English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh11 - Seleksi Ketiga

0 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Dua orang berdiri di depan meja kasir, jauh dari satu sama lain.

Zhao Xiaohe berdiri lebih dekat ke tempat di mana Zhang Dong biasanya muncul. Lengannya terlipat di atas dadanya sambil dia menatap Lin Yan dengan waspada. Saat ini, dia benar-benar merasa bahwa lebih aman berdiri di sebelah bos permainan daripada Lin Yan. nLAcgE

Bos Zhang setidaknya punya alasan untuk membunuh orang, sedangkan tidak ada logika untuk tindakan pembunuhan Lin Yan; dia adalah orang berbahaya yang akan merugikan rekan timnya.

Lin Yan memandang Zhao Xiaohe yang tangannya kosong dan mendengus dengan tidak senang.

Langit Bieru.

Kelinci kecil yang menyedihkan. Jika mereka bertemu di luar permainan, dia mungkin akan suka pada siswi muda semacam ini, tetapi dalam permainan gila ini, mohon maaf⏤mereka yang menghalangi jalannya harus mati!!

Jika Xiao Lan dan Zhao Xiaohe tahu apa yang sedang dipikirkan Lin Yan, mereka akan secara bersamaan: blergh⏤ 0Dmobl

Zhao Xiaohe melihat ke arah ujung supermarket, tetapi Xiao Lan masih belum muncul.

Lin Yan berkata dengan nada mengejek, “Kenapa, menunggu kakakmu untuk datang menyelamatkanmu? Apa gunanya dia? Aku sudah mengatakan kepadamu untuk mengikutiku saja sebelumnya, tetapi kau tidak melakukannya.”

Saat berbicara, dia sambil memindai wajah dan tubuh Zhao Xiaohe. Orang ini sekarang tidak sedang berpura-pura; Topengnya sebagai seorang senior yang berbudaya dicopot secara terang-terangan, mengungkapkan kekejaman dan kekerasan di dalam dirinya.

Di dunia nyata, Lin Yan hanyalah karyawan biasa, bahkan bisa dianggap sebagai pemain pemula yang benar-benar buruk di Dunia Advent. XvHJNw

Kemahirannya dalam bermain biasa-biasa saja, ia tidak memiliki kemampuan atau benda yang menakjubkan. Dia hanya bisa melihat penampilan hebat dari orang-orang besar di Dunia Advent, sementara ia sendiri harus berjuang dengan keras untuk bertahan hidup di setiap permainan. Ada juga beberapa pemula berbakat yang jelas awalnya lebih buruk darinya, namun akhirnya melonjak dan menjadi pemain besar juga. Ketidakpuasan di hatinya terus tumbuh dan tumbuh.

Sampai akhirnya saat dimana Lin Yan untuk pertama kalinya memanfaatkan aturan permainan untuk membunuh seorang pemula⏤momen kebahagiaan itu membuatnya merasa sangat kuat dan luar biasa. Dia tiba-tiba menyadari bahwa dipikiran para pemula yang bodoh ini, ia juga adalah seorang veteran yang sangat tangguh!

Sampai sekarang, Lin Yan terus mencari pemain pemula di setiap permainan, lalu memikirkan cara agar mereka melanggar prasyarat-prasyarat kematian. Jeritan putus asa mereka sebelum kematian adalah simfoni yang paling indah dalam hidupnya.

Sampai suatu hari, dia tiba-tiba memicu misi tersembunyi. 8ToIr0

【Sudah jelas bahwa kamu adalah orang jahat yang suka menikam orang lain. Karena kamu ingin sekali mengejar stimulasi, mengapa tidak melakukan tugasmu itu secara keseluruhan saja】

【Misi tersembunyi yang terpicu: Bintang kepunahan massal】

【Penjelasan misi: Bunuh semua pemain selain dirimu sendiri dalam tiga permainan (0/3)】

【Hadiah misi: Item langka * 1】 Fs1dKZ

【Petunjuk: Misi yang disebutkan di atas tidak wajib dan dapat diabaikan kapan saja. Tidak ada hukuman kalau pemain menyerah】

Pada saat itu, hatinya dipenuhi dengan ekstasi!

Item langka! Sebagai pemain veteran, Lin Yan tahu nilai item-item langka dengan sangat baik. Kalau untuk menyerah? Misi semacam ini dimana dia memiliki alasan yang sah untuk membunuh teman satu timnya, mengapa ia ingin meninggalkan dan mengabaikannya?!

Setelah itu, Lin Yan mulai mencoba untuk menyelesaikan misi dalam permainan.  Menyelesaikan misi【Bintang kepunahan massal】sama sekali tidak mudah . Sebagian besar pemain veteran tahu bahwa ada banyak jebakan dalam permainan, dan tidak akan mempercayai orang lain dengan mudah. Ketika ada pemain veteran, misinya akan lebih sering gagal. dMsKIy

Hanya dalam permainan di mana semua pemainnya adalah pemula yang memiliki peluang untuk keberhasilan misinya.

Ketika permainan ini di mulai dan dia melihat tempat yang ia kenali setelah membuka matanya, Lin Yan hampir tidak bisa menahan kegembiraan di hatinya dan melolong dengan tawa!

Langit Bieru.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Kfgwlcji reqfgwjgxfa, vjc rjae qfgwjlcjc vfcujc qfwjlc sjcu rfiegetcsj qfweij. Vfmjgj ewew, tjcsj rjae qfwjlc nfafgjc sjcu jxjc wjrex ecaex yfgalcvjx rfyjujl rfbgjcu qfwjcve.

Kfwqja lcl wfgeqjxjc ibxjrl vlj wfcvjqjaxjc wlrl afgrfwyecslcsj lae. Vfijlc lae, vjgl vej wlrl ‘ylcajcu xfqecjtjc wjrrji’ sjcu afijt vlj rfifrjlxjc rfpjet lcl, rjijt rjaecsj yfgjrji vjgl qfgwjlcjc lcl. Bjije vlrfvfgtjcjxjc, lcl wfwjcu Geclj Cvnfca sjcu wfwyjcaecsj. 1hliaT

Segalanya berjalan sangat lancar pada awalnya. Para pemula yang bodoh ini sangat mudah untuk ditipu dan segera mati satu demi satu sesuai rencananya. Namun, hanya ada satu bocah ini yang menghalangi jalannya! Dan gadis yang tidak menurut ini⏤tidak bisakah dia dengan patuh mati saja?

Di hadapan cemoohan Lin Yan, Zhao Xiaohe sedikit marah dan memelototinya. “Pei, Xiao ge pasti baik-baik saja. Jangan bicara omong kosong!”

Senyum Lin Yan terpelintir. “Oh, kamu bahkan memanggilnya ge sekarang. Mulutmu memang masih mulut manis seorang adik perempuan, ah~”

Saat dia berbicara, Lin Yan melangkah maju dan akan memberi siswi itu sedikit pelajaran. Dia hanya seorang gadis kecil dan ia tidak bernilai sedikitpun di mata Lin Yan. b1JZk5

Pada saat itu, suara Xiao Lan datang dari jauh. “Paman Lin, masih lebih baik untuk tidak melangkah maju ba. Kamu menakuti anak itu.”

Lin Yan mengerutkan keningnya dan menoleh, hanya untuk melihat Xiao Lan berjalan menuju meja kasir langkah demi langkah.

Xiao Lan tersenyum padanya dan berkata, “Paman Lin, rambutmu ini palsu, kan? Mereka yang botak seharusnya tidak memikirkan untuk melirik anak perempuan orang lain lagi; bagaimana kalau kamu mempertahankan sikapmu sebagai seorang senior saja?”

Lin Yan dengan marah menyentuh bagian atas kepalanya. Bagaimana mungkin?! Ini adalah rahasia terbesarnya⏤rambutnya adalah wig buatan tangan yang dibuat dengan rambut asli; bagaimana orang ini bisa tahu?! O3VvaK

Tentu saja bukan Xiao Lan yang tahu tentang hal ini. Ini adalah sesuatu yang Luo katakan kepada Xiao Lan ketika dia melihat Lin Yan untuk pertama kalinya. Pada saat ini, melontarkan kalimat itu untuk memancing amarahnya cukup berguna.

Melihat penampilan marah Lin Yan, Xiao Lan merasa sangat senang di hatinya. Tatapannya menyapu semua orang yang hadir. “Di mana gangster bertato itu? Kamu sudah menyingkirkannya?”

Lin Yan berbicara dengan nada menghina. “Hmph, dia sendiri yang bodoh. Siapa yang bisa disalahkan?”

Senyum Xiao Lan santai. “Kalau begitu aku tidak perlu khawatir tentang bertarung denganmu lagi.” 9ZYPvU

Lin Yan: “…”

Bang*at, dia tiba-tiba ingat tendangan Xiao Lan yang tadi. Apakah pemula ini ada hubungan darah dengan King Kong? Bagian tubuh dalam Lin Yan masih sakit sampai sekarang.

Melihat adegan ini, pikiran Zhao Xiaohe dalam hatinya adalah, Xiao ge memang layak untuk menjadi Xiao ge ku. Suasana berubah begitu dia muncul. Sekarang, Zhao Xiaohe sama sekali tidak merasa panik dan Lin Yan juga tidak terlihat menakutkan lagi.

“Sepertinya kalian bermain dengan bahagia bahkan tanpa aku, ah.” Zhang Dong dan asisten toko wanita itu muncul tiba-tiba entah darimana lagi. 3J5B8r

Setelah mengalami adegan ini tiga kali, ketiga orang yang hadir melihat Zhang Dong dengan ekspresi yang tidak terganggu. Hal ini tidak lagi membuat mereka takut, atau mungkin orang yang akan takut sudah mati terlebih dahulu.

Melihat reaksi mereka, Zhang Dong mengerutkan bibirnya. Dia merasa seolah-olah dia tidak dianggap penting lagi.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Mata Zhang Dong yang berkabut menyapu para pemain sambil dia perlahan berkata, “Siapa yang pertama maju?”

Zhang Dong baru saja selesai berbicara ketika Lin Yan segera melangkah maju, seolah takut bahwa kedua pemain lainnya akan berkomplot untuk memukulnya jika dia terlambat satu langkah pun. IEDtAk

Anehnya, apa yang dikeluarkan Lin Yan dari sakunya adalah⏤rokok merek Shandi.

Xiao Lan hanya tahu bahwa perkataan orang ini kepada gangster bertato, tanda baca dan semuanya, adalah palsu.

Target asli Lin Yan adalah item di tangan Xiao Lan. Dia bersekongkol dengan gangster bertato untuk mengambil item Xiao Lan secara paksa, lalu Lin Yan mengambil kesempatan untuk mengurus gangster bertato juga. Bisa dikatakan rencana ini membunuh dua burung dengan satu batu .

Otak seukuran kacang dari gangster bertato itu mungkin tidak pernah berpikir bahwa ia akan dikhianati dan ia bahkan membantu pengkhianatnya mencapai tujuannya. 4xiFuN

Lin Yan meletakkan rokok Shandi di meja kasir dan bahkan menoleh untuk menatap Xiao Lan dengan penuh provokasi.

Xiao Lan benar-benar ingin memukulnya dengan keras ke lantai, ah. Jari-jari Xiao Lan berkedut dan yang dia rasakan saat ini adalah sensasi gatal di kepalan tangannya.

【Tuan, tolong tenangkan diri anda

Xiao Lan kaget. Dia hampir berpikir bahwa ia tidak sengaja mengucapkan kata-kata di dalam hatinya dengan keras. dSENTd

Anda tidak berbicara dengan keras, tolong jangan khawatir】

Xiao Lan: “…”

Kamu benar-benar pembaca pikiran cilik.

Untuk sesaat, tatapan Zhang Dong berhenti pada Lin Yan dengan arti yang tidak jelas, lalu dia menunjukkan senyum aneh dan menerima rokoknya. Cara Zhang Dong memandangnya membuat Lin Yan merasa takut di dalam hati, tapi dia tidak tahu mengapa. JIzwNO

Mungkinkah ada masalah dengan rokoknya?

Seharusnya tidak ah, Lin Yan meyakinkan diri sendiri. Anak muda itu selalu mengkonfirmasi kredibilitas petunjuk terlebih dahulu sebelum berpindah untuk memilih item, jadi seharusnya tidak ada masalah.

Bahkan jika ada, efek kupon gratis, yang belum dia rasakan di permainan sebelumnya, hanya berarti bahwa dia harus melakukan satu seleksi lagi.

Dia masih memiliki beberapa petunjuk. Bahkan jika dia tidak bisa menyelesaikan misi tersembunyinya, ini tidak akan menjadi masalah untuk menyelesaikan permainan. LRjFxS

Dia tidak mungkin gagal; sangat tidak mungkin.

Lin Yan menahan kembali perasaan ragu di hati dan kembali berdiri di tempat awalnya.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Zhang Dong menoleh ke dua orang yang tersisa. “Lanjut.”

Zhao Xiaohe segera menjadi gugup lagi. Lengannya yang terlipat menegang, dan jari-jarinya memutih. Dia melirik ke arah Xiao Lan dan Xiao Lan menatapnya dengan tatapan yang memberi semangat. Ob7GtW

Zhao Xiaohe mengangguk, mengambil napas dalam-dalam dan berjalan maju.

Dia mengulurkan tangannya ke dalam lengan baju seragam sekolahnya yang longgar dan mengeluarkan sebungkus stik pedas. Pada akhirnya, dia tidak menemukan petunjuk apa pun; inilah yang dia pilih setelah menebak seperti apa selera Zhong Dong, berdasarkan metode Xiao Lan dan petunjuk yang sudah mereka miliki.

Saat ini, dia hanya akan bertaruh dan melihat apakah Zhang Dong berpikir bahwa stik pedas itu membuang-buang uang atau tidak.

Dia tidak menduga Zhang Dong akan langsung mengambil stik pedas itu ketika dia melihatnya. Zhang Dong kemudian mendorong stik pedas itu masuk, plastik paknya dan seluruh isinya, langsung ke mulutnya yang terbuka lebar dan mengunyahnya dengan puas, dia menelannya langsung⏤jelas, ia sangat menyukai stik pedas. AfbvaC

Zhang Dong menyeka minyak pedas yang menetes keluar dari mulutnya.  “Lulus, burp

Bau busuk bercampur dengan aroma stik pedas itu menghantam wajah Zhao Xiaohe. Bau itu seperti menyerang jiwa, dan wajah Zhao Xiaohe langsung menjadi pucat. Dia segera mundur beberapa langkah sebelum akhirnya dia berani untuk mengambil napas dalam-dalam.

Akhirnya, giliran Xiao Lan.

Dia baru saja mau melangkah maju, ketika tiba-tiba ada suara langkah kaki cepat di belakang mereka. wqsM9E

Xiao Lan berbalik untuk melihat kemudian dia sadar sambil terkejut, orang itu adalah si gangster bertato!

Pada saat itu, gangster bertato lengan itu tampak seperti sosok orang yang sangat menyedihkan. Seluruh tubuhnya tampak seperti dikeruk dari kolam kotor. Tidak hanya basah kuyup, ada banyak ganggang hijau dan noda coklat pada dirinya; ia tampak seperti sudah dirugikan dengan sangat menyedihkan.

Saat pria itu berlari, dia melakukan yang terbaik untuk melepaskan tali yang diikatkan di tubuhnya. Karena terlalu terburu-buru, ia tergelincir beberapa kali.

Gangster bertato lengan itu bergegas ke depan, benar-benar mengabaikan bos Zhang dan dua orang lainnya, dia melemparkan pukulan ke Lin Yan dengan mata merah. “Bang*at! Kamu berani-beraninya berkomplot melawan laozi!” v6hm2O

Ketika Lin Yan melihat bahwa orang bodoh ini berhasil membebaskan dirinya, ekspresi wajahnya langsung berubah menjadi gelap.

Dia mengangkat tangannya untuk memblokir pukulan gangster bertato yang mendekat, bergerak ke samping untuk menghilangkan kekuatannya. Melihat bahwa gangster bertato itu bertekad untuk menyerang lagi, Lin Yan buru-buru berkata, “Tidak ada gunanya berurusan denganku, aku sudah menyerahkan itemku.”

Setelah itu, Lin Yan bahkan mengangkat tangannya untuk menunjukkan bahwa ia tidak berniat untuk terus bertarung.

Gangster bertato lengan itu terengah-engah saat ia menatap Lin Yan. Dia mengepalkan tangannya, tetapi akhirnya masih menurunkannya dengan rasa tidak puas. lqW21C

Melihat ini, kilau yang penuh kalkulasi melintas di mata Lin Yan di balik kacamatanya. Dia menunjuk Xiao Lan dan mengalihkan bencana itu. “Saat ini, dari semua orang yang hadir, hanya dia yang tersisa dan belum maju.”

Xiao Lan sudah tahu; selama orang ini masih bisa berlompat-lompat, tidak ada hal baik yang akan terjadi!

Please support our translators at langitbieru (dot) com

Mungkin gangster bertato itu takut setelah dirugikan oleh Lin Yan. Dia memandang Xiao Lan, lalu memandang Zhao Xiaohe, lalu memandang Xiao Lan, lalu memandang Zhao Xiaohe…Ini diulang beberapa kali, dan dia tampaknya tidak terlalu pintar.

Tanpa diduga, orang yang menyelamatkan acara ini adalah Zhang Dong. Dia tertawa serak. “Hahaha, dia tidak berbohong.” O3Jrs5

Pada saat yang sama, dia menatap Xiao Lan dengan ekspresi yang mirip seperti orang yang sedang menonton pertunjukan bagus.

Xiao Lan hanya mengangkat matanya dengan acuh tak acuh.

Bagaimanapun, mereka sudah mencapai seleksi akhir, dan dia tidak lagi harus khawatir tentang waktu cooldown skillnya. Dia menilai Lin Yan, yang memiliki tatapan penuh perhitungan di matanya dan gangster bertato di dekatnya. Dia sekalian saja mengeluarkan seluruh kekuatannya; bagaimana dengan dua pembunuhan?

Lima menit sudah cukup bagi orang-orang bodoh ini untuk merasakan kekuatan orang miskin. vtAbZQ

 

 

Author ingin mengatakan sesuatu : RHXhMZ

Xiao Lan: Kedua pelanggan, ada promosi di toko hari ini. Anda akan mengerti apa arti beli satu, gratis satu.

Translator's Note

untuk mendapatkan dua hal bersamaan hanya dengan satu tindakan

Translator's Note

Translator's Note

suara sendawa, tapi ku tak tau efx sound indonya apa T-T

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!