English

[Reinkarnasi] Master PedangCh22 - Pelatihan Fisik

0 Comments

Chris tidak terburu-buru keluar dari arena, tetapi berjalan perlahan ke tepi. Lalu, bersandar dengan santai di penyekat arena untuk menonton pertandingan Lin Yifei.

Sabre Lin Yifei selalu menunjukkan fleksibilitas, sama sekali berbeda dengan gaya barat yang menunjukkan kekuatan. Inti dari permainan anggar adalah tidak pernah menang dengan kekuatan, terutama saat bertanding dengan Lin Yifei. Semakin kamu ingin menggunakan kekuatan untuk menekannya, semakin dia bisa membuatmu kalah dengan konyol. Dalam pertandingan ini, level lawan Lin Yifei jelas lebih tinggi dari lawan Chris. Anak itu juga tampaknya memahami levelnya, tapi tidak menyerah meskipun ada jarak kekuatan antara dirinya dan Lin Yifei. Setiap gerakannya sangat serius. Lin Yifei selalu menghormati lawan seperti itu. 8YVmfj

Setelah memblokir serangan lawan dengan jarak kurang dari satu sentimeter, tiba-tiba dia melepaskannya dan membalas dengan cepat. Bahkan sudut serangan balasannya sama dan mengenai pergelangan tangan lawan. Lin Yifei sudah mendapatkan 15 poin, sedangkan lawannya hanya memiliki 8 poin. Lin Yifei memenangkan pertandingan ini.

Begitu mereka saling memberi hormat setelah pertandingan, anak laki-laki itu melihat Lin Yifei melepas pelindung kepalanya dan tersenyum kepadanya.

Langit Bieru.

“Hei, siapa namamu?” Lin Yifei berjabat tangan dengannya.

“Ivey Lance.” Remaja itu menyeka keringat di dahinya dengan punggung tangan. “Kamu hebat!” xkYBbn

“Benarkah? Apakah kamu ingin datang ke sekolah kami? Tim anggar kami sangat buruk sehingga hanya perlu satu orang untuk meningkatkan level tim kami!” Lin Yifei berkata setengah bercanda pada Ivey.

“Tidak mungkin, tim anggarmu masih dianggap buruk dengan levelmu ini?” Ivey terlihat tidak percaya.

Lin Yifei mengagumi Ivey. Dia belum pernah bertemu siapa pun yang bisa mengambil delapan poin, kecuali Chris.

“Yifei.” Chris berlari ke pinggir arena dan memanggil namanya. l6oYPF

“Hei, Chris!” Lin Yifei berbalik dengan bersemangat dan memeluknya yang berada di sebelah penyekat arena. “Lihatlah dirimu, kamu pasti menang! Hebat, kita bisa masuk semifinal!”

Chris sedikit terkejut dengan gerakan tersebut. Dia mundur selangkah, lalu memeluknya erat. Bau samar dari sampo meresap ke ujung hidungnya.

“Hal terbaik adalah kamu berada di grup A dan aku di grup D. Itu berarti kita hanya bisa bertemu di final. Ini sangat bagus!”

“Hmm.” j 1CxS

Lin Yifei melepaskan diri dari pelukannya dan berkata, “Ayo, kita rayakan!”

Secara umum, ketika Lin Yifei mengatakan bahwa dia ingin ‘merayakan’, itu berarti pergi ke McDonald’s atau Kedai Pizza. Dia sekarang berada di usia yang sangat menyukai makanan cepat saji.

Begitu mereka berjalan ke sisi penonton, dia melihat Katherine tersenyum tipis kepadanya. Lin Yifei tahu bahwa dia pasti kalah.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Zjgx vjc Utlilq wfwfiex yjte Bjatfglcf vjc rfqfgalcsj revjt ijwj wfcutlyegcsj. FunUdK

“Bjwe vjc Jtglr tfyja, rfbijt-bijt xjwe vlijtlgxjc ecaex jcuujg.” Bjatfglcf wfcujcuxja xfqjijcsj vjc wfcjajq Olc Tlofl sjcu yfgvlgl vl rjwqlcucsj.

“Vfijwj xjwe wfcsexjl jcuujg, jcuujg peuj jxjc jvj ecaexwe.” Olc Tlofl wfcueiegxjc ajcujc vjc wfcsfcaet jlg wjaj sjcu jxjc wfcfafr vjgl wjajcsj. “Gjrjg ybvbt, qfgpjijcjcwe yfiew yfgjxtlg. Djujlwjcj xjwe ylrj wfcjculr rfjkji lcl?”

Tawa Katherine meledak. “Jangan terlalu lembut dengan seorang gadis dan jangan berpura-pura menjadi dewasa.”

Lin Yifei tahu Katherine lebih kuat dari gadis-gadis yang pernah dia temui. Memang seperti yang diharapkan, dia meregangkan tubuhnya dan berdiri. “Ayo, pergi dan rayakan kemenanganmu dan Chris! Ini adalah akhir kompetisiku di tahun ini, jadi Lin, kamu harus bekerja lebih keras daripada aku. Jika kamu tidak bisa memenangkan kejuaraan, aku akan membuatmu sangat tidak bahagia di masa yang akan datang.” Rf9DEU

Semua orang pergi bersama ke McDonald’s. Katherine memesan paket makanan Big Mac. Dia memakannya dengan gigitan besar. Lin Yifei memakan pai apelnya dan menatapnya dengan sedikit ketakutan.

Di tengah makan makanannya, Katherine tiba-tiba menatap Chris. “Chris, bagaimana pendapatmu mengenai keahlian anggar Lin kita?”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Terbaik.” Chris menjawab dengan tegas.

“Jadi, apakah dia punya kelemahan?” Katherine duduk dan terlihat seperti saudara perempuannya. 8OcDru

“Ya.” Jawaban Chris membuat Mark dan Philip penasaran. Bagaimanapun, di dalam hati mereka, Lin Yifei sudah sangat kuat.

“Mari kita dengarkan.” Katherine mengangkat dagunya.

“Dia terlalu malas untuk latihan fisik. Dia memiliki ketrampilan yang baik, tapi dia terlalu percaya diri dan tidak mengkoordinasikan respon tubuh dengan pikirannya. Terkadang jika otaknya tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya, tubuhnya tidak bisa bereaksi.” Chris langsung berkata ke inti permasalahan. Lin Yifei hampir mati karena kentang gorengnya.

“Aku merasa bahwa aku tidak memiliki keunggulan, selain teknik yang bagus …” Lin Yifei memandang ke atas. 0giF8d

“Jadi, untuk memberikan kekuatan penuh dalam permainan, aku memutuskan untuk menebus kekuranganmu dengan cara apa pun.” Katherine mengambil kentang goreng Lin Yifei. “Kita akan memulai pelatihan sistematis minggu depan. Kita akan melakukan semua jenis latihan fisik dan sebagainya!”

“Hah?” Lin Yifei menyandarkan punggungnya.

“Kamu adalah kartu truf sekolah kita dan mewakili reputasi Mark, Philip, dan aku! Kita harus mencapai final nasional!” Perkataan ambisi Katherine langsung menginfeksi Mark dan Philip.

Lin Yifei segera menoleh ke Chris, matanya penuh sinyal kesengsaraan. yi6Ae7

“Bagus, aku akan menemui pelatihku dan membicarakan tentang Yifei untuk menyusun rencana pelatihan.” Jawaban Chris mendorong Lin Yifei ke jurang keputusasaan.

“Bagaimana kamu bisa melakukan ini padaku?”

“Aku hanya tidak ingin kamu menyia-nyiakan bakatmu.” Chris memalingkan wajahnya untuk melihat Lin Yifei. Matanya mengingatkan Lin Yifei pada saat dia dulu pernah mengucapkan perkataan yang sama kepadanya.

Itu satu hari sebelum reinkarnasi. Chris menarik Lin Yifei, yang selama ini mengejar gadis-gadis di perpustakaan sekolah, ke ruang anggar. Dia melemparkan alat pelindung ke arahnya, bertarung melawannya, lalu mengalahkan Lin Yifei dengan sangat keras. Ini adalah pertama kalinya Lin Yifei mengira Chris akan membunuhnya. 25ELDO

Chris mengayunkan sabrenya dengan lembut dan mata Lin Yifei terasa sakit.

“Aku tidak ingin kamu menyia-nyiakan bakatmu dengan hidup di dalam mimpi.”

Saat itu, Chris memakai alat pelindung. Lin Yifei tidak bisa melihat matanya dengan jelas.

Sekarang, Lin Yifei menatap Chris. Matanya tenang, tapi ada kehangatan yang tidak bisa ditolak. Ig4Caz

“Ok.” Lin Yifei mengangguk.

Ini menjadi awal tragedi tersebut. Karena selalu lebih mudah membuat janji daripada menempatinya.

Please visit langitbieru (dot) com

Pada pukul enam pagi, Katherine sudah sampai di lantai bawah rumah Lin Yifei. Ibu Lin membangunkan Lin Yifei dan mengatakan bahwa teman perempuannya dari klub anggar sedang menunggunya.

“Ah … Apa …” Lin Yifei tidak bisa bangun sama sekali. x2ZKde

“Jangan biarkan seorang gadis menunggumu!” Ibu Lin menyeret Lin Yifei untuk bangun. Sebelum reinkarnasi, Keluarga Lin tidak menganggap serius partisipasi Lin Yifei dalam bermain anggar. Awalnya, mereka akan mengira membeli sabre dan alat pelindung menjadi sangat mahal, tetapi dia adalah putra mereka, jadi mereka tidak bisa menahannya. Setelah Lin Yifei diterima di Universitas nomer satu karena mendapat beasiswa, mereka menyesal tidak menghabiskan lebih banyak uang untuk menyewa pelatih pribadi seperti orang tua dari anak-anak lain.

Karena tidak nyaman jika tidak sarapan sebelum berolahraga pagi, Ibu Lin memberikan sarapan Lin Yifei pada Katherine. Lin Yifei tercengang ketika dia berdiri di depan pintu. Katherine datang ke sini dengan sepeda. Tentu saja, dia hanya ingin Lin Yifei berlari ke sekolah, yang sama dengan membunuhnya.

“Aku … aku tidak bisa pergi ke sekolah …” Lin Yifei menggelengkan kepalanya.

Katherine membalikkan pandangan dengan angkuh. “Chris tahu bahwa kamu tidak memiliki stamina! Rencana pelatihan yang dia berikan padaku adalah kamu harus berlari selama 20 menit setiap pagi. Setelah 20 menit, ke mana pun kamu pergi, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke sekolah menggunakan bus.” dnoN6y

“Jadi, kamu naik sepeda ke sini hanya untuk memastikan aku berlari selama 20 menit?”

“Ya atau kamu lebih suka Chris yang melihatmu?” Katherine tertawa. “Chris adalah orang yang terlihat serius pada pandangan pertama. Kamu bahkan tidak punya waktu untuk bermalas-malasan.”

“Baiklah … Baiklah … Aku akan pergi …” Lin Yifei berpikir untuk bangun lebih pagi setiap hari. Dia memperkirakan bahwa dia hanya perlu bertahan selama beberapa hari, lalu semuanya akan berakhir.

Lin Yifei mulai lari di sepanjang jalan, sementara Katherine sedang bersepeda di sampingnya dan menyenandungkan sebuah lagu. Itu hampir membuat Lin Yifei marah. hBrHlG

Udara pagi benar-benar segar. Burung-burung berkicau di dahan pinggir jalan.

Hanya saja Lin Yifei terlalu lelah menikmatinya. Dia berlari selama lima atau enam menit, lalu berhenti untuk terengah-engah.

Sepeda Katherine berhenti di sampingnya. Gadis ini sudah mempersiapkannya dengan sangat baik dan bahkan memiliki stopwatch.

“Lin sayang, menurut rencana Chris, waktumu untuk berhenti dan mengatur napas tidak dihitung dalam 20 menit.” Suaranya sedikit keras. Jika dia bukan seorang gadis, Lin Yifei mungkin akan memukulnya. rUjGh9

Setelah dua menit, Lin Yifei tidak terengah-engah lagi dan terus berlari.

Katherine mengikutinya dengan sepeda.

Olahraga pagi hanya awal mimpi buruk bagi Lin Yifei. Setelah sekolah berakhir pada pukul 4 setiap hari, Lin Yifei harus berlatih gerakan dasar bersama Katherine dan temannya di klub anggar. Gerakan teknis Lin Yifei yang terlihat akrab dan tidak, seperti memegang sabre, menusuk, gerakan maju dan mundur harus diulangi di bawah pengawasan anak-anak klub. Untuk pertama kalinya, Lin Yifei mempertanyakan mengapa dia harus berinkarnasi? Dia seharusnya berinkarnasi ke kehidupan selanjutnya.

Keesokan harinya, orang yang menunggunya di lantai bawah Rumah Lin adalah Philip, yang selalu bersikap dingin. Lin Yifei sengaja tidak turun dari tempat tidur. Ibu Lin tidak berdaya membangunkannya. Philip hanya menyanyikan lagu ‘Lazy Pig Get Up’ di lantai bawah. Lin Yifei harus bangun dan melakukan olahraga pagi untuk menghentikannya bernyanyi lebih keras. Wajahnya suram. DPRofX

“Apakah kamu mencoba membunuhku …”

Philip memakai sepeda Katherine. “Kami mencintaimu dengan tekad yang cukup untuk membunuhmu.”

Langit Bieru.

Di hari ketiga, Mark menunggu Lin Yifei bangun. Orang itu jauh lebih berpikiran sederhana daripada Philip dan Katherine. Dia langsung naik ke lantai atas dan menarik Lin Yifei ke bawah. Ibu Lin bahkan meratapi efisiensinya yang luar biasa.


Penerjemah Inggris: IdleTurtle wrc KG

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!