English

Harta Karun Prajurit MudaCh97 - Masalah Chu Haoling

0 Comments

Penerjemah : Momo


Dengan menyelesaikan misi kelas SSS dalam waktu 24 jam, nama Tim Chaoyang, Tim Puncak  dan Tim Sampah telah menjadi legenda. Ketika mereka menyerahkan barang hasil misi ke Asosiasi Kekuatan pada keesokan harinya, semua orang menganga. Tidak hanya berhasil dalam misi, ketiga tim itu juga kembali tanpa cedera. Yang paling beruntung adalah Lei Dashan yang berhasil mencapai level 3. Semua orang mulai menyesal, bahkan menyalahkan diri sendiri karena tidak cukup berani bergabung menerima misi itu. zkfBhD

Sayangnya mereka semua terlambat. Tidak ada yang bisa mereka lakukan sekarang selain merasa iri dan benci. Setelah menyelesaikan misi ini, Tim Puncak  yang memiliki anggota kurang dari 10 orang segera masuk ke jajaran tiga tim terbaik di Pangkalan Barat Daya, setelah Pasukan Chaoyang. Tim Sampah juga masuk ke urutan ke delapan dan resmi menjadi salah satu tim yang dapat diandalkan.

Kemunculan Tim Puncak yang kuat secara tiba-tiba mendapatkan perhatian dari para petinggi di pangkalan. Mereka telahbeberapa kali mengirim orang untuk mengawasi tim itu, tetapi hasilnya tidak pernah memuaskan. Insiden Lu Haixuan dan Asosiasi Kekuatan sama-sama terkait dengan Tim Puncak. Pihak militer yang sudah telah menyinggung mereka dua kali mendapat teguran keras.

Langit Bieru.

Yang lebih penting lagi adalah bahwa Tim Puncak tinggal di dalam Komunitas Chaoyang. Ini menunjukkan kalau mereka memiliki hubungan dekat dengan Xing Feng. Selain pasukan Keluarga Mo, petinggi militer lainnya merasa sangat marah. Mengapa orang-orang kuat itu tidak berada di pihak mereka?

Secara umun dengan keberhasilan mereka, Tim Puncak yang mempunyai anggota dengan kemampuan yang kuat semakin terkenal. Namun tak lama kemudian, semua orang terkejut menemukan bahwa Tim Chaoyang yang semula tidak mudah didekati selalu bersama Tim Puncak. e7orUQ

Setiap hari mereka akan pergi ke Asosiasi Kekuatan untuk mempelajari misi dan mengambil misi sulit serta menanyakan apakah ada tim lain yang ingin bergabung. Dengan pelajaran sebelumnya, tim lain mulai dengan aktif bekerjasama dengan mereka. Tim Chaoyang dan Tim Puncak akan membentuk tim kecil dan memilih misi di atas kelas S. Namun, kedua kapten tim mereka tidak lagi menunjukkan wajahnya.

Jiang Yuan dan tiga orang lainnya yang kembali dengan Yun Che diatur untuk tinggal di Area D, dimana banyak pengguna kekuatan tinggal di sana. Yun Che juga memberi mereka beberapa persediaan. Ketika mereka mengetahui bahwa Yun Che tidak ingin membawa mereka ke timnya, mereka cukup berkecil hati, tapi kemudian mereka segera bersiap untuk membentuk timnya sendiri dan menolak penawaran dari pihak militer.

Mereka tidak secara resmi mendaftar sebagai regu, hanya mengambil nama secara pribadi. Sambil menjalankan misi, dan mencari keluarga, mereka terus melatih kekuatannya. Berharap suatu hari bisa menjadi lebih baik dan memenuhi standar Yun Che agar bisa masuk ke Tim Puncak.

Sementara itu, Yun Che dan Xing Feng yang sedang menjadi sorotan baru, sangat sibuk ketika akhirnya bisa kembali ke rumah. Xing Feng menerima panggilan dari Mo Wenyang yang membutuhkan bantuannya, sedangkan Yun Che sibuk mempersiapkan rumah baru mereka. QdPMS8

Renovasi kamar Hei Yu sudah selesai. Yun Che segera meminta Lu Haixuan dan Jiang Shang menambahkan pagar besi di tangga menuju lantai empat dan pintu besi di sana. Butuh beberapa hari untuk menyelesaikannya.

“Semuanya sudah selesai sekarang. Saat Yehan dan yang lainnya kembali, kita akan pindah. Mari memasak makan malam di sini hari ini dan biarkan Kakak Gu dan yang lainnya bergabung dengan kita. Kudengar pesta syukuran rumah membawa keberuntungan dan keamanan bagi penghuninya.”

Setelah hampir tiga puluh hari bekerja keras, akhirnya rumah mereka selesai diperbaiki. Yun Che merangkul bahu Yun Yao sambil berdiri di halaman depan, melihat rumah baru mereka.

“Baiklah. Aku akan segera memindahkan barang-barangku dan Chenchen nanti. Hanya barang perempuan dan anak-anak, itu tidak akan terlalu lama. Xiao Che, mulai sekarang ini adalah rumah kita. Aku, kamu, Chenchen, Xiao Cheng dan semuanya akan hidup bersama dalam damai.” eVDwEY

Yun Yao menjadi agak emosional, matanya mulai basah saat perkataannya mulai tidak teratur. Meskipun dia berhenti melakukan pertempuran, dia tahu dengan sangat jelas bahwa memiliki rumah setelah kiamat itu bukanlah hal yang mudah. Dia baru-baru ini menginvestasikan semua energinya ke dalam rumah baru ini. Ini adalah caranya untuk melindungi keluarga ini.

“Ya. itu benar.”

Menatap matanya yang senang, Yun Che tersenyum penuh percaya diri. Dia yakin bahwa mereka tidak hanya akan tetap hidup, tetapi mereka juga akan menjalani kehidupan yang lebih baik daripada orang lain.


Rumah Xing Feng di sebelah. 0L8BCT

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Hahh…”

Bfyfaeijc tjgl lcl, Jte Ljbilcu alvjx wfculxeal alwcsj wfcpjijcxjc wlrl. Glj wfwyjglcuxjc xfqjijcsj vl wfpj rjwyli wfcutfijcu cjojr. Xe Zlcuzejc sjcu rfvjcu wfwfglxrj ijqbgjc qfwyexejc alvjx ajtjc ijul wfiltja Jte Ljbilcu sjcu afger  wfcutfijcu cjojr ijul vjc ijul.

“Klvjx ylrjxjt xjwe ifylt afcjcu? Alxj xjwe ybrjc, qfgulijt wfwyjcae wfwyjcuec afwybx.”

Dia tidak tahu apa yang terjadi. Chu Haoling sudah bertingkah seperti itu setelah makan siang. I9463j

“Mingxuan, apakah kamu tidak khawatir?”

Akhirnya, seseorang menanggapi. Chu Haoling tiba-tiba menarik kursi ke Gu Mingxuan yang sebenarnya tidak peduli padanya. “Apa yang kamu khawatirkan?”

Please visit langitbieru (dot) com

“Bisakah kamu berhenti sebentar?”

Chu Haoling tiba-tiba menutup buku catatan Gu Mingxuan dan berbicara dengan ekspresi serius di wajahnya. “Dengarkan. Rumah Kakak Che sudah siap. Ketika aku pergi untuk melihatnya setelah makan siang tadi, Kakak Yao berkata mereka akan pindah hari ini atau besok. Setelah mereka semua pindah, siapa yang akan memasak untuk kita di masa depan? Jika kita lari ke sana untuk makan setiap hari, apakah Kakak Che akan membunuh kita?” VDt10y

Jadi itulah sudah dikhawatirkan oleh Chu Haoling sejak tadi. Selain membicarakan makanan, apalagi yang bisa dikhawatirkan oleh seorang pencinta makanan?

“Yah, aku tidak tahu tentangmu, tapi aku dan Bos seharusnya tidak memiliki masalah.”

Bukan karena Gu Mingxuan bermaksud mematahkan semangatnya, dia hanya mengatakan yang sebenarnya. Bos mereka adalah kekasih Yun Che. Sedangkan dia sendiri sudah cukup akrab dengan Yun Yao dan Chenchen. Jika ibu dan anak itu bisa menerimanya, Yun Che jelas tidak akan mempermasalahkannya. Namun, Chu Haoling berbeda. Sepertinya Yun Che menganggapnya sangat menyebalkan.

Gu Mingxuan mendorong kacamata ke pangkal hidungnya. Dia tidak kejam atau sombong, oke. vKcQSw

“Hah? Kenapa? Aku mengerti kalau itu Bos, tapi kenapa kamu juga bisa? Tidak, kamu harus menemukan solusi untukku. Aku juga ingin memakan masakan Kakak Yao setiap hari. Aku ingin…”

Mengacak-acak rambutnya seolah sedang menderita, Chu Haoling terus-menerus mengganggu Gu Mingxuan seperti anak kecil yang tidak bisa mendapatkan permen.

“Berhenti!”

Gu Mingxuan menggeram, tidak tahan dengan Chu Haoling yang terus menerus mengatakan hal yang sama. Dia melepas kacamatanya dan memijat pangkal hidungnya dengan lelah. “Berhentilah mengeluh. Gunakan wajah tebalmu dan pergi ke sana, oke?” Q1UOZr

Dia agak kesal dengan Chu Haoling, tapi itu kesalahan mereka sendiri karena terlalu memanjakannya. Orang-orang di Tim Chaoyang kebanyakan memiliki usia yang hampir sama. Chu Haoling adalah yang termuda, dia dua tahun lebih muda dari mereka semua. Saat bergabung dengan tim, usianya baru 14 tahun, sama liarnya dengan seekor monyet yang tidak pernah kehabisan energi. Selama ini mereka semua selalu memanjakannya. Siapa tahu dia sekarang menjadi seperti ini.

“Setebal itukah wajahku?”

“Memang benar, kan?”

Gu Mingxuan menjatuhkan diri di atas meja. Wajahnya dipenuhi keluhan, otot wajahnya terus berkedut, dia terus mengutuk di dalam hati. “Sial! Tidak adalah yang bisa membawanya pergi dan membiarkan aku sendirian?” niA3YC

“Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian bersedih?”

Yang Huaien yang datang dari luar, bertanya sambil menuangkan secangkir air untuk dirinya sendiri. Hari ini dia memimpin pasukan ke Kota Wan’an dan berhasil menyelesaikan misi serta kembali sekitar jam 1 siang tadi.

“Apa lagi yang bisa aku lakukan? Haoling berencana datang ke rumah Kakak Che setiap hari untuk makan.”

Kata Gu Mingxuan mengangkat wajahnya dan berkata dengan lemah. Jika dia adalah Yun Che, dia juga tidak akan membiarkan Chu Haoling datang setiap hari hanya untuk makan. 26ijDE

“Apa yang perlu dikhawatirkan? Bos berkata, nikahi saja salah satu dari mereka.”

Sambil meletakkan cangkirnya ke atas meja, Yang Huaien memasang wajah menggoda. “Dengarkan aku Haoling, jangan pikirkan Kakak Che, Kakak Yao, Xingchen, Jiang Shang dan Yehan, karena kamu tidak mempunyai kesempatan dengan mereka. Tapi kamu masih memiliki Zeyu dan Haixuan. Bagaimana kalau kamu menutup mata dan memilih satu dari mereka secara acak?”

Langit Bieru.

Mengabaikan masalah saudaranya, Yang Huaien justru semakin bersemangat menggodanya.

“Aku setuju itu.” 3oLtAO

Gu Mingxuan hampir saja pingsan karena kesal. Dia berharap Chu Haoling segera mendapatkan kekasih. Saat itu, dia akan menyarankan bos mereka untuk menyiapkan lebih banyak mas kawin untuknya atau dia hanya akan menyumbangkan lebih banyak uang dari kantongnya sendiri. Yang dia inginkan hanyalah menyingkirkan monyet ini.

“Apa yang salah denganmu?! Perhatikan baik-baik! Aku adalah seorang pria!”

Sayang sekali, kali ini tampaknya Chu Haoling sedikit pintar. Yang Huaien dan Gu Mingxuan saling memandang, agak kecewa. Tapi…

“Tidak, masih ada Yafei. Aku bisa menjadikannya kekasihku.” ZtslFM

Bamm!

Apa yang dikatakan Chu Haoling membuat berduanya takut dan mereka menabrak meja tanpa sadar. Melihat dia memiliki ekspresi puas di wajahnya, mereka berdua setuju bahwa ego pria ini tidak bisa dipercaya. Apa yang dia pikirkan? Menjadi pacar Yafei? Mendapat persetujuan Paman Zhan dan yang lainnya, lalu…

“Dalam mimpimu! Yafei adalah milikku. Jauhkan tanganmu dari calon istriku.”

Yang Huaien yang sempat terpana segera memasang wajah serius, menghancurkan fantasi Chu Haoling. mbqEM1

“Hah? Kapan itu terjadi? Kenapa aku tidak diberi tahu?”

Bukan hanya Chu Haoling, bahkan Gu Mingxuan memandang Yang Huaien dengan bingung. Yang Huaien memang selalu memperlakukan Zhan Yafei secara berbeda. Tapi itu karena mereka semua mengira dia memperlakukannya sebagai adik perempuannya. Bagaimanapun Zhan Yafei adalah satu-satunya wanita yang mengikuti mereka ke misi. Jadi sejak kapan mereka berpacaran?

“Aku belum mendapatkannya, jadi tentu saja aku tidak bisa memberitahumu tentang itu. Lagipula Yafei tidak akan memilihmu. Kamu bisa memilih Haixuan atau Zeyu. Lupakan calon istriku.”

Secara teknis, dia memang belum mulai mengejarnya, tetapi Yang Huaien tidak akan mengatakan yang sebenarnya. Hal terpenting adalah menghancurkan pikiran Chu. tVqMDd

“Lupakan. Aku akan bicara dengan Kakak Yao. Ngomong-ngomong kapan Bos akan kembali? Sudah berberapa hari, apa dia tidak takut Kakak Che akan melarikan diri?”

Melambaikan tangannya dengan kesal, Chu Haoling mengalihkan topik pembicaraan.

“Tadi pagi, ketika berbicara dengan Tuan Mo di telepon, dia juga mengatakan hal yang sama.”

Saat mereka beralih ke topik ini, Gu Mingxuan memasang ekspresi serius di wajahnya. Xing Feng menerima telepon dari Mo Wenyang pada malam dia kembali dari misi. Dia mengatakan bahwa itu adalah masalah tentang lembaga penelitian. Sudah berhari-hari sejak dia pergi dan semua orang mulai khawatir. hK3krS

“Hanya sekelompok orang gila dari lembaga penelitian. Tidak bisakah mereka hanya fokus pada penelitian mereka saja? Apa mereka tidak akan berhenti membuat masalah sampai beberapa dari mereka ditembak?”

Kebanyakan orang militer berkepala dingin. Mereka tidak tahan dengan para pembuat onar seperti itu.

Langit Bieru.

“Orang-orang itu adalah harta nasional. Militer tidak akan berani melakukan apapun pada mereka. Bagaimanapun Bos yang akan menanganinya, kita hanya perlu melakukan tugas kita sendiri. Tembok kedua di luar hampir selesai dibangun. Aku rasa pihak atas akan segera melakukan sesuatu. Untuk sekarang jangan memilih misi yang terlalu jauh dari pangkalan.”

Gu Mingxuan membuka kembali buku catatannya sambil menghela nafas. Di mana-mana sama saja, sepertinya ibukota tampak lebih tenang. Tapi keadaan di sini memang lebih bebas. Ibukota dan Pangkalan Barat Daya jelas berbeda, tidak perlu membandingkan satu sama lain. 6KgY7D

“Oke.”

Yang Huaien dan Chu Haoling mengangguk. Mereka biasanya suka bercanda satu sama lain, tetapi ketika menyangkut bisnis yang serius, mereka akan lebih profesional dan bijaksana.


Renovasi rumah sudah selesai, yang perlu mereka lakukan selanjutnya adalah pindah. Karena itu Yun Che berencana pergi ke ruang dimensinya dan memberitahu Hei Yu kabar baik ini. Meskipun dia belum bertemu dengannya, Yun Che tahu kalau Hei Yun masih hidup dan dalam keadaan baik-baik saja. Sayangnya setiap kali dia memasuki ruang, dia tidak pernah bisa menemukannya. Hei Yu seperti bersembunyi di balik kabut.

“Kak, undang Kakak Gu dan yang lainnya untuk makan malam. Aku akan istirahat di lantai atas. Jangan biarkan siapapun menggangguku kecuali untuk hal penting.” OgW8 d

Setelah berbicara dengan Yun Yao, dia bermaksud untuk berbalik dan pergi. Namun, Yun Yao segera menahannya dan bertanya dengan ragu. “Uhm… Kapan Xiao Cheng akan keluar?”

Sejak dia mengetahui bahwa Yun Cheng bisa keluar, dia mulai menjadi lebih bersemangat dan sangat menantikannya.

“Hahaha.. mungkin besok. Aku akan meminta semua orang untuk libur besok dan kita akan melihatnya keluar bersama-sama.”

Sambil memegang tangan Yun Yao yang gemetar, Yun Che tersenyum. Dia yakin Leng Yehan dan Lu Haixuan juga akan senang, terutama Leng Yehan. Dia selalu mengingat hal ini meskipun tidak pernah mengungkitnya atau mengajukan pertanyaan. Matanya selalu penuh harapan setiap kali memberikan inti kristal pada Yun Che. Dan akhir-akhir ini, Leng Yehan menjadi semakin berharap, bahkan sedikit cemas. lFakSL

“Baiklah.” Melihat Yun Che mengangguk, wajah Yun Yao berbinar. Dia akan segera bertemu dengan adik laki-lakinya. Dia tidak tahu bagaimana keadaannya saat ini. Tetapi tidak peduli bagaimana keadaan Yun Cheng, selama mereka bersama, bahkan jika Yun Cheng tidak bisa kembali menjadi normal selama sisa hidupnya, dia akan tetap merawatnya.

“Kalau begitu aku akan pergi dan beristirahat. Aku akan meletakkan bahan makanan di lemari es dan turun sebelum makan malam.”

Yun Che melepaskan tangannya dan melambai saat dia berjalan masuk. Saat ini hanya ada Yun Che dan Yun Yao di rumah. Ye Xingchen yang berharap menjadi lebih kuat, mengikuti tim menjalankan misi setiap hari. Zhan Tianlong mendapat izin untuk bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Komunitas Chaoyang. Wang Suhua mulai menjalin hubungan dengan wanita di dalam komunitas. Setiap sore ketika bebas dia akan menjemput Chenchen dari taman kanak-kanak. Semua orang sibuk melakukan pekerjaan masing-masih, berusaha memberikan kontribusi pada keluarga ini

  wsYrgl

***

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!