English

Harta Karun Prajurit MudaCh87 - Penampilan Baru Tim Puncak

0 Comments

Keesokan paginya, Zhou Zeyu dan Lu Haixuan yang tahu bahwa Yun Che tidak kembali sepanjang malam sudah menunggunya di tangga. Melihat Yun Che dan Xing Feng turun bersama, mereka segera menarik dan membawanya ke kamar mereka dengan paksa tanpa memberinya kesempatan untuk menjelaskan. Di kamar, Leng Yehan duduk dengan tenang di sofa. Dia menatap Yun Che dengan dingin saat pria itu di dorong masuk dan tidak mengatakan apapun padanya.

“Kakak Che, apakah kamu serius dengan Kapten Xing?” eEH5dA

Zhou Zeyu dan Lu Haixuan mengunci pintu dan duduk di seberang Yun Che, bertanya dengan serius. Yun Che tertawa tak berdaya dan perlahan-lahan menyalakan sebatang rokok untuk dirinya sendiri sebelum dia menjawab, “Apa maksudmu? Bukankah kalian sudah melihatnya sendiri?”

Alih-alih gugup seperti mereka, Yun Che tampak acuh tak acuh. Mereka berada di hari kiamat. Berkat majunya teknologi internet, bahkan sebelum hari kiamat, homoseksualitas telah populer di seluruh negeri. Jadi mahasiswa miskin seperti dia pun yang fokus pada pekerjaan setiap hari, juga sudah mendengarnya. Dia yakin mereka juga tahu. Mengapa mereka begitu terkejut?

Please visit langitbieru (dot) com

“Kami tidak bermaksud menentangmu. Homoseksualitas bukanlah masalah besar. Di dalam lingkungan seperti sekarang ini, daripada menjalin hubungan dengan wanita lebih baik berhubungan dengan seorang pria. Tapi Kakak Che, kamu tidak tahu siapa sebenarnya Kapten Xing itu. Melihat pihak militer yang takut padanya, latar belakang keluarganya pastilah tidak sederhana. Tidakkah kamu takut keluarganya akan menentang dan menghancurkanmu secara paksa?”

Zhou Zeyu buru-buru menjelaskannya. Dia khawatir jika Yun Che akan dirugikan, meskipun sejauh ini tidak ada yang berani menyakitinya. Bahkan jika ada seseorang berani, dia pasti sudah mati sejak lama. Tapi latar belakang Xing Feng, bagaimana jika itu sulit diatasi? wrESAQ

“Yah… kamu terlalu banyak menonton drama. Bahkan jika keluarganya keberatan, apa hubungannya denganku. Jangan meremehkanku, oke?”

Sambil menopang kepalanya dengan satu tangan di lengan sofa, Yun Che menjawab dengan santai. Dia tahu apa yang mereka khawatirkan, tetapi itu benar-benar tidak perlu. Karena dia berani menjalin hubungan dengan Xing Feng, dia tidak boleh takut. Bahkan jika keluarga Xing Feng keberatan, itu akan terjadi bertahun-tahun kemudian. Tidak perlu mengkhawatirkannya sekarang.

“Baiklah kalau kamu sudah memutuskan seperti itu. Tapi bagaimana kamu akan mengatakan semua ini pada Kakak Yao? Dia masih mengharapkanmu membawa ipar perempuan.”

Mengetahui sikap acuh tak acuh Yun Che, Zhou Zeyu tidak ingin berdebat lagi. Bagaimanapun, jika sesuatu benar-benar terjadi, mereka akan memiliki cara untuk melawan. Sebagai anggota Tim Puncak, mereka tidak pernah takut pada siapapun. drxK6P

“Tenanglah. Xing Da sangat baik, dia tampan dan kuat. Kakakku pasti senang memiliki saudara ipar seperti itu, kan?”

Yun Che tiba-tiba duduk tegak dan menghitung kelebihan Xing Feng dengan jarinya. Zhou Zeyu dan Lu Haixuan tidak bisa berkata-kata, sudut mulut mereka berkedut. “Bukankah kamu mengenal Kakakmu? Kenapa masih bertanya pada kami?” pikir mereka.

“Dia laki-laki. Karena itu, Kakakmu pasti tidak akan senang.”

Leng Yehan tiba-tiba menoleh ke arah Yun Che dan berkata langsung. Yun Che menatapnya dengan marah, “Percaya atau tidak, aku tidak akan membiarkanmu melihat Yun Cheng lagi!” r2dNe9

Sial! Tidak bisakah Leng Yehan mengatakan sesuatu yang baik? Yun Che sangat kesal.

Leng Yehan masih memberinya pandangan tidak setuju, tapi dia akhirnya memilih diam.

“Lupakan itu. Sepertinya rambutku semakin panjang.”

Yun Che menyisir rambutnya dengan jarinya. Dia menyadari bahwa rambut pendeknya sudah tumbuh lebih panjang. cu5aFg

“Panjang? Rambutku lebih panjang, oke? Aku ingin tahu apakah ada tempat pangkas rambut di pangkalan… Apa…”

Zhou Zeyu yang sedang menarik poni yang sudah menutupi matanya, tidak menyelesaikan kata-katanya saat sesuatu terbang ke pelukannya. Dia mengambilnya dan ternyata itu adalah alat pencukur rambur yang belum dibuka. “Mengapa kamu memberikan ini padaku?”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Zhou Zeyu gagal memahami, dia melambaikan alat itu dan bertanya dengan bingung.

“Csbijt, pjcujc wfcpjvl ybvbt. Cija qfcmexeg gjwyea lcl vluecjxjc ecaex wfcmexeg gjwyea qjcpjcu vjc yjcmlwe lae. Caje jqjxjt xjwe lculc wfcuuecjxjccsj ecaex wfcmexeg pfcuubawe?” JsUWdx

Vfyfiew Tec Jtf yfgvlgl vjc qfgul, vlj wfcufpfx Itbe Ifse.

“Dgfcurfx! Vljqj sjcu jxjc wfcmexeg xfqjijcsj? Cxe yexjc ylxre! Yt alvjx. Tec Jtf, rljqj sjcu xjwe xjajxjc yjcml?”

Please visit langitbieru (dot) com

Terlalu lambat untuk bereaksi, Zhou Zeyu membuang gunting dan melambaikan tangannya ke arah Yun Che yang sudah memasuki kamar mandi dan membanting pintunya.

“Aku pikir, tidak ada salahnya menjadi botak. Setidaknya tidak ada lagi rambut yang menutupi mata. Berikan padaku jika kamu tidak menginginkannya. Aku merasa rambutku terlalu panjang dan tidak nyaman saat membunuh zombie.” YZ21We

Lu Haixuan mengambil alat pencukur rambut yang dibuang Zhou Zeyu. Tubuhnya tinggi dan kasar, tidak seperti Zhou Zeyu yang terlihat cantik. Memiliki kepala botak sama sekali bukan masalah baginya.

“Benar.”

Leng Yehan juga sangat setuju. Zhou Zeyu tidak bisa berkata apa-apa lagi. Semua orang tidak keberatan mencukur rambutnya, tapi dia berbeda. Tidak ada orang normal di Tim Puncak.

Setengah jam kemudian, Yun Che turun. Ketika orang-orang yang sedang sarapan melihatnya, dunia tampak menjadi tidak normal. Y47j8R

“Puffhh..”

Chu Haoling menyemburkan susu kedelai yang baru saja diminumnya.

“Dukk…”

Stik roti goreng di tangan Zhan Yafei terjatuh ke atas meja. NXDWvS

“Trang…”

Cangkir kopi di tangan Xing Feng menghantam piring kopinya.

“Paman… Paman…”

Chenchen membuka mulutnya tidak percaya. c742wj

“Xiao Che, kamu…”

Yun Yao membuka mulutnya, menunjuk ke arahnya dengan jari gemetar.

“Hahaha..”

“Kakak Che. Apa yang terjadi denganmu? Mengapa kamu berubah menjadi biksu? Hahaha…” ehCdu6

“Hahaha… Xiao Che, apa yang terjadi dengan kepalamu? Aduh Yafei, aku tidak tahan…”

“Hahaha…”

Read more BL at langitbieru (dot) com

Tidak tahu siapa yang memulainya, semua orang di ruang makan pun tertawa terbahak-bahak. Bahkan Chenchen tersenyum riang. Yun Che yang mencukur kepalanya tetap acuh tak acuh. Dia berjalan dengan tenang, mencium Chenchen dan duduk di sampingnya.

“Sudah cukup, bukan? Kenapa dengan kepala botak? Aku masih sangat keren dengan kepala botak. Jika tidak, cukurlah kepala kalian kalau berani dan kita akan melihat siapa yang paling tampan di sini.” xQTB1A

Mengambil stik roti goreng yang panas, Yun Che berpura-pura percaya diri dan bangga. Kalau dilihat dengan cermat, biarpun sekarang dia memiliki kepala botak, Yun Che memang masih terlihat sangat tampan.

“Aku menyerah. Kakak Che, kamu benar-benar… Hahaha…”

Chu Haoling adalah orang pertama yang menyerah dan memberinya acungan jempol, lalu dia kembali tertawa terbahak-bahak. Kepala botak Yun Che sangat berkilau sehingga dia tidak bisa menahan tawa setiap kali melihatnya.

“Nah, kenapa tiba-tiba kamu mencukur rambutmu?” pPMJLN

Xing Feng yang duduk di sebelahnya mengambil semangkuk susu kedelai untuk Yun Che. Dia dengan ragu mengulurkan tangan untuk membelai kepala botak Yun Che. Rasanya cukup nyaman, jadi Xing Feng mulai mengusap kepala Yun Che berulang kali. Yun Che yang mengetahuinya, menggelengkan kepalanya dengan marah dan berkata, “Apa yang kamu lakukan? Apakah kamu ingin bertanggung jawab padaku lagi?”

“Baiklah, aku akan bertanggung jawab.”

Xing Feng mengangguk dengan serius. Dia menatap kepala botak di hadapannya dengan penuh semangat, ingin membelainya kembali.

“Omong kosong! Kamu hampir kehilangan kendali tadi malam. Baiklah! Apa kalian sudah cukup tertawa sekarang?” chO8 x

Yun Che menegur Xing Feng dengan suara rendah dan saat menatap orang lain suaranya tiba-tiba meninggi. Dia hanya mencukur kepalanya. Dan mereka semua sudah sangat bersemangat.

“Ahem… ahem.. Ya, menurutku Xiao Che yang seperti ini juga bagus.”

Yun Yao berdehem dan menahan tawanya. Dia mengulurkan tangannya melewati putranya dan menyentuh kepala Yun Che juga.

“Paman, aku juga ingin menyentuhnya.” pajif3

Chenchen belajar dari ibunya dan kedua tangannya yang gemuk ikut membelai kepala botak Yun Che lagi dan lagi. Yang lainnya juga sangat ingin mencobanya. Untungnya, Yun Che masih memiliki prestis yang tersisa dan hanya keluarganya dan Xing Feng yang mempunyai nyali untuk mencobanya.

“Kakak!”

Karena tidak tahan lagi dengan perilaku dari kakak dan keponakannya, Yun Che segera membawa Chenchen dalam pelukannya dan memegangnya erat hingga keponakan kecilnya itu tidak dapat bergerak lagi. Lalu dia menatap Yun Yao dengan marah.

“Hehe… Maafkan aku. Rasanya sangat menyenangkan hingga aku kehilangan kendali.” QuYGPK

Yun Yao yang tersenyum malu dengan enggan menarik kembali tangannya. Yun Che menghela nafas. Dia hanya mencukur kepalanya. Tapi tidak tahu mengapa dia merasa sangat lelah. Semua orang senang sekali menggodanya.

“Sial! Persetan…”

Please visit langitbieru (dot) com

“Bumm..”

Saat semua orang hampir menerima penampilan baru Yun Che, Chu Haoling yang berdiri menghadap tangga berteriak dengan aneh dan jatuh ke bawah. AY1leF

“Eh…”

Saat orang-orang melihat ke tangga, mereka melihat Leng Yehan, Lu Haixuan dan Zhou Zeyu turun dengan kepala botak juga. Gelak tawa sekali lagi bergema. Entah apa yang dipikirkan oleh Tim Puncak. Apa mereka semua membuat kesepakatan bersama. Semua anggota prianya tiba-tiba mempunyai kepala botak.

“Apakah aku juga harus mencukur rambutku?”

Zhan Yafei hampir menangis saat menyeret rambut panjangnya yang dikepang. Zhang Tianlong dan istrinya terkejut. Mereka tertawa dan segera menarik putrinya itu ke sisi mereka. “Feifei, mereka laki-laki. Kamu perempuan. Jangan mengikuti mereka, oke?” xmhRBV

“Benar, Feifei. Jika menurutmu rambutmu sudah terlalu panjang, biarkan Ibu membantu memotongnya. Jangan melakukan hal-hal bodoh.”

Pasangan itu mencoba meyakinkan putrinya karena takut Zhan Yafei benar-benar ikut mencukur kepalanya juga.

“Ahem,Bos… Aku pikir kita harus pergi ke Area F dan melihat apakah kita dapat menemukan tukang cukur yang akan bertanggung jawab untuk membantu memotong rambut kita.”

Setelah berusaha mengendalikan dirinya, Gu Mingxuan memberi saran dengan sikap tenang. Dia sangat khawatir bosnya akan segera memerintahkan semua bawahannya untuk mencukur rambut mereka, mengingat bosnya adalah pemanggil binatangnya Yun Che. saoUvS

“Baiklah, kita buat pengaturannya nanti.”

Untungnya, Xing Feng tidak menjadi pemanggil binantang saat ini, jadi dia mengangguk setuju. Gu Mingxuan hampir berlutut untuk mengucapkan terima kasih.

“Kakak Gu, kenapa kamu tidak menyarankannya lebih awal? Sayang sekali, rambut halusku harus menghilang gara-gara Bosku.”

Zhou Zeyu ingin menangis saat mendengar percakapan keduanya. Awalnya dia bersikeras untuk tidak mencukur kepalanya, tetapi yang lainnya melakukannya. Jika dia tidak mengikuti, dia akan terlihat seperti orang luar. Dia akhirnya memutuskan untuk mencukur kepalanya juga. Tanpa diduga… Dia menatap Yun Che dengan penuh kebencian. Itu semua salah Yun Che. Mengapa dia memberi mereka alat pencukur rambut? JydaM

“Hahaha…”

Melihat itu, orang-orang di ruang makan kembali tertawa terbahak-bahak. Jadi, mereka semua tidak mencukur kepalanya dengan sukarela. Betapa jahatnya perbuatan Yun Che!

 

*** ycL2OH

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!