English

Harta Karun Prajurit MudaCh44 - Yun Yao Terluka

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Xiao Che!” o3lhDf

“Tuan!”

“Kakak Che!”

Story translated by Langit Bieru.

Semua orang di medan pertempuran ketakutan. Yun Yao selalu mengawasi gerakan mereka, hampir menghentikan detak jantungnya. Hei Yu tanpa berpikir panjang langsung berlari menghampirinya, tubuhnya membesar, dia segera membuka mulutnya, menggigit tubuh ramping Yun Che dan melemparnya ke punggungnya.

“Yun Che.” KWcBP7

Xing Feng tertegun sejenak, melapisi permukaan tubuhnya  dengan emas secara instan, lalu memblokir semua bola api dari  zombie level 3. Melihat bahwa Hei Yu telah menyelamatkannya, tanpa alasan yang jelas, hati Xing Feng tiba-tiba menjadi gugup. Dia segera kembali memblokir bola api yang mendekat, kedua pistolnya meluncurkan peluru tanpa henti, tak memberi sesempatan bagi lawannya untuk melawan.

“Wowo… Paman… Wowoo…”

Chenchen menangis menghampiri Yun Che. Dia menghapus darah yang ada di sudut bibir Pamannya itu sambil terus meneteskan air matanya.

“Uhuk… uhuk… Jangan khawatir, Paman tidak apa-apa.” Mengangkat tubuhnya dan batuk dua kali, Yun Che menggosok dadanya yang terluka. Dia menyeka darah dari mulutnya dan memberi senyum menenangkan pada Chenchen. WvigQk

“Wowoo.. Paman… Paman, sakit…”

Chenchen melemparkan dirinya ke lengan Yun Che dan memegangnya dengan erat. Menangis dengan sangat menyedihkan. Yun Che hanya bisa memeluk keponakannya itu sambil menahan rasa sakit. Sebelum bisa mengatakan sesuatu untuk menenangkannya lagi, Yun Yao datang diikuti oleh Leng Yehan dan Zhan Yafei yang melindunginya.

“Xiao Che, Xiao Che, bagaimana keadaanmu? Apakah semuanya baik-baik saja? Biarkan aku melihat.”

Hei Yu telah kembali ke ukuran aslinya, jadi Yun Che bisa bersandar di sampingnya. Yun Yao memandangnya dengan wajah yang dipenuhi air mata. Demi saudara dan putranya, dia berusaha keras mengatasi ketakutannya pada zombie, bekerja keras menjadi lebih kuat dan beradaptasi dengan keadaan terkutuk ini. Tetapi pada saat yang sama ketika dihadapkan pada pertumpahan darah saudaranya, bahkan jika itu hanyalah luka kecil, dia tetap tidak tahan. e0u5vP

“Kakak, aku baik-baik saja, hanya sedikit terluka.”

Menahan rasa sakit yang merobek dadanya, Yun Che berusaha memberi senyum yang menenangkan.

“Baik? Kamu berdarah?!

Bukan Yun Yao yang meraung, tetapi Hei Yu. Yun Che menepuk-nepuk tubuhnya dengan perlahan. “Cukup. Jangan membuat masalah lagi, oke?” 5laDBE

Itu hanya luka kecil. Kenapa semua orang bertingkah seolah dia berada antara hidup dan mati.

“Aku membuat masalah? Benarkah? Jika kamu tidak bisa melawannya, larilah. Kenapa kamu harus bertarung dengannya? Bagaimana jika kamu mati? Siapa yang mengizinkamu mengacau? Aku menantangmu, Yun Che! Jika kamu berani mati, aku akan mencambuk mayatmu siang dan malam!”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Jika Hei Yu seorang manusia, diperkirakan otot-otot di wajahnya akan mengejang. Melihat ini Zhan Yafei tidak bisa menahan tawanya.  Yun Yao juga tidak tahu harus tertawa atau menangis. Leng Yehan bahkan mengabaikannya, berbalik dan ikut berurusan dengan penjaga mayat dengan Yang Huaien dan yang lainnya, mencoba meringankan tekanan Xing Feng.

“Djlxijt, jxe yjlx-yjlx rjpj. Cxe jxjc wfwyjcae.” WEUI9m

Zfiltja rfxlijr qfgafwqegjc rfcula alvjx pjet vl vfqjc, Tec Jtf wfifqjrxjc xfqbcjxjc xfmlicsj vjc wfibwqja xfwyjil xf wfvjc qfgafwqegjc.

“Wljb Jtf…”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Ujwjc…”

Tec Tjb vjc qeagjcsj yfgafgljx yfgrjwjjc, kjpjt wfgfxj vlqfcetl gjrj xfxtjkjalgjc sjcu agjcrqjgjc. Rjwec, vl wfvjc qfgafwqegjc rfqfgal lae, xfxtjkjalgjc wfgfxj pfijr alvjx ylrj vlrjwqjlxjc xfqjvj Tec Jtf. A Qf4c

“Apa kamu baik-baik saja?”

Kemampuan Xing Feng juga berada di level dua, tetapi itu masih tetap sulit untuk berurusan dengan zombie level 3 sendirian. Selain itu, bahkan dengan armor emas yang menutupi seluruh tubuhnya, dia akan masih memiliki banyak luka.

“Tidak apa-apa, zombie ini harusnya berasal dari pengguna kekuatan. Zombie level 3 dapat mengendalikan kekuatan khususnya, tapi  tidak begitu baik. Kekuatannya bahkan tidak hilang ketika menjadi zombie level 4. Kita harus membunuhnya hari ini atau dia akan memberi kita masalah di masa depan nanti.”

Yun Che yang bergabung kembali ke medan pertempuran, memberikan beberapa sapuan saat bertarung. Tempat ini terlalu dekat dengan Pangkalan Keamanan, lebih baik menyingkirkan musuh yang kuat sedini mungkin. 1SMZC3

“Baiklah.”

Itu jugalah sebabnya dia memutuskan untuk segera menemukan mereka.

“Kekuatan zombie ini berlimpah. Kita tidak bisa bertarung terlalu lama. Pergi dan bantu Yang Huai’en dengan mereka, serahkan tempat ini padaku.”

“Apa kamu yakin?” Bukan berarti Xing Feng tidak mempercayainya, sebenarnya dia hanya tidak ingin gelap mata karena melihat Yun Che yang sudah terluka. CkpQOv

“Aku tidak pernah berpikir untuk menjadi pahlawan tanpa nama.” Dengan kata lain, dia tidak pernah melakukan apa pun yang dia tidak yakini.

“Hati-hati.” Melihat tajam padanya, Xing Feng dengan tegas mundur dari pertempuran dan dia tidak lupa untuk mengingatkannya untuk pergi sesegera mungkin nanti.

Di sisi lain, Leng Yehan juga bertarung melawan penjaga mayat. Walaupun lawannya tidak memiliki kekuatan bertarung, dia dapat mengendalikan banyak zombie. Kekuatan Yehan cukup terkuras selama melawan.

Setelah Xing Feng bergabung, tekanan semua orang akhirnya menjadi lebih ringan. Pisau terbang dari elemen emas dapat menyapu banyak zombie selama dia bertarung. Kekuatan tempurnya sama dengan kekuatan petir Yun Che. I3kZUY

“Kenapa kamu di sini?”

Kelumpuhan wajah Leng Yehan akhirnya runtuh dan matanya penuh dengan ketidakpuasan saat melihat Xing Feng datang. Apa yang paling dia pedulikan saat ini adalah keselamatan Yun Che. Sebelum Yun Cheng pulih, dia akan melindungi keluarganya bahkan jika itu harus mengambil nyawanya.

“Aku hanya akan menghalanginya jika tetap di sana.”

Xing Feng sangat memahami Yun Che, karena itulah dia… Matanya menajam, hingga kekuatannya tiba-tiba bertambah. Puluhan pisau terbang dilemparkan pada saat yang sama. Karena dia memahami Yun Che, dia harus menepati janjinya. Menyelesaikan pertarungan ini sesegera mungkin. feigzN

Baamm! Baammm!

“Kamu, kamu memaksaku… ahh…”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Roaarrr….

Zombi yang ada di sekitar mereka jatuh, penjaga mayat yang bersembunyi di belakang mereka menjerit secara liar. Zombie yang berkumpul sekarang menjadi lebih gila. 6G qoV

“Bunuh!”

Bang!

Pukulan sebelumnya telah menghabiskan seluruh kemampuannya, mata hitam pekat itu menembakkan niat membunuh. Xing Feng berbalik, dalam sekejap mata peluncur roket ditembakkan dari bahunya. Menembaki zombie hingga mereka hancur berkeping-keping

“Brengsek! Saudara, serang!” d8 cxC

Melihat itu, Yang Huaien berteriak, menggigit dan melempar granat plastik terakhirnya. Beberapa lainnya juga bertempur dengan gila. Kekuatan ruang itu terbatas, meskipun rasio ruang Xing Feng lebih besar dari lainnya dan dia memiliki banyak senjata di ruang dimensinya. Kali ini Xing Feng hampir mengosongkan seluruh ruangnya. Dia bahkan sudah mengeluarkan senjata pembunuh terakhirnya. Mereka sudah tidak mampu bertahan dengan kekuatan yang tersisa.

Semua orang berjuang keras dan tidak ada seorangpun yang menyadari bahwa penjaga mayat yang bersembunyi di belakang zombie tadi sudah menghilang.

Di sisi lain, setelah Xing Feng mundur dari pertempuran, Yun Che juga melakukan serangan langsungnya. Kekuatan petirnya berubah menjadi ular berwarna putih dan biru keunguan, melawan bola api dari lawan. Pergerakan seorang pria dan seorang zombie itu sangat cepat. Hanya ada cahaya yang saling bertabrakan, sosok mereka tidak dapat dilihat dengan jelas. Yun Yao tidak jauh dari sana menggenggam bulu Hei Yu dengan erat.  Matanya terfokus pada pertempuran sengit yang ada dihadapannya.

Bang! sWxJcN

Tiba-tiba, sebuah bayangan melesat mundur dengan cepat, membunuh banyak zombie biasa sebelum dia berhenti. Sebelum ada yang melihat siapa itu, sambaran petir yang besar jatuh dari langit.

“Tidak, Yangyang!”

Bang!!

Dengan raungan yang memilukan, sesosok bayangan dengan cepat bergegas ke zombie level 3, meraihnya satu detik sebelum jatuhnya petir itu. Sebuah ledakan besar pun segera terdengar. Dari tempat zombie level 3 itu berada sebelumnya, sebuah lubang besar muncul, sekumpulan zombie yang ada di sana hancur menjadi gumpalan daging dan darah. O9iHDK

“Tidak, Yangyang… Yangyang, jangan mati… Yangyang…”

Penjaga mayat yang berhasil menyelamatkan zombie level 3 dari serangan petir yang besar hanya bisa gemetar dan menangis dengan panik.

“Brengsek, Xing Feng! Kamu bilang akan menangani penjaga mayat?!”

Yun Che, berlutut di tanah, menutupi dadanya dengan satu tangan, tangan yang lain gemetar memegang pedang panjangnya yang tertancap ke dalam tanah. Pukulan sebelumnya merupakan serangan terakhir yang dia buat dengan seluruh kekuatannya. Siapa yang menyangka itu akan gagal. Ini semua akan menjadi masalah besar. r70RV5

“Beraninya kamu menyakiti Yangyang-ku. Aku ingin kalian semua mati bersamaku!”

Melihat kembali ke arah Yun Che dengan muram, penjaga mayat itu tiba-tiba mengeluarkan pisau.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Sial! Orang gila ini…”

Melihat pupil mata Yun Che yang menyusut cepat, penjaga mayat itu segera mengayunkan pisau itu ke lengan, semburan darah datang dengan cepat saat luka memanjang muncul di lengan. Bau darah menguar di udara. Bagi zombie, darah dan daging segar merupakan makanan terlezat. iob8Od

Roaaarrr…

Zombie tingkat ketiga yang terluka parah karena serangan Yun Che tadi, menggeliat dengan liar saat mencium bau daging segar. Penjaga mayat itu tersenyum, “Gigit, gigit lebih keras dan jadilah zombie terkuat. Bunuh semua orang yang ada di sini!”

Roaarrr…

“Ugghh…” WqkQiN

Tidak ada zombie yang bisa menahan godaan telanjang seperti itu. Zombi level 3 segera menggigit leher penjaga mayat, merobek dagingnya hingga pembuluh darahnya pecah dan menyemburkan banyak darah. Gambarnya tidak mengerikan, melihat senyuman di wajahnya saat dia memberi makan zombie dengan tubuhnya, itu jelas-jelas bukanlah tindakan yang dilakukan oleh orang normal.

Roaarrr…

Hal yang lebih mengerikan sudah menunggu. Bersamaan dengan nafas penjaga mayat yang secara bertahap menghilang, zombie yang telah dirangsang oleh daging dan darah segar berubah menjadi lebih gila.

Roaaarrr… 9bpCMx

Daging dan darah adalah suplemen yang bagus bagi  zombie yang dapat dengan cepat meningkatkan kekuatannya. Zombi level 3 itu segera pulih, meninggalkan penjaga mayat yang telah kehilangan setengah bahunya.

“Yun Che!”

“Xiao Che!”

Yun Che, yang sudah kehabisan energi, tidak bisa bergerak sama sekali. Setiap orang yang melihat adegan ini tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak. Tapi ada terlalu banyak zombie di sekitar mereka, hingga mereka tidak bisa bergerak satu langkahpun. AlHnpF

“Xiao Che!

Boom…

Saat itu, sebuah dinding air yang besar tiba-tiba menyembur keluar, secara paksa menghalangi serangan zombie level 3, Yun Yao segera memeluk Yun Che dan melindunginya. Pada saat yang bersamaan zombie level 3 berhasil menyingkirkan dinding air itu, melangkah ke depan dan mengayunkan cakarnya yang tajam ke punggung Yun Yao.

“Kakak? Kakak…!” Bho 2b

Darah disemburkan ke wajah Yun Che, melihat itu pupil matanya langsung membesar. Wajah yang berlumuran darah itu dipenuhi keterkejutan. Yun Che yang kaku, menangkap tubuh Yun Yao yang jatuh. “Kakak, Kakak! Cepatlah bangun, Kakak…”

Setelah adik laki-lakinya menjadi zombie, apakah saudara perempuannya itu juga ditakdirkan untuk mati?

Langit Bieru.

 

*** wTfRj0

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!