English

Harta Karun Prajurit MudaCh68 - Fungsi Tambahan Kekuatan Udara

0 Comments

Penerjemah : Momo


Tingkatan maksimal level zombie dan pengguna kekuatan adalah sepuluh. Peningkatan satu level akan membawa perbedaan yang sangat besar pada kemampuan bertarung. Ini adalah salah satu alasan mengapa sekelompok pengguna kekuatan level 3 nyaris tidak bisa mengalahkan zombie level-3 dan hampir mati di Kota Lingjiang. Tentu saja, masalah mereka yang sudah kehabisan energi karena melawan zombie lain sebelumnya juga menjadi alasan lainnya. waIJh4

Celah kekuatan level 2 dan 3 sangatlah besar. Yun Che pada saat memasuki Kota Wei hanya memiliki kekuatan udara level 2. Ketika dia membuat selubung udara selama perjalanan, dia kelelahan, tenaganya hampir terkuras. Namun, setelah melawan zombie di pabrik, kekuatan udaranya meningkat di level 3. Perjalanan dari Kota Wei ke ring kelima cukup jauh dan juga menghabiskan banyak energi, tapi sekarang dia terlihat baik-baik saja dan tidak kelelahan seperti sebelumnya.

“Ada beberapa pangkalan yang bertahan di sekitar ibukota provinsi, yang sebagian besar dibangun oleh pemerintah daerah. Kami tidak mengetahui spesifikasinya sampai kita pergi dan melihatnya langsung. Ada juga beberapa pangkalan pribadi. Faktanya tim pemburu zombie sangatlah banyak. Dari mana kita akan memulai?”

Story translated by Langit Bieru.

Ketika mereka memasuki wilayah ibukota provinsi, Yang Huaien menyalakan radio dan menuliskan alamat masing-masing pangkalan dengan cermat.

“Ini sudah larut. Mari kita mencari tempat untuk beristirahat. Besok, kita akan pergi ke rumah Yafei. Jika anggota keluarganya telah meninggal, kami tidak perlu terus mencari mereka. Jika mereka masih hidup dan telah meninggalkan rumah, mungkin mereka meninggalkan beberapa petunjuk.” kata Yun Che dengan serius saat melihat langir yang mulai menggelap. INMTyV

Saat dia mengucapkan kata ‘mati’, Zhan Yafei yang duduk di kursi penumpang depan, tubuhnya menjadi kaku, kedua tangannya mengepal erat di atas lututnya. Yun Che menyadarinya, tapi dia tidak mengatakan apapun untuk menghiburnya. Dia sangat memahami perasaan ini lebih baik daripada siapa pun dan pada saat yang sama dia tahu bahwa kenyamanan tidak diperlukan. Semakin dia menghiburnya, Zafei akan semakin sedih.

“Benar. Mungkin mereka selama ini tetap tinggal di rumah.” Xing Feng mengangguk.

Sudah hampir satu bulan berlalu sejak hari kiamat datang. Bagi keluarga biasa, meski tidak terlalu banyak menyimpan makanan, setidaknya mereka harus memiliki beras. Masih ada kemungkinan juga kalau anggota keluarga Zhan Yafei telah mengaktifkan kekuatan mereka. Jika itu adalah kekuatan api, mereka dapat dengan mudah memasak. Tanpa informasi pasti, mereka harus mempertimbangkan setiap kemungkinan yang ada, bahkan jika itu sangat tipis.

“Aku rasa ada markas di dekat sini. Haruskah kita pergi dan beristirahat di sana?” tanya Yang Huaien meminta pendapat Xing Feng. 3nSgtA

“Tidak. Cari saja rumah pribadi atau sejenisnya.” Bukan Xing Feng yang menjawab, tapi Yun Che.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Djujlwjcjqec, vlj ajte qfgrlr yfajqj wfcsfyjixjccsj qjcuxjijc-qjcuxjijc xfmli lae. Vfyjuljc yfrjg jcuubaj alw rjja lcl afgiexj. Zfgfxj wecuxlc alvjx vllhlcxjc wjrex. Djtxjc plxj vllhlcxjc, jxjc jvj wjrjijt rjja xfiejg yfrbx qjul. Dfiew ijul wfgfxj tjger wfwyjsjg wjtji ecaex wfwjrexl qjcuxjijc xfmli lae.

Bjgfcj Wlcu Mfcu wfcsfaepel qfcvjqja Tec Jtf, alvjx jvj bgjcu ijlc sjcu jxjc wfwyjcajt. Vjja wfgfxj wfcvfxjal glcu xfilwj, Ofcu Tftjc sjcu wfcufwevlxjc Jgelrfg, yfgtfcal vl vfqjc rfyejt gewjt yfgijcajl vej vl qlcuulg pjijc. Zfgfxj wfibwqja xfiejg vjgl wbyli vjc wfwjcpja vlcvlcu vfcujc afgjwqli. Ljcsj vjijw tlaecujc wfcla, rfwej hbwylf sjcu jvj vl vjijw revjt vlyfgrltxjc.

“Mm… Akhirnya merasa hidup lagi!” EfuCGz

Mereka berkerumun di ruang tengah di lantai pertama dan setelah melakukan pembersihan sederhana, mereka mengeluarkan hidangan yang dibuat Yun Yao dan melahapnya. Chu Haoling tanpa diragukan lagi adalah orang yang paling lapar.

“Tidak lapar?” tanya Xing Feng bingung saat menyadari Yun Che tidak menggerakkan sumpitnya. Terakhir kali mereka makan adalah sekitar pukul sembilan pagi, saat mereka menuju pabrik baja. Pukul empat sore mereka baru pergi dari sana. Karena tidak nyaman makan di dalam mobil, mereka hanya mampu mengunyah roti sebagai pengganjal perut. Tidak mengherankan kalau semua orang kelaparan.

“Tidak. Aku sepertinya mendapat fungsi tambahan yang luar biasa dari peningkatan level tadi. Aku akan mempelajarinya dulu.”

Yun Che tersadar kembali dan menatap lurus ke depan. Bagi anggota tim lainnya, dia tampak seperti orang bodoh. Tapi dia sendiri tahu dengan jelas bahwa dia sedang menatap layar virtual besar yang muncul tepat di depannya. Di layar itu, ada titik-titik kecil dengan warna berbeda. Titik merah dan titik hijau memiliki jumlah paling banyak. Titik lainnya lebih sedikit. Beberapa titik bergerak perlahan. Ini sepertinya peta pemantauan. ZrLucT

“Fungsi apa? Melihatmu begitu bersemangat, sepertinya sesuatu yang hebat.” Xing Feng juga tertarik. Yun Che tidak menyukai hal yang biasa. Ketika dia tertarik pada sesuatu dia akan terlihat bersemangat sampai lupa makan. Jadi saat ini pasti sesuatu yang luar biasa.

“Tunggu sebentar. Aku akan mengujinya dulu.” Saat Yun Che berbicara, dia memberikan kotak makan kepada Xing Feng dan keluar.

Anggota tim lainnya berhenti makan dan menatap Yun Che yang berjalan bolak-balik di halaman, lalu dia memanjat tembok dan keluar. Apa yang dia lakukan membuat mereka semua bingung. Tak sampai 10 menit kemudian, Yun Che kembali memanjat dinding dengan noda darah baru di tubuhnya. Jelas sekali dia bertarung dengan beberapa zombie saat pergi.

“Ngomong-ngomong, aku ingin tahu dari mana Kakak Che mendapatkan pedang. Itu sangat keren! Pasti sangat bagus untuk memotong buah.” Menatap pedang di tangan Yun Che tanpa noda darah di atasnya, Chu Haoling berseru dengan penuh kekaguman yang tulus. Dia juga bercanda. Leng Yehan yang berdiri di sampingnya tiba-tiba berbalik dan berkata, “Apakah kamu yakin ingin memotong buah dengan itu?” EPtX0K

“Hah?” Chu Haoling yang biasanya gemar bercanda kali ini terkejut. Dia membayangkan Yun Che menghancurkan zombie dan detik berikutnya dia memotong buah dengan pedang itu, sangat menjijikkan. Untuk pertama kalinya, dia sangat takut pada makanan.

“Ah…” Melihat reaksinya, anggota tim yang lain tidak bisa menahan tawa dan mereka diam-diam mengacungkan jempol ke Leng Yehan. Namun, Leng Yehan tampak acuh tak acuh. Dia berbalik pada Yun Che lagi.

Please visit langitbieru (dot) com

“Dikonfirmasi?” tanya Xing Feng mengangkat alisnya dan tersenyum.

“Iya.” Yun Che mengangguk. Menyingkirkan pedangnya, dia berjalan ke Xing Feng, duduk dan mengambil makan malamnya. Yang lainnya tidak bisa menunggu, mengerumuninya. 1E4ZFa

“Kakak Che, apa fungsinya? Beritahu kami!”

“Melihat senyumanmu yang lebar, itu pasti sesuatu yang hebat. Jangan membuat kami terus menebak-nebak!”

“Benar, kenapa kamu tidak memberi tahu kami?”

Mereka terus berbicara dan bertanya, ingin tahu fungsi baru apa yang diperolehnya. Yun Che tidak dapat menahan tawanya kemudian segera meletakkan sumpitnya kembali, mulai menjelaskan. r9dLXs

“Singkatnya, aku sekarang memiliki sebuah panel yang mirip dengan peta pemantau. Aku rasa ini adalah fungsi tambahan dari kekuatan udaraku. Di panel itu ada beberapa titik kecil dengan warna berbeda. Aku baru saja mengujinya. Titik merah melambangkan zombie, titik hijau melambangkan pengguna kekuatan. Aku belum bisa memastikan warna lainnya. Besar kecil titik mewakili level kekuatan yang berbeda.”

“Meskipun ini tidak membantu dalam pertempuran, paling tidak ketika malam datang aku bisa melihat apakah ada zombie yang mendekat melalui panel ini. Atau aku juga bisa memeriksa berapa banyak jumlah zombie, manusia biasa atau manusia pengguna kekuatan sebelum kita pergi ke suatu tempat dan tahu level yang mereka miliki. Cukup praktis. Sayangnya, radiusnya saat ini hanya sekitar 200 meter saja. Aku akan menguji berapa jarak spesifiknya setelah nanti melakukan banyak percobaan.”

Dalam kehidupan sebelumnya, dia tidak tahu apa-apa tentang kekuatan udara. Dia juga tidak tahu siapa yang memilikinya. Yang dia tahu hanyalah para ilmuwan memperkirakan beberapa kekuatan dapat bermutasi dari elemen dasar yang mereka miliki. Seperti kekuatan pasir Zhan Yafei yang bermutasi dari kekuatan tanahnya, atau kekuatan es Yu Wenqing yang bermutasi dari kekuatan air. Kekuatan udara juga mutasi dari kekuatan angin. Bahkan kekuatan cahaya yang langka pun dapat bermutasi, seperti yang terjadi pada Lu Haixuan. Itulah kenapa dia sedikit terkejut.

“Tsk, tsk, tsk… Kakak Che, apa kamu tahu kalau kekuatanmu semakin menyalahi alam?” Apa yang dikatakan Chu Haoling membuat semua orang cemburu. Itu adalah fungsi tambahan yang bagus. Tapi mengapa hanya Yun Che yang memilikinya? Chu Haoling benar. Yun Che tidak diragukan lagi adalah adalah bintang yang sangat beruntung. Kalau tidak, bagaimana mungkin dia bisa memiliki kekuatan yang hebat dalam waktu bersamaan? MrEVtd

“Aku tidak akan menghentikanmu berkata apapun. Jangan ganggu aku makan malam.” Sudah terbiasa dengan keluhannya, Yun Che melambaikan tangannya dengan tenang dan melanjutkan makannya. Anggota tim lainnya menghela nafas. Mereka bukan bintang keberuntungan. Sayang sekali!

“Sepertinya di masa depan akan lebih mudah melakukan misi denganmu. Haruskah aku bekerja untukmu, jadi kamu bisa melindungiku?”

Dibandingkan dengan yang lain, Xing Feng tampak lebih tenang dan bercanda. Yun Che berbeda dengan orang biasa. Hal aneh apa pun yang dimilikinya tidak akan mengejutkannya. Bagaimanapun mereka ditakdirkan untuk menjadi sebuah keluarga. Tidak masalah siapa yang memiliki kekuatan seperti itu.

“Kamu sepertinya tidak ingin mengekspos kekuatan khususmu?” tanya Yun Che sambil menikmati makan malamnya. Dia selalu penasaran tentang hal itu. Dia tidak bertanya sebelumnya, bahkan jika dia bertanya Xing Feng pasti tidak akan menjawab. Sejak percakapan ini diangkat, dia bisa bertanya dengan santai. F9fO2t

“Benar. Sangat melelahkan menjadi pahlawan. Sekarang aku hanya ingin tinggal bersama teman-temanku.” Menahan senyumnya, Xing Feng menjawab dengan sederhana. Jauh di matanya, ada jejak samar rasa sakit yang tak tertahankan yang menyelinap dengan cepat, lalu menghilang sama cepatnya dengan kemunculannya, bahkan Yun Che pun tidak menyadarinya.

“Oh, benarkah?” Yun Che tahu Xing Feng tidak ingin mengatakan yang sebenarnya. Dia tidak ingin bertanya lebih banyak. Setiap orang memiliki rahasianya sendiri. Betapapun dekatnya mereka, Yun Che tidak ingin orang-orang mengetahui rahasianya, begitu pula Xing Feng.

Setelah makan malam, Yun Che mengeluarkan beberapa kantong tidur cadangan. Awalnya semua orang mengira hanya bisa tidur di pojok ruangan dan tidak pernah menduga Yun Che akan menyiapkan itu untuk mereka. Saat satu per satu anggota tim tidur, Yun Che dan Leng Yehan berjaga-jaga pada paruh pertama malam itu dan Xing Feng ikut menemani mereka.

“Kenapa kamu masih bangun?” NYmpsP

Ketika Zhan Yafei bangun, ketiga pria itu berhenti mengobrol dan menatapnya. Zhan Yafei berjalan ke arah mereka dan duduk bersila di samping Leng Yehan. Dia memaksakan senyumnya dan menjawab, “Ketika menutup mata, aku memikirkan orang tuaku. Aku tidak tahu apakah mereka masih hidup atau tidak.”

Dia mulai menangis, suaranya sedikit tercekat. Terakhir kali Zhan Yafei melihat orang tuanya ketika waktu kuliah dimulai. Ayahnya mengantarnya sampai ke kampus. Ini baru dua atau tiga bulan dan segalanya berubah total. Jika orang tuanya meninggal… dia tidak berani memikirkannya, takut kalau-kalau dia akan kehilangan kendali.

Please visit langitbieru (dot) com

“Aku bisa memahami perasaanmu. Itu sama ketika aku bergegas ke Kota Huaicheng bersama Kakak dan Chenchen. Situasinya lebih buruk saat itu. Dalam perjalanan, Kakak mengalami demam tinggi dan koma selama berjam-jam karena dia mengaktifkan kekuatannya. Jika Zeyu tidak membantu merawatnya, aku bahkan tidak tahu kapan bisa tiba di Kota Huaicheng.”

Sayangnya, dia masih terlambat! Alih-alih bertanya di mana adik laki-lakinya, Xing Feng merangkul bahu Yun Che dalam diam. Tidak ada satupun dari mereka yang mengatakan apapun. Kecuali Xing Feng, yang lainnya memikirkan Yun Cheng yang telah berubah menjadi zombie. Zhan Yafei tidak merasa terlalu sedih karena dia belum pernah mengenal Yun Cheng sebelumnya. Tapi Leng Yehan… Yun Cheng adalah duka terbesar dalam hidupnya yang tidak akan pernah bisa dia lupakan. tvzdHL

 

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!