English

Aku Mengandalkan Kemiskinan untuk Menyelesaikan Permainan SurvivalCh20 - Telepon Hantu

3 Comments
We're recruiting an editor for this novel.
Join us!

Melihat bahwa ponselnya tidak merespon setelah beberapa menit, Xiao Lan menghampiri dan mengangkat ponsel untuk memeriksanya dan hanya mulai lega ketika terlihat tidak ada yang rusak di layarnya. Ini adalah satu – satunya jalan untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang berteknologi tinggi. Meskipun tidak banyak gunanya kecuali sebagai senter setelah dia memasuki Dunia Advent, bagaimanapun juga ponsel ini adalah salah satu barang pribadinya yang berjumlah sedikit.

Ngomong-ngomong, Gu Mo, nona muda ini, benar-benar orang yang berbakat. Smartphone belum populer saat dia meninggal, kan?  Sekarang, sudah ada aplikasi yang bisa memulai dengan sendirinya; hanya saja metode promosinya agak kasar, dan memiliki nuansa yang mencurigakan seperti suatu malware. pvoaZT

“Xiao Lan… Xiao Lan, apakah kamu ada di sana?” Terdengar gedoran mendesak di pintu, diikuti oleh suara cemas Gu Shengan.

Xiao Lan membuka pintu dan melihat Gu Shengan, Zhao Fan, dan Tong Qing.

Langit Bieru.

Mereka tidak punya waktu untuk mengenakan pakaian mereka dengan benar, dan bahkan ada busa sabun di rambut Tong Qing; tepi matanya sedikit merah, dan tatapannya penuh kecemasan dan ketakutan.

Xiao Lan bertanya, “Ada apa?” 0uXIQ2

Gu Shengan mengeluarkan ponselnya, menunjuk ke aplikasi berwarna merah darah, dan berkata, “Apakah aplikasi ini juga muncul di ponselmu?”

Xiao Lan mengangguk.

“Apa yang kita lakukan, ah, diawasi, kita semua sedang diawasi!” Gu Shengan mengulurkan tangan untuk menarik rambutnya dengan paksa, tetapi bahkan setelah mencabut beberapa helai rambut, dia masih tidak dapat menekan rasa takut di dalam hatinya.

Xiao Lan bertanya dengan bingung, “Apanya yang diawasi?” zGpsjH

Gu Shengan menunjukkan wajah tidak percaya. “Kamu tidak tahu?”

“Memang ada aplikasi yang muncul di ponselku, tapi mati di tengah jalan, dan bahkan membuat ponselku mogok.” Xiao Lan mengeluarkan ponselnya untuk menunjukkannya kepada mereka. “Lihat, aplikasinya masih belum dimulai sampai sekarang.”

Ketiganya memandang ponsel yang jelas-jelas telah melewati masa penggunaannya; bahkan nama mereknya telah terhapus. “…”

Ada apa dengan sedikit rasa iri yang tiba-tiba mereka rasakan? lbK5Oy

Gu Shengan menenangkan dirinya. “Jadi seperti ini: setelah aplikasi ini muncul di ponselmu, aplikasinya dengan otomatis memulai sendiri, lalu menyalakan kameramu dan terus mengikutimu. Tidak ada gunanya bagaimanapun kamu bersembunyi; kameranya sudah menetap padamu.”

“Kemudian, kamu akan melihat kematianmu sendiri di dalam kamera. Aku melihat diriku sendiri berlumuran darah dan keempat anggota tubuhku patah.

“Tong Qing melihat bahwa dia tenggelam dalam air, dan Zhao Fan melihat…Dia meninggal setelah dikurung di sebuah ruangan kecil yang gelap gulita.”

Zhao Fan menarik kerahnya dengan gugup sambil berteriak histeris, “Kita semua sudah selesai! Mampus!” DfhcRo

Tong Qing menggigit bibirnya, kulitnya pucat pasi, tapi dia tidak mengucapkan sepatah kata pun.

Ada semburan cahaya putih, dan mata semua orang tertarik pada ponsel Xiao Lan.

Mereka melihat ponsel yang tadinya dinyatakan tidak bisa diperbaiki kini perlahan hidup kembali. Ponsel itu dengan perlahan memperlihatkan tampilan utama, dan segera, aplikasi berwarna merah darah menyala seolah-olah ditekan oleh suatu tangan yang tak terlihat.

“Haha, haha, kamu juga akan mati, kamu juga seperti kami, kita semua akan mati, mati…” Tawa neurotik Zhao Fan memekakkan telinga di malam yang sunyi. rshuMF

Xiao Lan mengulurkan tangannya dan mencoba mematikan ponsel, tetapi tidak berhasil. Ponsel ini seperti dilindungi oleh energi mistis, dan tombol off tidak dapat ditekan.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

Qjpjt Xe Vtfcujc yfgiewegjc xfglcuja vlculc, “Klvjx jvj uecjcsj. Cqilxjrlcsj alvjx jxjc wjal, vjc qbcrfiwe alvjx ylrj vlgerjx.”

Story translated by Langit Bieru.

Vjae wfcla xfwevljc.

Cqilxjrl wfgjt vjgjt lae jxtlgcsj wfcsjij, vjc wfwyexj xjwfgj qbcrfi vlyjkjt ajajqjc rfwej bgjcu. Zfgfxj rfwej wfcjtjc cjqjr rfwyjgl wfcjajq ijsjg, wfcecuue ecaex wfiltja yjujlwjcj Wljb Ojc jxjc wjal. 4tW8wL

Alhasil, mereka sudah menunggu lama, namun kameranya masih gelap gulita.

Gu Shengan: “Ini…Apa yang sedang terjadi?”

Tong Qing : “Dia bahkan meninggal tanpa ada jasad yang tersisa…”

Xiao Lan tiba-tiba menepuk tangannya. “Aku ingat! Sekitar tiga tahun yang lalu, aku menggunakan ponselku untuk menepuk nyamuk dan secara tidak sengaja merusak lensa kameranya. Sudah bertahun-tahun yang lalu sehingga aku baru mengingat ini.” PBxURO

Smartphone memang terlalu rapuh; tetap Nokia yang lebih bagus, ah.”

Semua orang : “…”

Kamu berani menyebut benda ini adalah smartphone?!

Selain dari kata terakhir, bagian mana yang cocok dengan nama ini? UP3c6d

Tapi… Sial, mereka benar-benar berharap ini terjadi pada mereka!  Apakah ponsel itu bagus untuk digunakan atau tidak adalah urusan lain, tapi benda ini bisa menyelamatkan nyawa, ah! Tiga orang lainnya tiba-tiba menginginkan ponsel lama yang KW.

Sebelum semua orang bisa sadar kembali dari serangan ponsel KW, nada dering telepon yang menyala tiba-tiba terdengar.

Suasana yang baru saja rileks sedikit segera berubah menjadi serius.

Layar ponsel Xiao Lan kembali menjadi hitam, jadi jelas itu bukan deringan ponselnya. Tiga lainnya merogoh saku mereka untuk mengambil ponsel dengan tangan gemetar, berdoa dengan sekuat tenaga pada saat yang sama bahwa itu bukan milik mereka. RQJ6d7

Gu Shengan mengeluarkan ponselnya, lalu menghela nafas lega.

Zhao Fan meraba-raba sakunya, mengeluarkan ponselnya, dan langsung melemparnya ke samping, tidak ingin melihat layar ponsel.

Tong Qing memiliki ekspresi yang menyedihkan. Layar ponselnya nyala, menampilkan panggilan suara yang tidak dikenal. “Apa… Apa yang harus aku lakukan, ah…

Sebelum dia bisa melakukan apa-apa, ponselnya sudah dengan otomatis dihubungkan dengan panggilan suaranya. rlAVLf

Dari ponselnya, suara wanita yang mekanis dan monoton terus mengulang :

“Permisi, apakah kamu, Tong Qing?” 

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Permisi, apakah kamu, Tong Qing?”

“Permisi, apakah kamu, Tong Qing?” d05zV3

Tong Qing bertanya kepada ponselnya dengan suara gemetar, “Kamu…Kamu makhluk apa? Apa yang kamu inginkan?!”

Suara wanita yang di ponsel namun masih berlanjut :

“Permisi, apakah kamu, Tong Qing?”

“Ah—” Tong Qing tidak tahan dengan kejadian ini dan menjerit. XwxypE

Dia melempar ponselnya jauh ke dalam koridor. Di koridor kosong, suara ponsel tetap terdengar dan jelas, masih mengeluarkan suara: “Permisi, apakah kamu, Tong Qing?”

“Bukan aku! Bukan aku!! Pergi!” Tong Qing jatuh menangis dan mulai meratap.

Suara mekanis wanita itu terus berulang selama beberapa menit sebelum akhirnya menghilang saat panggilan telepon terputus.

Tidak ada yang berbicara untuk sementara waktu, dan seluruh koridor hening, hanya ada suara napas ketakutan Tong Qing. Mulutnya terbuka lebar saat dia menghirup udara seolah seperti ikan di darat, ingin mengeluarkan harapan kecil untuk bertahan hidup dari dalam dirinya.  ZqxmEl

Gu Shengan : “Apa yang harus kita lakukan sekarang?”

Para pemain saat ini tidak tahu bagaimana mereka harus menanggapi situasi seperti ini. Mereka semua pemain baru; mereka tidak memiliki item, juga tidak memiliki cukup pengalaman untuk menghadapi kejadian tidak wajar seperti panggilan telepon dari hantu.

Dan satu-satunya pemain veteran, Liu Yiyi, tidak hanya tidak menyukai mereka dari awal, tetapi juga mulai bertingkah dengan sangat aneh. Dia bahkan tidak muncul malam ini, jadi untuk mengandalkannya sama sekali tidak realistis.

Pada akhirnya, masih Xiao Lan yang angkat bicara. “Setidaknya, saat ini, dia masih tidak memiliki kekuatan untuk membunuh kita secara langsung.” gij2mC

Xiao Lan mendeskripsikan noda air yang baru saja muncul di kamarnya, dan para pendengar merasakan sedikit ketakutan. Nanti, mereka akan mematikan katup air di kamar mereka terlebih dahulu untuk menghindari kejadian membuka mata mereka di tengah malam untuk bertatap muka dengan hantu wanita.

Kamar-kamar di seberangnya sunyi.

Mereka sudah sangat ribut di koridor, tapi tidak ada reaksi sama sekali dari lima orang alumni yang tidur di deretan kamar di seberang mereka. Ini terlalu aneh. Ini berarti bahwa mereka semua susah dibangunkan dan tidak akan sadar meskipun kalau dijual ke Afrika saat tengah malam, atau mereka sudah lama tahu bahwa sesuatu akan terjadi, dan dengan sengaja tidak menunjukkan wajah mereka.

Xiao Lan meminjam ponsel Gu Shengan untuk mengetik, lalu menunjuk ke lima ruangan orang alumni: Cr5w1u

【Masalah malam ini mungkin terkait dengan mereka】

【Siapa di antara kalian yang minum anggur yang ditawarkan mereka malam ini?】

Story translated by Langit Bieru.

Ketika Gu Shengan dan dua pemain lainnya berpikir tentang minuman itu, raut wajah mereka berubah menjadi jelek. Dalam kelompok mereka, wajah Zhao Fan dan Tong Qing bahkan lebih pucat, kondisi mental mereka saking rapuhnya sampai-sampai mereka sepertinya akan jatuh pingsan jika ditambah dengan beban sebatang padi.

Xiao Lan dan Gu Shengan bertukar pandangan, dan kurang lebih sadar akan jawabannya. 6CGwOg

Xiao Lan terus mengetik:

【Memanfaatkan waktu di mana hantu perempuan itu masih tidak bisa membunuh kita secara langsung, mari kita gunakan waktu ini untuk mencari petunjuk yang berhubungan dengan Gu Mo; hanya dengan cara itu kita bisa tahu apa arti dari petunjuk permainan ‘tolong aku’】

【Selama kita bisa menyelesaikan permainannya, kita tidak perlu khawatir tentang adanya hantu wanita】

【Hati-hati dengan para NPC】 Jd6Arb

Zhao Fan dan Tong Qing mengangguk dengan ekspresi tertegun; siapa yang tahu apakah mereka benar-benar mengerti atau tidak.

Pada saat itu, hari sudah larut malam.

Xiao Lan dan tiga pemain lainnya memutuskan untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk tidur lebih lama. Bagaimanapun, mereka masih harus menetap setidaknya beberapa hari lagi di sini; mereka tidak akan bisa menangani tantangan apapun tanpa istirahat yang cukup.

Kejadian malam ini sudah meninggalkan rasa takut di hati para pemain;  Dengan demikian, keempat pemain itu memutuskan untuk meninggalkan ponsel mereka di koridor, termasuk ponsel kuno yang ditemukan Tong Qing di awal permainan. 71CTM

Untuk kemungkinan ponsel mereka dicuri, mereka sama sekali tidak keberatan. Siapapun yang menginginkan ponsel-ponsel itu boleh mengambilnya, ba.

Mereka bahkan boleh mengambil charger ponselnya juga!

Xiao Lan selalu tidur dengan nyenyak, saat dia kembali ke kamarnya dan kepalanya menyentuh bantal, ia langsung tertidur. eQx6up

Keesokan paginya, tawa siswi-siswi yang ceria membangunkannya.

Dengan kondisi sedikit linglung, Xiao Lan bangun dan duduk, rambutnya seperti sarang burung. Apa yang sedang terjadi? Sejak kapan hotel ini memiliki banyak siswi, dan juga tipe siswi yang berisik dan ceria?

Walaupun itu Liu Yiyi yang terlalu percaya diri dan agresif, Tong Qing yang tertutup di pihak para pemain, atau Du Yuhui dan Zhang Jie dari kelompok alumni, semuanya sudah melewati usia siswi sekolah. Apakah ada tamu baru yang datang?

Suara orang-orang berlari terdengar di koridor, diiringi oleh teriakan ceria para siswi. Vdgrv

“Cepetan! Guru bilang ada puding hari ini; kalau kita terlambat, orang lain akan mengambilnya, ah!”

“Hei, tunggu aku—”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Hahaha, ayolah~”

Xiao Lan turun dari tempat tidur, masih setengah sadar dan linglung dan pergi mandi, tetapi pikirannya kosong sesaat ketika dia melihat cermin. jE4JZb

Awalnya, sudah sepuluh tahun sejak hotel direnovasi. Meski semua aspek fasilitas terpelihara dengan baik, pada akhirnya modelnya sedikit kuno, dan tentu saja cerminnya akan memiliki goresan dan kerak yang sulit dibersihkan seiring dengan waktu.

Tapi cermin ini masih sangat baru, seolah-olah baru saja diganti.

Tatapan Xiao Lan mengarah ke bawah. Katup utama yang ia matikan tadi malam juga terbuka. Cat permukaan katupnya cerah, bahkan tercium bau oli mesin. Pipa yang sudah agak tua dan membutuhkan sistem anti-bocor juga tampak baru – ini pasti baru saja diganti.

Dan di sisi lain, lemari tempat dia menemukan buku harian Gu Mo kini telah menghilang, dan gorden juga hilang tanpa jejak. Df6xIb

Ruangan ini sekarang benar-benar kosong, dan tampak seperti ruangan polos yang belum dihias sepenuhnya.

Translator's Note

software yang dibuat untuk merusak komputer, server client, dll

Translator's Note

keras dan melengking

Translator's Note

ponsel xiao lan itu phone, tapi ndak ada smart/pintarnya

Translator's Note

pertemuannya seperti teman online bertemuan saat offline

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!

3 comments