English

Kembalinya Sang RajaCh9 - Kenangan

0 Comments

Kalah dari pemain jago di game online dan juga mendapati kalau permintaan temannya ditolak, kalau kapten lain pasti sudah akan emosi, tapi Xiao Han tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dia malah memberikan perintah dengan tenang, “Semuanya tolong perhatikan si Ink Mark ini dengan seksama. Kalau ada berita apapun, langsung laporkan kepadaku.”

Pada pendatang baru pun langsung menyadari——Sang kapten akan mengawasi si Ink Mark ini! w syXW

Pei Yu adalah pendatang baru yang paling pengertian. Sambil tersenyum dia bertanya, “Kapten, jangan-jangan orang ini adalah pemain dewa yang kamu kenal?”

“Bagiku dia sangat familiar, aku pasti pernah bertemu dengan dia sebelumnya.” Di titik ini Xiao Han terdiam. “Aku tidak bisa mengidentifikasi swordsman mana yang dia mainkan di liga; semua harus memperhatikan dia dengan seksama, mungkin dengan begitu kita akan mengetahuinya.”

Story translated by Langit Bieru.

Ink Mark bergantung kepada skill buku rahasia ‘Sword Rain Fragrance‘ untuk bisa mendapatkan peringkat satu di daftar ranking pemain terkuat,” Pei Yu menunjukkan. “Bagaimana kalau kita berburu buku rahasia besok, lalu kita coba untuk melawannya lagi?”

“Ide bagus.” Xiao Han berbalik ke arahnya dan bertanya, “Jam berapa BOSS liar akan muncul besok?” egQtjw

“Pukul 9:00 am di pagi hari, di Lembah Jianshen.”

“Seberapa sulit BOSS ini?”

“Lebih sulit daripada BOSS dungeon, tetapi lebih mudah daripada BOSS dunia. Dengan kerjasama tim, kita pasti bisa membunuhnya.”

Xiao Han mengangguk. “Malam ini, semua orang akan bekerja lebih keras, kita harus mencapai level 30 sebelum tidur. Besok, kumpul jam 8:30 am dan persiapkan diri kalian masing-masing; kita akan pergi ke Lembah Jianshen untuk melawan BOSS liar ini.” Qbe9lk

“Kami mengerti!” Dengan sigap para pendatang baru tersebut pun berlarian untuk menyelesaikan misi kenaikan level mereka.


Karena tim lainnya mengundurkan diri dari dungeon, maka mereka dianggap otomatis menyerahkan harta karunnya. Hadiah dari dungeon dua-arah Villa Liburan pun berhasil dimenangkan oleh Qin Mo. Dengan hadiah experience dua kali lipat, kelima pemain pun berhasil naik satu level lagi dan mencapai level 26.

Little Medicine Fairy sangat senang dan memuji, “Ink Mark kuat sekali! Baru saja orang itu bilang kalau dia ingin kita menyerahkan harta karunnya, dan akhirnya dia malah terbunuh langsung oleh Ink Mark!”

Hiding a Dagger Behind a Smile menyerukan, “Betul sekali, dia bukan tandingan Ink Mark sama sekali!” n8 5Ph

Di sisi lain, Mirage dan Elegant Leaves jauh lebih tenang, mengobrol satu sama lain secara pribadi——

Thousand Miles Ice itu bukan pemain level rendah; aku merasa kalau Ink Mark pada akhirnya tidak menang 100%, skill buku rahasia itu memerankan peranan penting, ” kata Elegant Leaves.

“Hmm, orang itu bermain dengan cepat dan ganas; kalau itu aku, dia pasti bisa menghancurkanku dalam sekejap.” Mirage  merasa sedikit malu. “Ink Mark seimbang dengan mereka, keduanya sama-sama pemain ahli, jauh lebih kuat daripada kita…..”

“Hari ini kita sudah menyingung Thousand Miles Ice, apakah dia akan sengaja mencari ribut dengan kita nanti?” Elegant Leaves cukup khawatir. Bagaimana pun juga, harga diri pemain ahli itu lebih besar daripada orang biasa; jika dia kalah di depan begitu banyak orang, dia mungkin akan menyimpan dendam, dan jika dia sengaja mencari masalah, mereka semua kecuali Ink Mark tidak akan bisa berbuat apa-apa. 8b O7J

“Mungkin nggak?” Mirage menebak. “Setelah dia kalah, dia langsung membawa timnya untuk mengundurkan diri; dia sepertinya orang yang lumayan lugas, bukan tipe orang picik yang akan mencari kita untuk membalas dendam.”

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Aku harap juga begitu,” Elegant Leaves menghela napas. “Ya udah, yuk naikkin level sampe level 30 malam ini.”

Bfvejcsj wfcujxtlgl qfgmjqjxjc qglyjvl wfgfxj vjc wfcfgerxjc wfijxexjc wlrl xfcjlxxjc ifnfi yfgrjwj vfcujc jcuubaj alw wfgfxj. Ujvj rjja pjw wfcecpexxjc 12:00 jw, wfgfxj rfwej revjt yfgtjrli wfcmjqjl ifnfi 30.

Bfyjcsjxjc qfwjlc vl ujwf wjrlt yfgjvj vl ifnfi 20, sjcu wfcecpexxjc yfajqj mfqja qfgxfwyjcujc wfgfxj vlyjcvlcuxjc vfcujc sjcu ijlccsj. qPBC2E

Mirage menghela napas. “Jadi inilah level 30!”

Terakhir kali, dia membutuhkan 20 jam untuk mencapai level 30, walaupun dia melakukan misi semalaman. Hari ini, dia hanya memerlukan 12 jam untuk bisa mencapai level 30; dengan tambahan Ink Mark, kecepatan kenaikan level mereka menjadi sangat cepat.

Langit Bieru.

Vfafijt wfiltja pjw, Hlc Zb wfcujajxjc, “Cxe alveg veie sj. Vfijwja wjijw rfwejcsj.”

Mirage membalas dengan cepat, “Selamat malam semua! Sampai ketemu lagi jam 9 besok pagi!” 4TyDv9


Setelah mematikan komputernya, Qin Mo menggosok matanya yang lelah dan pergi ke kamar mandi. Bermain game VR untuk waktu yang panjang itu melelahkan matanya; kelelahan yang ditimbulkan oleh pemandangan yang terlalu nyata juga melipatgandakannya, jadi kombinasi antara bermain dan beristirahat yang seimbang menjadi sangat penting.

Qin Mo berbaring di bak mandi yang besar. Dia bersandar santai sambil memejamkan matanya dan mandi berendam.

Setelah selesai mandi, Qin Mo pun pergi ke kamar tidurnya dan berbaring di ranjang. Dia berencana untuk segera tidur, tapi dia terus menerus berguling-guling karena tidak bisa tidur.

Pikirannya dipenuhi oleh adegan pertarungannya dengan sang assassin di dungeon rahasia Tambang Harta Karun Villa Liburan. dIk5Ns

Cara bermain Thousand Miles Ice memberikannya perasaan familiar—— Dia tidak bisa berhenti memikirkan seseorang.

Orang tersebut menjadi pemain profesional ketika dia masih muda, dia bermain dengan semangat yang tinggi dan insting yang tajam. Terlebih lagi, dia sangat fleksibel ketika ada di arena; dia mungkin tiba-tiba menyerang untuk membunuh musuhnya atau dia mungkin terus bersembunyi dan mencari kesempatan untuk melakukan manuver indah. Taktiknya juga disesuaikan berdasarkan lawan yang sedang dia hadapi. Dia selalu bermain dengan sikap yang misterius dan tidak bisa diprediksi, mencapai persentase kemenangan yang sangat tinggi di pertarungan tunggal, yang menyebabkan dirinya memenangkan penghargaan Pendatang Baru Terbaik di tahun itu.

Qin Mo juga memenangkan penghargaan Pendatang Baru Terbaik satu tahun sebelumnya.

Dia melakukan debut lebih terlambat daripada Qin Mo, tetapi dia berkembang dengan sangat cepat dan segera bisa mengejar Qin Mo. Walaupun Qin Mo tidak mengatakannya, level orang ini sangat dia hormati di dalam hatinya. SIlspT

Mereka sangat dekat ketika mereka masih muda. Xiao Han bahkan dengan tegas menyatakan di depan umum dalam sebuah wawancara: “Qin Mo adalah teman baikku.”

Kedua remaja tersebut memiliki umur yang berdekatan dan sangat berbakat. Selain itu, master mereka juga kapten dari tim yang kuat. Mereka dilatih sebagai penerus masternya masing-masing, dan sebagai hasilnya, keduanya mendapatkan nama panggilan ‘Pangeran Kecil’. Terlebih lagi, Xiao Han selalu dengan blak-blakkan mengatakan “Qin Mo adalah teman baikku”, menyebabkan fans mereka menjuluki mereka sebagai ‘Bintang Kembar’, melambangkan ‘Dua bintang yang paling menjanjikan bagi liga profesional’.

Wartawan sering memasangkan mereka berdua untuk diskusi, dan para fans selalu mengharapkan mereka untuk menjadi penerus tim mereka masing-masing setelah kedua master mereka pensiun. Apakah mereka akan menjadi dua dewa besar dari generasi baru dan bermain pertandingan yang tak terhitung di arena?

Sayangnya, Qin Mo pensiun terlalu cepat dan pertandingan yang dinanti-nantikan semua orang pun tidak bisa terealisasikan. zeqi30

Qin Mo memikirkan momen ketika mereka berpisah dan merasa sedikit sedih. Pada akhirnya, dia hanya membenamkan wajahnya ke bantal dan memaksa dirinya  untuk tertidur secepatnya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 3:00 am ketika Qin Mo akhirnya bisa terlelap. Akan tetapi, adegan di tahun itu kembali muncul menghantui mimpinya.

Adegan ketika dia baru bergabung dengan Tim Wind Colour ketika dia masih berusia lima belas tahun dan diangkat sebagai murid oleh Kapten Ling Xuefeng; adegan ketika dia memenangkan penghargaan Pendatang Baru Terbaik di upacara penghargaan setelah mengalami banyak rintangan; adegan ketika dia bertemu dengan Xiao Han untuk pertama kalinya. seorang remaja dengan rambut pirang dan mata hitam, dan Qin Mo terpana oleh penampilannya. Juga ada adegan ketika dia mengikuti masternya ke Kejuaraan Dunia, bertarung dengan sengit melawan para pemain elit dunia….

Di akhir mimpinya, dia melihat adegan konferensi pers di tahun itu. a9Kl7V

Dengan hati yang berat, dia membungkukkan badan ke arah para wartawan sebagai remaja dan mengatakan permintaan maafnya dengan pelan “Kepada semua teman-temanku yang sudah menyukai dan mendukungku hingga sampai sejauh ini, aku minta maaf karena sudah mengecewakan kalian.”

Pertanyaan para wartawan yang dingin terasa seperti pisau tajam yang mengiris-iris hatinya. Para fotografer pun mengambil banyak foto dan terus menerus memotret penampilannya yang murung, menyebabkan Qin Mo merasa seperti seekor gorilla di kebun binatang yang dilihat-lihat oleh orang lain. Perasaan dingin di hatinya membuat badannya sedikit gemetar, dia merasa seakan-akan tubuhnya terperangkap di dalam ruangan yang terbuat dari es; kakinya mati rasa dan pikirannya kosong.

Please visit langitbieru (dot) com

Dia tidak bisa mengingat bagaimana dia meninggalkan konferensi pers itu, tetapi dia mengingat dengan jelas ketika Xiao Han mengejarnya.

Di belakang layar, remaja berambut pirang tersebut dengan cepat mengejarnya dan mengatakan dengan tegas, “Aku akan menunggumu untuk kembali! Kita akan bertemu lagi suatu hari nanti dan kamu bisa mengalahkanku lagi dengan kedua tanganmu!” 2SUoMG

Kalimat ini memukul hatinya dengan keras, seperti dipukul oleh palu besar, dan membangunkannya dari mimpi dalam sekejap.

Saat fajar menyingsing, Qin Mo yang masih mengenakan piyama hitam pun berjalan ke arah jendela.

Hujan rintik-rintik di luar jendela membuat pemandangan di luar terlihat buram, mirip sekali seperti hujan di malam ketika dia meninggalkan timnya. Hujan yang menetes memburamkan pandangannya; dia menengadah, tetapi dia tidak bisa melihat dua karakter indah ‘Wind Colour‘.

Pada awalnya, ketika dia meninggalkan tim Wind Colour, dia bahkan belum mencapai usia 18 tahun. Tidak ada seorang pun yang mengerti kesedihan dan ketidakberdayaannya pada saat itu. Qc5gkm

Seiring waktu berlalu, mimpi yang terputus-putus itu pun menghantuinya terus menerus. Dia tahu dia tidak bisa mengikhlaskannya, jadi dia memutuskan untuk memberikan dirinya kesempatan baru untuk memulai lagi.

Qin Mo menyukai game Peerless Jianghu. Ini juga merupakan kesempatan langka baginya untuk merasakan awal yang baru.

Qin Mo menghela napas panjang sebelum mencuci mukanya dengan air dingin di kamar mandi untuk membangunkan dirinya.

Dia pergi ke dapur dan menyalakan microwave untuk menghangatkan segelas susu, dan mendapati kalau microwavenya tidak menyala. Qin Mo berusaha untuk menyalakan lampi, tetapi tidak ada yang terjadi. Dia memanggil nomor telepon bantuan untuk bertanya, dan mendapatkan jawaban: “Akan dilakukan perbaikan saluran listrik di daerah apartemen ini, jadi listrik akan mati dari jam 8 am sampai 4 pm setiap hari selama delapan jam, dimulai dari hari ini, untuk tiga hari ke depan.” zZyukr

Sebuah pengumuman sudah dipasang di lift sebelumnya, tetapi Qin Mo tidak memperhatikannya. Bagus, bagus sekali, tidak akan ada air dan listrik di rumah. Pada akhirnya dia tidak memiliki pilihan lain dan mengambil dompetnya untuk membeli sarapan di bawah.


Hujan gerimis pun turun di pagi itu, dan hari ini adalah akhir pekan, yang artinya hanya ada beberapa pejalan kaki di jalanan. Untungnya, beberapa tempat sarapan sudah buka. Qin Mo membuka payung hitamnya yang besar dan berjalan ke arah toko susu kacang di seberang jalan untuk memesan semangkuk susu kacang dan sebuah bapao daging.

Sambil makan, dia tiba-tiba teringat kala Xiao Han datang untuk mengunjunginya ketika sedang liburan dulu. Dia juga memesan bapao daging ketika dia membawa Xiao Han untuk sarapan.

Xiao Han tidak pernah memakan makanan seperti ini sebelumnya. Sambil memakan bapao dagingnya, dia bertanya dengan ragu, “Sudah jelas kalau ada daging di dalam bapaonya, kenapa ga disebut bapao dengan daging saja daripada bapao daging?” faT76n

Qin Mo menjelaskan, “Bapao daging, artinya daging di dalam bapao kukus.”

“Oh.” Xiao Han mengangguk dan menunjuk ke arah pancake daun bawang di sebelahnya, “Kalau begitu ini disebut bapao kukus daun bawang?”

“……” Qin Mo hampir menyemburkan susu kacangnya.

Di waktu lain, ketika Qin Mo membawa Xiao Han pergi untuk minum kopi, dia tanpa sengaja menyebutkan ‘menaburkan garam di atas luka’. Xiao Han bertaya kepadanya apa artinya, jadi Qin Mo menjelaskan dengan sabar, “Menaburkan garam di atas luka itu metafor, menjelaskan kalau kamu menyebutkan topik sedih yang membuat orang-orang menjadi semakin sedih. Itu sama seperti ketika orang punya luka, yang sudah sakit, lalu kamu menaburkan garam di atasnya, membuat lukanya menjadi lebih sakit.” TlObKm

“Oh.” Xiao Han sepertinya mengerti, “Tetapi kenapa harus garam? Memangnya ga boleh gula gitu? Kan sakit juga kalo nabur gula di atas luka.”

“…….” Qin Mo hampir menyemburkan kopinya lagi. Dia memerlukan waktu cukup lama untuk memikirkan penjelasan yang masuk akal. “Gula memiliki arti manis dalam bahasa Mandarin, tidak bisa dihubungkan dengan sakit; ini tidak ada hubungannya dengan konteks.”

Please support our translators at langitbieru (dot) com

“Oh, konteks.” Xiao Han berpikir sejenak sebelum akhirnya berkata, “Manis sekali bisa minum kopi bersamamu.”

“……” Seseorang di meja sebelah melirik dengan penasaran, dan Qin Mo ingin sekali memukulinya sampai setengah mati. CvyAdT

Xiao Han suka sekali membandingkan satu hal dengan lainnya ketika dia sedang mempelajari Mandarin, tetapi dia selalu memiliki salah pandang yang aneh. Xiao Han tumbuh besar di luar negeri, karena itu dia sangat penasaran dengan berbagai macam hal di China setelah dia kembali ke rumah, dan kemampuan bahasa Mandarinnya yang payah sering membuat orang menangis dan tertawa secara bersamaan. Setiap kali Qin Mo mengajaknya pergi ke luar, dia selalu merasa dipermalukan olehnya, karena Xiao Han selalu menanyakan hal yang aneh, dan pengetahuan tata bahasanya juga terlalu jelek untuk bisa dievaluasi.

Sebenarnya, walaupun Qin Mo mungkin mencemooh bahasa Mandari Xiao Han yang buruk, dia juga selalu bersedia untuk mengajak remaja darah campuran tersebut untuk pergi ke luar, karena menghabiskan waktu dengannya selalu menyenangkan.

—— Sedikit kehangatan di antara jadwal latihan yang ketat dan kompetisi yang kejam di masa mudanya.

Pada masa itu, belum ada satupun dari mereka yang sudah dewasa, jadi ide mereka masih sangat simpel; mereka hanya tahu bagaimana berlatih dengan hati-hati dan bermain dengan baik dibawah bimbingan master mereka. Mereka hampir seumur dan sering berkumpul bersama, biasanya bermain game dengan akun sampingan, dan pergi jalan-jalan bersama ketika sedang masa liburan. Walaupun mereka berada di tim yang berbeda, tetapi hubungan mereka satu sama lain jauh lebih akrab daripada hubungan mereka dengan anggota tim mereka masing-masing. sK7jiD

Xiao Han sudah menyatakan berkali-kali di depan publik kalau Qin Mo adalah teman baiknya. Walaupun Qin Mo tidak mengatakan apapun mengenai hal ini, di dalam hatinya dia sudah menganggap Xiao Han sebagai teman yang paling berharga.

Qin Mo yang memikirkan hal-hal berharga tersebut dengan Xiao Han ketika dia masih muda, ekspresi wajahnya yang dingin pun menjadi jauh lebih lembut.


Setelah Qin Mo selesai memakan bapao dagingnya, dia mengambil tissue dan dengan hati-hati mengelap tangannya, sebelum akhirnya dia berjalan ke arah jalanan dengan payungnya.

Waktu baru menunjukkan pukul 7:30am di pagi hari, banyak toko-toko yang masih tutup dan jalanan tersebut pun terlihat sedikit sepi. lcGaOe

Tidak ada listrik atau air di apartemennya. Dia tidak memiliki apapun untuk dikerjaan jika dia pulang ke rumah. Dia melihat-lihat sekitarnya dan menemukan plang besar di lantai dua bangunan di ujung jalan. Ada sebarisan ikan kecil imut digambar di plang tersebut, dengan enpat kata besar berwarna biru di tengahnya: “Warung Internet Ikan Kecil”.

Qin Mo berpikir sejenak sebelum akhirnya dia mulai berjalan ke arah warnet tersebut.

 

dnrAgR

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!