English

Harta Karun Prajurit MudaCh45 - Harapan, Hei Yu yang Sebenarnya

0 Comments

Penerjemah : Momo


“Tidak! Tidak, Kakak! Buka matamu dan lihat aku, Kak…” L0yKAD

Memikirkan ini Yun Che berteriak dengan liar sambil memegang tubuh Yun Yao. Ketika Yun Cheng menjadi zombie, dia bahkan tidak meneteskan air mata, tapi sekarang ketika dia melihat saudara perempuannya yang sekarat, air matanya tidak bisa berhenti jatuh. Kenapa? Dalam kehidupan kali ini, dia sudah mempersiapkan segalanya sebelumnya. Kenapa dia masih tidak bisa menghentikan saudaranya menjadi zombie atau kematian saudara perempuannya? Mengapa dia sesial ini?

Roarrr…

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Sial! Lepaskan!”

Serangan zombie level 3 tidak berhenti sampai di sana. Melihat cakar zombie itu akan berayun untuk kedua kalinya, Hei Yu segera melangkah maju untuk menghalaunya. Dengan kekuatannya dia berusaha memaksa mundur zombie itu. POmxb2

“Ibu… Ibu…”

“Serahkan dia padaku.”

Zombie level 3 yang dipaksakan mundur, kembali marah dan mulai mengeluarkan bola apinya lagi. Hei Yu segera berusaha melawannya. Chenchen yang masih duduk di punggungnya mulai menangis. Saat Hei Yu berbalik, Yun Che sedang berusaha menuangkan air ke mulut Yun Yao, “Kakak, minumlah ini. Tidak apa-apa, minumlah ini…”

Selama seseorang tidak buta, mereka semua bisa melihat Yun Che yang kacau balau. otLFgi

“Tuan.”

Hei Yu belum pernah melihat Yun Che seperti ini, kaki depannya menempel di pundaknya dan menekannya dengan perlahan.

“Uhuk… Xiao Che… jangan menangis…”

Mungkin karena mata air itu atau karena Yun Che, Yun Yao terbatuk dan sadar, tangannya yang berlumuran darah terangkat lemah, dan air mata bergulir perlahan di sudut matanya, bukankah dia membaik? Yun Yao benar-benar sudah berusaha dengan keras, tetapi dia belum melihat Xiao Cheng kembali normal, dia tidak bisa melihat Chenchen tumbuh, tidak bisa melihat adiknya menikah dan dia bahkan tidak bisa bertemu Zhou Zhijun lagi, menanyakan mengapa dia tidak peduli dengannya dan putra mereka. Kenapa tidak memberinya lebih banyak waktu lagi? nMiKHw

“Kakak…”

Melihat air mata Yun Che, Yun Yao tertekan, tetapi tidak punya energi untuk menyekanya. Pada saat ini, dia sudah kehabisan nafas, ketika dia akhirnya mengambil napas, “Xiao Che, jaga Chenchen dan Xiao Cheng. Jaga dirimu juga.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Seolah kelelahan dan kehilangan seluruh kekuatannya, kelopak mata Yun Yao mulai tertutup.

“Klvjx, xjwe tjger wfcpjuj vlglwe rfcvlgl, jxe alvjx jxjc wfwyfrjgxjc qeagjwe. Bjxjx, pjcujc aeaeq wjajwe! Kbibcu, Bjx…” vLuwt3

Zfcvfcujg xjaj-xjaj afgjxtlgcsj, Tec Jtf rfxjil ijul wfcujwyli jlg vjc wfcejcuxjccsj xf weiea Tec Tjb. “Bjxjx, wlcew lcl. Dexj weieawe vjc wlcew.”

Zfcvfcujg afgljxjc jvlxcsj, Tec Tjb rfmjgj ajx rjvjg wfwyexj weieacsj ajcqj rjvjg, wfwlcew yfyfgjqj afuex jlg. Tec Jtf sjcu qjclx, alvjx wfcsjvjgl yjtkj cjqjr Tec Tjb yfgjcureg-jcureg wfcpjvl cbgwji. Gjgjt alvjx ijul wfcujilg vjgl iexjcsj.

“Uhuk.. cukup, cukup…” Yun Yao yang sudah tidak minum lagi terbatuk dan menolaknya.

“Kakak, kamu akan baik-baik saja. Percayalah padaku. Kamu tidak boleh menyerah, jangan menyerah.” dZo4cp

Memegang tangannya, Yun Che menangis kembali. Kali ini bahkan jika dia harus melawan Tuhan, dia pasti akan berusaha menyelamatkan kakaknya.

“Kamu gila.” Melihat bahwa Yun Che ingin membawa paksa Yun Yao ke ruang dimensinya, Hei Yu dengan cepat segera menghentikannya. Tidak seperti Yun Cheng, Yun Yao adalah orang yang hidup. Jika Yun Che tetap memaksanya, dia akan terluka sangat parah atau mati.

Langit Bieru.

“Aku tidak peduli, aku akan mencobanya.”

Yun Che terus melambaikan tangannya, berusaha mengirim  Yun Yao ke ruang dimensinya. Dia telah lama memperhatikan bahwa jika dia meminum air dari mata air dimensi, tubuh akan menjadi lebih sehat dan kuat serta dapat dengan cepat mengembalikan energi yang hilang. Selama dia bisa membawa kakaknya ke sana dan berendam ke mata air, Yun Yao pasti akan selamat. Tapi…. BbDFNg

Darah tiba-tiba menyembur keluar, reaksi kali ini lebih serius daripada yang terakhir kalinya. Yun Che dapat dengan jelas merasakan organ-organ internalnya terasa terbakar dan itu sangat menyakitkan. Tapi dia tidak ingin menyerah. Dengan darah di mulutnya dia terus berusaha.

“Apa yang kamu lakukan?”

Setelah bala bantuan dari Yang Huaien dan yang lainnya datang, Xing Feng segera menghampiri Yun Che dan meraih pergelangan tangannya. Mata gelapnya menatap pemuda dihadapannya dengan tajam.

“Pergi!” TcdQN0

Dalam situasi yang biasa, Yun Che pasti akan mengatakan beberapa patah kata padanya. Tapi pada saat ini, dia yang mencoba menyelamatkan kakaknya hanya berkata dengan nada dingin. Setelah ragu-ragu sebentar, Xing Feng berjongkok dan menatap Yun Yao, memeriksa kondisinya sejenak. “Kembali ke markas, aku punya cara untuk menyelamatkannya.”

Yun Che yang akan mencoba lagi, berhenti tiba-tiba, matanya menatap seperti binatang kelaparan yang melihat makanan. Tak tahu kenapa, hati Xing Feng menegang melihat itu, butuh beberapa saat untuknya sebelum berkata dengan perlahan. “Kekuatan cahaya. Kamu yang tidak asing dengan kekuatan pasti tahu, kan? Selama dia tidak terinfeksi, cederanya bisa disembuhkan. Ada satu orang pengguna kekuatan cahya di timku.”

Kemampuan cahaya sangat langka, bahkan bisa dikatakan satu dari sejuta orang. Itu adalah rahasia utama mereka. Bahkan Mayor Jenderal Mo Wenyang, sepupu Xing Feng yang selalu memiliki hubungan yang baik dengannya, tidak mengetahui hal ini.

“Apakah benar-benar ada kekuatan cahaya di pangkalan?” 8uV da

Melihat matanya, Yun Che bertanya dengan suara parau. Dia telah hidup selama empat tahun di kehidupan terakhir dan sudah mendengar tentang kemampuan cahaya, tetapi dia belum pernah sekalipun melihatnya. Lagi pula, kemampuan cahaya benar-benar terlalu langka. Begitu ditemukan, pada dasarnya akan diminta oleh militer. Jadi bagaimana kelompok biasa bisa mendapatkannya? Jika tim Xing Feng benar-benar memiliki kekuatan cahaya, maka saudara perempuannya pasti bisa diselamatkan.

“Benar. Aku paha emasmu bukan?” Melihat harapan muncul dari matanya, Xing Feng berkata dengan yakin.

“Terima kasih!”

Yun Che ingin memeluk Yun Yao dan membawanya, tetapi dia lupa akan luka-lukanya. Ini benar-benar sebuah keajaiban karena dia tidak pingsan. Xing Feng segera mengambil Yun Yao tanpa berpikir panjang.” UzQA71

“Letakkan di punggung Hei Yu. Chenchen jangan menangis lagi, Ibumu akan baik-baik saja.”

Dengan berpegang pada tubuh Hei Yu, Yun Che berdiri dengan gemetar berdiri, suaranya pun mulai lemah. Xing Feng, yang memegang Yun Yao, tidak bisa tidak khawatir. Samar-samar dia menyadari kalau dirinya tidak hanya sekedar tertarik pada Yun Che.

Mata Chenchen dipenuhi dengan air mata, tetapi dia berusaha menutup mulutnya erat-erat dengan kedua tangan untuk mencegah dirinya menangis. Jika dalam kondisi normal Yun Che akan tertekan sampai mati melihat ini dan mencoba menenangkanya, saat ini dia tidak memiliki kekuatan sama sekali. “Hei Yu?”

Melihat bahwa Hei Yun tidak juga berjongkok, Yun Che menepuk-nepuk tubuhnya lagi. Pada saat ini, dia tidak khawatir tentang Hei Yu yang akan bercanda, karena dalam pikirannya, yang paling bisa dia andalkan saat ini hanyalah Hei Yu. SmFXwy

“Tuan, ingatlah untuk memberiku banyak cokelat batang.”

Setelah mengawasinya sebentar, Hei Yu mengulurkan lidahnya dan menjilat wajah Yun Che.

Read more BL at langitbieru (dot) com

“Apa yang akan kamu lakukan?” Intuisinya mengatakan kalau ada sesuatu yang salah dengan Hei Yu.

“Apa lagi yang bisa aku lakukan? Tentu saja membantumu membuka jalan. Ataukah Tuan masih memiliki energi untuk bertarung?” JclRUA

Menghindari pandangan curiganya, sebelum Yun Che bereaksi, Hei Yu tiba-tiba berkata kepada Xing Feng, “Panggil mereka semua kembali, aku akan membuka jalan. Kalian hanya memiliki satu kesempatan.”

Seolah sudah yakin untuk membuat keputusan, suara Hei Yu terdengar sangat berat.

“Uhm…” Xing Feng mengangguk dengan hati-hati, seolah menyadari sesuatu.

Roarrr… K9nRc2

Boom! Boom!!

Semua anggota tim berkumpul dengan cepat, Hei Yu meminta Zhan Yafei untuk memeluk Chenchen. Mengangkat kepalanya dan meraung sebelum zombie level 3 menyerang. Pada saat itu tiba-tiba saja langit berubah warna, sekumpulan energi masuk ke mulut Hei Yu dan mulai berpusar di sana. Xing Feng dan yang lainnya yang berdiri di belakang Hei Yu sedikit terkejut.

“Hei Yu.”

Xing Feng telah menyerahkan Yun Yao kepada Leng Yehan. Yun Che yang berdiri dengan bantuan Xing Feng sangat terkejut, sebuah kekhawatiran muncul tanpa bisa dia sembunyikan. Jika kemampuan Hei Yu ini dapat digunakan dengan santai, dia pasti sudah menggunakannya sejak lama. Karena dia baru memakainya kali ini, bisa dikatakan ini adalah kartu rahasianya. Setelah kartu ini digunakan, bisakah Hei Yu bertahan? CeYhm5

Dalam keadaan seperti ini, meskipun Yun Che ingin berhenti dia tidak memiliki lagi tenaga untuk melakukannya. Dia hanya bisa menyaksikan akumulasi energi yang menakjubkan di mulut Hei Yu.

Roarrr…!!

Bang! Bangg!!

Raungan itu menderu ke seluruh area pertempuran. Beberapa pancaran cahaya keluar dari mulut Hei Yu. Zombie yang ada di hadapannya langsung menghilang seketika, bahkan tanpa menyisakan daging maupun darahnya. Semua orang yang melihat adegan ini melebarkan matanya dengan tidak percaya. Kekuatan ini terlalu kuat, jauh dari bayangan mereka. uTCEIx

Roarrr…

Hei Yu berbalik dan kembali meraung. Beberapa cahaya keluar dari mulutnya membersihkan zombie yang ada di belakang mereka. Setelah itu tubuh besar Hei Yu dengan cepat menyusut dalam sekejap mata menjadi seekor anjing kecil yang jatuh dari udara..

“Hei Yu…”

Dia tidak lagi peduli dengan rasa sakit di seluruh tubuhnya, entah mendapatkan kekuatan dari mana, Yun Che mendorong Xing Feng dan bergegas menghampiri Hei Yu sebelum dia jatuh ke tanah dan memelukknya erat. 4sSAna

“Hei Yu” Air mata Yun Che kembali mengalir. Untuk pertama kalinya, Yun Che membenci dirinya sendiri karena terlalu lemah dan ingin sekali bisa menjadi lebih kuat.

Semua orang masih terkejut. Kekuatan yang ditampilkan oleh Hei Yu terlalu menakutkan, sebanding dengan bom atom. Kecuali kata tidak normal, mereka tidak dapat menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan kekuatan Hei Yu. Ini juga pertama kalinya mereka akhirnya benar-benar mengenal Hei Yu.

Langit Bieru.

“Apa yang kalian lakukan? Ayo pergi!”

Xing Feng, yang pertama kali tersadar, melambaikan tangannya dan mengeluarkan dua mobil entah dari mana. Dia bergegas mengambil Yun Che dan masuk diikuti anggota lainnya. Dengan upaya Hei Yu membersihkan jalan, kedua mobil itu dapat pergi dengan lancar di sepanjang jalan dan langsung menuju ke Pangkalan Barat Daya. yiFCm8

Pangkalan Barat Daya memiliki pelindung alami, Pegunungan Lingjiang dan Longmen di bagian depan dan belakangnya. Setelah kiamat datang, militer dengan segera memanggil tentara untuk membangun tembok pelindung. Pengguna kemampuan tanah dan logam yang bertanggung jawab untuk itu. Hanya butuh tiga hari untuk membangun tembok. Tiga hari kemudian, kemampuan tanah dan logam sekali lagi berencana membangun bagian luar pangkalan. Setelah diskusi tingkat tinggi, pangkalan mengumumkan hal itu pada orang-orang yang berhasil selamat di luar sana.

Setelah kiamat datang, semua orang hidup dalam kepanikan. Keberadaan Pangkalan Keamanan seperti sebuah penyelamat bagi mereka. Setelah pemberitahuan tersebut, setiap hari sejumlah besar orang yang selamat akan datang membanjiri markas.  Tetapi pangkalan memiliki sejumlah aturan yang ketat. Setiap orang yang ingin masuk harus menjalani pemeriksaan yang ketat. Baik bagi terluka digigit zombie ataupun tidak, dia harus dikurung selama enam jam. Itu ditujukan agar orang yang masuk ke dalam tidak berubah menjadi zombie. Jika ada yang berubah, mereka akan segera dibunuh di tempat. Jika mereka berhasil mengaktifkan kekuatan khusus, militer akan segera menarik mereka. Pemilik kekuatan bisa menerima tawaran itu atau menolaknya. Militer tidak akan memaksanya.

 

*** hLBxlz

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!