelum tersadar dan syok.

Lu Wenhao: “Huhuhuhuhu…”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Jing Huan syok: “Cowok?!”

Gao Zixian: “Kamu jangan ulang dua kali, kamu mau lihat kamar asrama kita banjir air mata?” tLiPAR

“Ngga…” Jing Huan merasa syok, “Tapi suaranya, masa suara gitu bisa cowok?!”

Jing Huan pernah mendengar voice chat Lu Wenhao dengan pacar onlinenya. Pacarnya memiliki suara cewek yang manis dan manja. Setiap kalimat akan berakhir dengan a~, dan terdengar seperti dilapisi gula. Saat mendengar suara manja ini, Jing Huan selalu merasa merinding.

“Dia menggunakan alat pengubah suara.” Gao Zixiang berkata, “Pacarnya kemungkinan lupa menyalakan alat pengubah suaranya waktu teleponan pagi ini. Dia menggunakan suara cowok meminta dibelikan baju baru, dan aku hampir tewas mendengar dia berakting manja… Suara itu bahkan terdengar lebih berat daripada suara Pak Yan. Kedengarannya seperti suara cowok diatas umur 30 tahun.”

Pak Yan adalah penjaga asrama mereka. PrgNhX

Lu Wenhao menangis tersedu-sedu.

Jing Huan tidak tahu harus berkata apa: “Kamu ga pernah video chat?”

“Ga pernah, aku hanya pernah lihat foto saja,” kata Lu Wenhao. “Dia mengaku kalo fotonya juga palsu.”

Jing Huan: “…” f1Zsjc

Sudah ketangkap basah seperti itu, memangnya penipu itu bisa membantahnya lagi?!

“Kamu ga pernah video chat, gimana caranya kamu rela kasih duit ke orang sebanyak itu?”

“Itu hal normal.” Gao Zixiang mulai membuka kaleng bir dan memberikannya kepada Lu Wenhao. “Bukannya pacaran online itu intinya ada di ekspektasi dan fantasi sebelum benar-benar bertemu muka? Hanya saja Hao’er sangat sial ketemu kasus seperti ini. Kupikir kirim foto palsu itu sudah penipuan kelas kakap…”

Lu Wenhao terisak, “Aku ga nyesel sama duitnya, cuma aku ngerasa sedih dan jijik! Aku bahkan sampai menghapus karakterku!” woK4EP

Gao Zixiang sangat terkejut mengdengar ini: “Dihapus?! Kamu gila, Hao’er?!”

“Aku hanya menghapus karakternya saja. Equipment dan gem nya masih ada.” Lu Wenhao menghapus air matanya, “Kamu ga tahu sih, karakterku dan karakter dia punya couple name, karakter kami juga sudah menikah dan menjadi Pasangan Abadi.”

Gao Zixiang: “…”

Pasangan Abadi adalah fitur pernikahan dalam game “Nine Heroes”. Pemain dapat pergi ke Yue Lao untuk mendaftarkan pernikahannya. Setelah pernikahan selesai, maka kedua akun karakter game tersebut akan menjadi pasangan selamanya, kecuali jika akunnya dijual atau dihapus. Pl27jJ

Gao Zixiang berkata, “Udah, lupakan saja, Hao’er. Kali ini kamu harus ambil hikmahnya.Jangan terjun dua kali ke jurang yang sama. Lain kali jangan pernah sekali-kali lagi pacaran online supaya kamu ga ditipu kedua kali!”

Lu Wenhao bertanya dengan berurai air mata: “Kalo ga pacaran online, ngapain aku maen game online?”

Please visit langitbieru (dot) com

“Memangnya kenapa kalo maen game online harus pacaran online?” Gao Zixiang balik bertanya, “Aku sudah bermain “Nine Heroes” sekian tahun, tapi aku ga pernah tuh nikah dalam game sekalipun.”

Lu Wenhao: “Itu kan karena kamu udah punya pacar masa kecilmu!” h3U7H9

Gao Zixiang tersedak, kemudian mengalihkan pandangannya ke orang disebelahnya: “Kalo gitu kamu lihat Huanhuan, dulu dia juga main “Nine Heroes” beberapa tahun, tapi dia ga pacaran online juga?”

“Kalo mukaku ganteng kaya Huanhuan, banyak cewek ngejar-ngejar, ya mana mau juga aku pacaran online? Trus waktu dia main kan dia masih SMA, pas lagi sibuk-sibuknya belajar. Lagian, apa salahnya sama pacaran online? Kamu lihat tuh kakak sepupu Jing Huan yang cantik aja juga ga masalah pacaran online…” Lu Wenhao mengoceh kemudian terdiam.

Gao Zixiang merasa kepalanya sakit sampai mau meledak.

Selesai sudah, mereka sudah menginjak ranjau darat. Ga6jZd

Jing Huan mendengarkan dalam diam, tanpa memberikan respon atau mengeluarkan suara sedikit pun.

Lu Wenhao: “Bukan, Huanhuan, aku cuma ngomong asal aja. Aku hari ini udah sangat sial, kamu jangan terlalu nyalahin aku ya.”

Jing Huan seperti tersadar, tiba-tiba dia mengambil kursi dan duduk di sebelah Lu Wenhao: “Hao’er, apakah kamu benar-benar merasa kesal sekarang?”

Lu Wenhao terkejut: “Ap, Apa?” dt8Uvb

Jing Huan berpikir sejenak: “Jika aku memberikan dua pilihan, yang kesatu pacar online kamu ternyata cowok, yang kedua akun game kamu kena blokir permanen karena ada bug. Kamu pilih mana?”

“Yang kedua lah!” Lu Wenhao bingung, “Kenapa kamu tanya gitu?”

Padahal cuma kena tipu waktu pacaran online, apakah memang sesakit itu? Apakah bisa lebih sakit daripada kehilangan akun game?

Jing Huan memeluk sandaran kursinya sambil berpikir. 7WJuXh

Gao Zixiang merasa ada yang tidak beres: “Huanhuan, kamu lagi mikir mau ngapain?”

HP diatas meja tiba-tiba berbunyi. Lu Wenhao mengangkatnya, melihat notifikasinya, dan merasa sesak napas. Dia mengangkat tangannya dan mencubit bagian atas mulutnya.

Kedua temannya segera maju untuk membantunya, Jing Huan kemudian melihat HP Hao’er.

【Little Baby: Sayang, aku sudah berpikir tentang kejadian tadi pagi, tapi aku masih merasa sedih. Aku sangat menyukaimu, sayang sekali takdir kita harus berakhir hanya sampai di sini [emot kelinci menangis]】 Z8zHwn

【Little Baby: Aku akan mengirimkan foto asliku. Aku harap kamu akan tetap mengingat lelaki bodoh ini yang akan selalu mengawasimu dari suatu tempat di bumi ini.】

【Little Baby : [Gambar]】

Langit Bieru.

Di dalam foto, terlihat cowok gemuk paruh baya, rambutnya sudah mulai memutih. Dengan mata berkaca-kaca, cowok tersebut melihat kamera dengan tatapan mesra.

Jing Huan: “…” WkqQUn

Gao Zixiang : “Sialan! Dia benar-benar bukan manusia! Ayo bunuh dia! Hao’er Hao’er, bertahanlah!”

Serangan foto tersebut menyebabkan Lu Wenhao kehilangan setengah nyawanya.

Dia yang awalnya lemas tiba-tiba bangkit: “Aku mau hapus kontak dia! Aku mau buang QQ ini! QQ ini sudah ternodai!”

Jing Huan yang tampak berpikir keras tiba-tiba tersadar begitu mendengar ucapan Hao’er: “Tahan dulu, Hao’er, aku mau bilang sesuatu ke dia.” 9u620i

Lu Wenhao merasa terharu: “Kenapa Huanhuan, kamu mau bantu aku mencaci maki orang ini?”

“Mencaci maki gunanya apa? Buang-buang waktu saja meladeni orang seperti ini.” Jing Huan mengambil HPnya dan menundukkan kepala dan mulai mengetik.

Gao Zixiang mendekat untuk melihat: “Lalu kamu mau ngapain sama HP nya Hao’er?”

【Little Baby : Haohao, gimana kalo kamu kembali saja padaku…】 13twUd

【LWH: Iya?】

【Little Baby: 0v0 sayang! Aku di sini!】

【LWH : Minta tautan alat pengubah suaranya dong】

Gao Zixiang : “…” 9G7zfe

Gao Zixiang : “?”

Translator's Note

Equipment dalam game online adalah senjata atau baju pelindung, biasa memiliki level berbeda tergantung kekuatannya yang dibedakan oleh warna.
Warna ungu biasa digunakan untuk equipment level tertinggi.

Translator's Note

Permata dalam game online biasa digunakan untuk menambahkan kekuatan dari senjata / equipment yang dimiliki.

Translator's Note

Couple name = nama pasangan, biasa menggunakan istilah yang sama atau berhubungan, mirip dengan baju couple dan sejenisnya.

Translator's Note

Yue Lao (Chinese: 月下老人; pinyinYuè Xià Lǎorén; arti harfiah: ‘kakek tua di bawah rembulan’) adalah Dewa Pernikahan dan Cinta dalam mitologi Chinese[1]. Dia muncul dalam bentuk kakek tua di bawah rembulan.

Translator's Note

bug = error dalam program komputer

Translator's Note

QQ adalah aplikasi chatting populer di China, mirip seperti Whatsapp dengan banyak fitur tambahan.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

4 comments

  1. tes, tes, 123.

    terima kasih atas chapternya!

    btw ada satu kata yang masih disingkat di deskripsi ‘lgsg’ (maksudnya langsung kan?) trus ‘terluka’ mungkin lebih enak ‘sakit hati’? karena pas baca pertama kirain luka fisik. saran doang sih.

    semangat kaka!

    • Tq ya komennya.. nanti yg lgsg aku edit.. yg terluka memang sengaja bahasanya gt, makanya si Jing Huan kaget kan siapa yg luka, trus dia nanya kenapa.. huahahaha.. anyway tq bgt masukkannya.. 😄