English

Panduan Cara Gagal Pacaran OnlineCh31 - Senang Ga Kamu Jadi Selingkuhan?

0 Comments

Ketika Qiu Feng terbang pergi dari tempat pertarungan, sebaris kalimat berwarna kuning muncul di layar game Jing Huan.

【Selamat telah berhasil mencapai poin arena sebanyak 2000 poin! Aku dengar Wu Er Lang punya hadiah untukmu, cepat pergi dan lihat!】 LPvT35

“Kakak.” Jing Huan segera memuji-muji, “Aku sudah dapat dua ribu poin. Malam ini aku menang banyak poin, kakak memang hebat~”

Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan, arena pun sudah ditutup. Para pemain sudah berpindah otomatis ke pintu gerbang arena.

Langit Bieru.

Hanya kapten dari tim yang bisa berinteraksi dengan NPC, jadi Xiang Huaizhi memindahkan posisi kapten kepada Xiao Tianjing dan berkata: “Sana ambil hadiahnya.”

Jing Huan: “Oke.” dlE6IX

Jing Huan berjalan ke arah NPC dan berdoa di dalam hati.

Tidak perlu sampai equipment jingga, tidak perlu sampai equipment yang bagus-bagus amat, cukup ada tambahan atribut healing dan speed sudah bagus kok. Equipment biru juga tidak apa-apa!

【Apa kamu yakin kamu ingin mendapatkan hadiah poin? (Hadiah yang didapatkan bersifat terikat, setiap akun hanya bisa mendapatkan satu kali saja.)】

Jing Huan menutup matanya dan menekan “Iya”, kemudian dia pelan-pelan membuka matanya—— W7dQKu

【Selamat Anda mendapatkan “Jubah Sutra Bersulam Dewa”.】

…Equipment biru, kelas paling rendah dari hadiah yang bisa didapatkan.

Jing Huan menghibur dirinya sendiri, setidaknya setengah dari doanya sudah terkabil. Equipment biru ini hanya butuh tambahan atribut yang dia inginkan saja.

Dengan perlahan dia menggerakkan kursor mousenya ke arah equipment yang baru saja dia dapatkan itu. Qtf1hT

Di sisi seberang, Xiang Huaizhi meneguk minumannya sambil mendengarkan gerutuan Lu Hang. Lu Hang baru saja kalah oleh Qiu Feng di arena dan dia sudah ribut mengomel tentang hal tersebut selama setengah jam.

Dia melihat tidak ada seorang pun yang berbicara di timnya selama sepuluh detik, jadi dia baru akan bertanya.

[Sekarang] Xiao Tianjing: [Nangis] [Roboh]

[Sekarang] Xiao Tianjing: GM Aku [Mencekik] [Pisau Besar] iTFSM4

[Sekarang] Hati Merindu: En?

[Sekarang] Xiao Tianjing: [Deskripsi Barang: Jubah Sutra Bersulam Dewa]

Xiang Huaizhi membuka deskripsi barang tersebut dan meliriknya, equipment biru biasa, tanpa atribut. Dengan kata lain, barang sampah.

Jing Huan sangat marah setengah mati sampai tidak bisa berkata-kata lagi, dia hanya bisa mengirimkan banyak emoticon untuk mengekspresikan kemarahannya. gc2nkU

Walaupun hadiah poin di arena itu cukup sulit untuk mendapatkan hadiah yang bagus sekali, tapi kemungkinan mendapatkan yang sampah juga sangat kecil. Sistem pemberiannya sebenarnya cukup masuk akal, biasanya equipment yang didapatkan itu sesuai dengan sekte pemain.

Kenapa pas giliran dia malah dapet sampah begini?!

Story translated by Langit Bieru.

[Sekarang] Xiao Tianjing: QAQ Huwaaa——

[Sekarang] Hati Merindu: …. vcGpLJ

[Sekarang] Hati Merindu: Ga papa, nanti poin 3000 ada hadiah lagi.

[Sekarang] Xiao Tianjing: Sepertinya aku tidak akan pernah bisa mendapatkan equipment bagus seumur hidup, kakak. [Nangis Lagi]

[Sekarang] Hati Merindu: Ngga lah , nanti juga bakal dapet.

[Sekarang] Xiao Tianjing: Masa? [Mau Nangis] dgQkAm

[Sekarang] Hati Merindu: ….En.

[Sekarang] Xiao Tianjing: Tapi aku dapet dari mana poin 3000! ! QAQ Huwaaa——

[Sekarang] Hati Merindu: Kan ada aku, kamu bisa dapet poinnya.

[Sekarang] Jalan Panjang: ? zIYZfB

[Sekarang] Xiao Tianjing: T.T Kakak mau ajak aku ke arena lagi nanti? Aku sudah sangat menyedihkan gini, kakak ga boleh PHP.

[Sekarang] Hati Merindu: Ga PHP. Ayo lakukan misi.

[Sekarang] Xiao Tianjing: Oke. [Menghapus Air Mata] [Peluk]

Orang-orang yang baru saja selesai bermain di arena melongo ketika menonton percakapan aneh ini. QcwGSv

“Lho….” Lu Hang juga melongo, “Xiang Huaixhi, kamu demi cewek, rela membuang sobatmu sendiri?”

“Aku sudah membawamu ke puncak daftar peringkat pemain, masih belum puas?” Xiang Huaizhi bahkan tidak menolehkan kepalanya. “Orang itu harus belajar untuk jadi dewasa.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Vljijc.” Oe Ljcu peuj yexjccsj tjger yjcufa yjgfcu vlj rlt, vlj mewj xfqb, “…Bjwe yfcfgjc qjmjgjc rjwj Wljb Kljcplcu sj?”

Wljcu Lejlhtl: “Ruuj.” 1qiQrt

“Kger ajvl xjiljc wfrgj-wfrgjjc vl vfqjc ufgyjcu jgfcj lae cujqjlc?”

Lagian kalo di Channel Sekarang aja mereka ngomong kaya gitu, apalagi kalo di voice chat!

Please visit langitbieru (dot) com

Wljcu Lejlhtl wfcufgcslaxjc vjtl rjwyli wfwlxlgxjc pjkjyjccsj: “Zfcutlyeg sjcu qfgie vltlyeg.”

Oe Ljcu yfgrejgj “Yt” vjc yfgxjaj, “Bjib ulae tlyeg jxe peuj vbcu.” OXNkBv

“Boleh.” Xiang Huaizhi berkata, “Tunggu sampai kamu dapet 4000 poin. Kalau nanti kamu dapet equipment sampah juga, aku bakal hibur kamu.”

Lu Hang berpikir untuk beberapa saat: “Tapi itu tragis banget sih. Kalau mau jujur ya, ini pertama kalinya aku nemu hadiah sampah kaya gitu dari arena… Ya udah deh, ayo kita lakukan misi saja.”

Beberapa dari mereka berhenti setelah melakukan dua misi bersama. Mereka pun berencana untuk membubarkan tim lebih awal malam ini untuk mempersiapkan diri melakukan misi tim besok.

“Besok pagi, aku ada kelas dengan Xiangxiang dan kami akan kembali sekitar jam 10.” Lu Hang membuka mic nya dan berkata, “Kalau begitu kita berkumpul jam 10:10 saja untuk mendiskusikan bagaimana kita akan melakukan misi selanjutnya, oke?” y80uV1

[Tim] Cinta Adalah Sesuatu yang Kamu Makan: OK.

[Tim] Xiao Tianjing: Aku ga masalah~

Setelah bubar, Jing Huan berbaring di ranjang dan mengirimkan emoticon selamat malam kepada Hati Merindu.

Kemudian dengan perlahan dia mulai melihat-lihat chat grupnya hari ini. d7aFtT

Chat grupnya dengan dua teman asramanya itu sudah memanggil-manggil dia terus sepanjang malam. Dia sedang bermain di arena pada saat itu jadi dia tidak membalas.

Xiao Jing ya: Ada apaan?

Gao Zixiang: Kamu ke mana aja? Baru muncul waktu udah beres diskusinya gini.

Xiao Jing ya: Sibuk, jadi diskusi apaan? F2wNgG

Lu Wenhao: 【Bagi tautan: Surga di atas Bumi – Selamat Datang di Resort Shanxi】

Jing Huan membuka tautan yang dibagikan oleh Lu Wenhao, yang ternyata merupakan iklan promosi dari sebuah resort. Lokasinya terletak di sebuah gunung di kota mereka dan hanya diperlukan waktu satu jam saja dengan mobil untuk pergi ke sana.

Lu Wenhao: Kolam renang dan pemandian air panas di alam bebas! Diskon 50%! Ada libur lima hari bulan depan, pergi bareng yuk?

Xiao Jing ya: Ga tertarik. KQes3Y

Lu Wenhao tidak mengetik lagi dan langsung mengirimkan voice chat lewat WeChat. Dia mencoba membujuknya dengan cara membuatnya merasa terharu. Awalnya dia berkata kalau mereka bersama-sama selama kuliah hanya empat tahun saja, kalau mereka tidak pergi liburan bersama sekarang, entah apakah mereka akan memiliki kesempatan lagi untuk pergi bersama-sama di masa depan. Dia juga berkata kalau orang tua Gao Zixiang kebetulan sedang pergi dinas. Kalau dia pulang ke rumah ketika liburan panjang itu, tidak ada siapapun di rumah, kasihan banget kan. Jadi Jing Huan sebaiknya pergi bersamanya untuk menemani Gao Zixiang.

Jing Huan jadi sakit kepala. Setelah memikirkannya toh hanya libur beberapa hari saja, tidak masalah juga kalau dia tidak pulang, jadi akhirnya dia berkata, “…OK, mau pergi berapa hari?”

Read more BL at langitbieru (dot) com

“OK!” Khawatir dia akan langsung menyesali keputusannya, Lu Wenhao pun langsung pergi ke website hotel untuk memesan kamar. “Pergi tiga hari saja. Kita pesen kamar double untuk bertiga?”

Jing Huan menolak: “Aku mau pesan kamar sendirian aja, bantu aku pesan yang ranjangnya besar ya.” wQJDUy

Jing Huan tidak suka tidur bersama orang, lagipula…. dia harus membawa laptopnya. Tidak enak kalau ada orang waktu dia sedang main game.

Jadi begitulah keputusannya. Tidak lama setelah menutup telepon, Lu Wenhao mengirimkan pesanan hotelnya di pesan teks.

Yah, anggap saja liburan dadakan. Jing Huan melihat sekilas pesan teks tersebut, kemudian dia mematikan hapenya dan tidur.


Keesokan harinya, Jing Huan tidak punya kelas, jadi dia hanya memasak semangkuk mie instan untuk sarapan, kemudian duduk di depan komputer dan makan. pg8ZAd

Begitu dia online, dia langsung menerima pesan dari teman.

[Teman] Qiu Feng: Ayo gabung ke channel YY, 8372xxxx.

Walaupun ada fitur voice chat langsung di dalam game, para pemain masih suka menggunakan aplikasi voice chat lain yang disebut YY. Lagipula, di YY pengguna bisa mengubah suara mereka, membuat ruangan, bahkan bisa berkaraoke, dan aplikasinya lebih enak digunakan daripada fitur voice chat di dalam game.

Jing Huan mendowonload YY selama beberapa menit kemudian dia memasukkan angka untuk masuk ke dalam channelnya. Q4XDTK

Ada 122 orang di channel YY tersebut.

Jing Huan terperangah, baru menyadari kalau guildnya ternyata memang guild besar, bahkan diwaktu sepagi ini pun sudah banyak yang hidup.

“Qiu Feng, ganti equipmentmu ke atribut resistance hari ini. Misi besar seperti ini ga punya pertarungan besar. Ga guna juga kamu bawa atribut speed.” Username bernama “Xiao” berbicara. Suara wanita tersebut terdengar ringan, sepertinya sedang membicarakan mengenai misi, “Babe, kamu udah online?”

Username “Bucin” dengan icon ungu membuka micnya: “Lanjut aja, aku ngantuk banget… Ini siapa ID21934 di YY? Akun level 0?” qWSXl3

Jing Huan langsung mengenali identitas keduanya melihat dari ID yang mereka gunakan.

…….Ternyata mereka berdua benar-benar cewek.

Setelah dia memastikan kalau alat pengubah suaranya bekerja di YY, dia dengan hati-hati membuka mic nya dan berkata: “Kedengaran ga?”

“Kedengaran.” Qiu Feng berkata, “Xiao Jing?” 21MYib

“Iyah.” JIng Huan pun mengganti usernamenya menjadi “Xiao Tian Jing”.

Bucin pun menggerakkan jarinya dan memberinya icon kuning: “Pagi, anggota timmu sudah online belum?”

Langit Bieru.

Jing Huan baru pertama kalinya berbicara dengan Buta Cinta dengan damai jadi dia merasa sedikit aneh: “Chichi sudah online, aku akan panggil dia ke sini, yang lain juga akan segera datang.”

Chun Xiao mengeluarkan “En” kemudian berkata: “Anggota tim masing-masing sudah dialokasikan. Masih ada dua jam lagi sebelum misi dimulai. Kalau kalian punya pertanyaan, silahkan bertanya sekarang.” jt Nqw

Jing Huan tidak berniat untuk berpartisipasi dalam chat mereka. Dia membuka halaman toko untuk melihat-lihat apakah ada equipment dengan kualitas bagus dan harga murah yang bisa dia beli.

Anggota guild di YY pun mengobrol dan, entah siapa yang memulai, membicarakan mengenai menyanyi.

“Buta Cinta pandai menyanyi, Takdir juga, Moe juga… Hei, kita bukannya udah lama banget ya ga bikin event guild?”

“Iya, aku ingat event nyanyi terakhir itu, YY kita dikunjungi sampai sepuluh ribu lebih orang!” U86M h

“Ya pasti dong, guild kita sangat terkenal, dan yang menyanyi juga bagus-bagus.”

“Ngomong-ngomong tentang itu…” Qiu Feng berhenti sejenak, “Kita baru saja mengundang beberapa anggota cewek baru ke dalam guild. Apa tidak sebaiknya mereka menunjukkan bakat mereka? Xiao Jing?”

Jing Huan yang tiba-tiba dipanggil pun terkejut: “Apa?”

“Sekarang kan misinya belum mulai, kamu mau ga nyanyi buat kita?” Qiu Feng berkata, “Suaramu sangat bagus, kalo nyanyi pasti bagus.” jJ6yVP

Jing Huan: “Aku… Aku tidak bisa bernyanyi.”

“Mana mungkin lah, kamu pasti bisa, ga usah malu-malu.” Qiu Feng tersenyum, “Aku masih punya banyak hadiah YY, kalau kamu bernyanyi dikit aja, aku akan berikan untukmu semuanya.”

Jing Huan tidak tertarik dengan hadiah, dia membeli alat pengubah suara untuk merayu Hati Merindu, bukan untuk menyanyi demi terkenal.

Baru saja dia ingin menolak, Qiu Feng menyalakan mode karaoke dan menaruh username nya di urutan mic (fitur pengaturan mic di YY) sDkgjB

【Qiu Feng memberikan Xiao Tianjing bunga x99】

【Bucin memberikan Xiao Tianjing bunga x3】

【Takdir Bahagia memberikan Xiao Tianjing bunga x11】

………………… SWbkAN

Layar komputernya pun langsung dipenuhi oleh bunga dalam sekejap.

Jing Huan terperangah, tidak enak hati baginya kalau dia langsung mematikan mic sekarang.

Story translated by Langit Bieru.

Qiu Feng pikir dia malu, dan tersenyum: “Ga papa, kamu bisa nyanyi biasa aja, tidak ada orang yang berani bilang nyanyianmu jelek…”

“Kalian ngapain?” Suara acuh tak acuh pun terdengar, memotong perkataan Qiu Feng. Wd5SaN

Semuanya menlihat kalau suara tersebut milik icon putih yang ada di paling bawah ruangan, dengan nama ID21935.

Jing Huan mengenali suara Hati Merindu. Seperti melihat penyelamat datang, dia pun buru-buru menyalaminya: “Pagi kakak!”

Xiang Huaizhi pun mengganti usernamenya menjadi “Hati Merindu”, kemudian bertanya: “En, sudah online belum?”

“Udah, idle di samping karaktermu.” F8dEoU

“Gabung ke tim.”

“Aku datang~”

Qiu Feng tak bisa berkata-kata selama beberapa saat.

Kenapa dia merasa kalau suara Xiao Tianjing waktu mengobrol dengan Hati Merindu jauh lebih manja daripada waktu dia mengobrol dengannya… Z2jrL3

Bucin memberikan Xiang Huaizhi icon kuning juga.

Channel untuk setiap tim sudah dibuka, ada di bawah channel ini.” Chun Xiao berkata, “Nama channelnya adalah nama ketua tim. Ketika dungeonnya sudah akan dibuka, jangan lupa untuk masuk ke dalam channel masing-masing untuk berbicara, jangan mengganggu tim yang lain.”

Begitu dia selesai berbicara, langsung terdengar suara Hati Merindu berkata: “Ayo masuk.”

Setelah berbicara, Hati Merindu pun langsung masuk ke dalam channel yang bertuliskan namanya. Z68WXK

Semua orang belum sempat bereaksi ketika mereka melihat Xiao Tianjing dengan cepat keluar dari urutan mic channel dan langsung masuk ke channel Hati Merindu tanpa berbasa-basi lagi. Total waktu yang dibutuhkan mereka berdua untuk meninggalkan channel tersebut tidak lebih dari tiga detik.

Melihat kedua icon tersebut berdampingan, Chun Xiao dengan tenang berkata: “Qiu Feng, kupikir lebih baik kamu lupakan saja.”

Takdir Bahagia: “… plus satu.”

Pemuda Pengejar Angin: “plus dua.” 8QC1GB

Berbahagialah: “plus tiga.”

Perkataan tersebut berhenti sampai di situ, tidak ada yang menambahkan empat.

Read more BL at langitbieru (dot) com

Karena ketika mereka berbicara, icon berwarna putih bernama “Moe Abadi” muncul di dalam channel.

Begitu Moe Abadi muncul, seluruh orang langsung diam tak berbicara, dan Channel Guild di game pun langsung kebanjiran pesan. Ta8F6W

[Guild] Takdir Bahagia: ? ? ?

[Guild] Waktu Mengalir Bagai Air:  Aku jadi merasa sedikit canggung.

[Guild] Cinta Adalah Sesuatu yang Kamu Makan: …..

[Guild] Qiu Feng: Kepalaku pusing. AIGTs4

“Ramai sekali.” Moe Abadi melihat dua orang yang ada di channel terpisah tersebut sekilas, kemudian nada suaranya pun menjadi sangat dingin, “Buta Cinta, kamu ternyata mencopot akun YY ku dari admin?”

Buta Cinta : “Kan kamu yang keluar guild, ini kan YY guild, jelas hanya anggota guild yang bisa menjadi admin.”

Moe Abadi: “Setelah keluar guild, bahkan kita bukan teman lagi ya?”

“Waktu itu kamu meminta kami untuk terus mengejar-ngejar Xiao Tianjing untuk membunuhnya, kalau tidak kamu mengancam akan keluar guild. Disaat itulah kita berhenti menjadi teman.” Chun Xiao tidak berbasa-basi lagi dengannya. Bagaimanapun juga, waktu Moe Abadi berteriak-teriak di Megafon Server, dia tidak memikirkan reputasi guild mereka sama sekali. “Kamu ada urusan apa?” GR2p5a

Moe Abadi tersenyum sinis, “Memangnya kalo ga ada urusan aku ga boleh dateng? Setengah event yang ada di YY ini dibuat oleh fansku. Aku cuma mau nongkrong aja di sini, boleh dong.”

Chun Xiao: “Terserah kamu.”

Setelah mendapatkan jawaban, Moe Abadi tidak berbicara lagi dan hanya idle di channel saja.

Anggota guild lainnya ketakutan melihat situasi cinta segitiga ini, jadi mereka semua dalam hitungan menit langsung kabur ke channel YY masing-masing. Ah27mz

Jing Huan tentu saja melihat Moe Abadi.

Dia cukup beruntung channel YY ini dikunci, dan icon putih tidak bisa masuk tanpa password. Kalau tidak, melihat dari gelagat Moe Abadi, dia pasti akan masuk ke channel ini dan mengajak ribut Jing Huan.

Jing Huan merasa kepalanya sakit ketika dia membayangkan adegan perkelahian dia dengan cewek di voice chat.

Seperti yang baru dia pikirkan, Moe Abadi tiba-tiba masuk ke dalam channel yang ada tepat di atas channel mereka berdua. amX2fN

Pemandangan ketiga icon ini mirip seperti pemandangan pasangan yang sedang selingkuh dan pacarnya memergoki mereka selingkuh.

Sebelum Jing Huan bahkan bisa bereaksi, nama di atas icon Moe Abadi pun tiba-tiba berubah——Senang ga Kamu Jadi Selingkuhan?

Please visit langitbieru (dot) com

“……”

Jing Huan berpikir dengan pilu, di dunia ini ada begitu banyak orang yang bahagia, memangnya ga bisa ya kalo aku jadi salah satunya? rykBqM

Anggota guild yang lain tidak bisa menahan diri untuk bergosip dan mereka mengobrol dengan ramai di channel masing-masing.

Takdir Bahagia: “Ini pertama kalinya aku bisa melihat dari dekat adegan 818! Seru banget!”

Pemuda Pengejar Angin: “Mereka bakal berantem ga ya?”

Hong Xing: “Ga mungkin kali? Channel Hati Merindu mereka kan terkunci, Moe Abadi ga bisa masuk.” zdoHDl

【Pengumuman YY: “Senang ga Kamu Jadi Selingkuhan?” ditendang keluar dari Channel YY oleh administrator “Xiao Tianjing”.】

Takdir Bahagia: “……Kejam banget.”

Pemuda Pengejar Angin: “Keren.”

Hong Xing: “Dia beneran berani nendang Moe…..” aSovDu

Setelah beberapa detik, “Senang ga Kamu Jadi Selingkuhan?” masuk ke dalam channel lagi.

【Pengumuman YY: “Senang ga kamu jadi selingkuhan?” ditendang keluar dari channel YY oleh administrator “Hati Merindu” dan ID tersebut dilarang masuk channel selama 7 hari.】

Takdir Bahagia: “Buset!”

Pemuda Pengejar Angin: “Buset!” tfgbdv

Hong Xing: “Buset!”

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!