English

[Reinkarnasi] Master PedangCh3 - Kamu Memiliki Jari-Jari yang Indah

0 Comments

“Ah … Ini cabai! Aku tidak tahan dengan cabai Cina milikmu …”

“Kamu tidak tahan memakan makanan lezat seperti ini?” Lin Yifei sengaja menggoda anak-anak lain. “Apakah kamu tidak ingin mencobanya? Ini sepedas saus cabai Meksiko!” Kr0LdA

Anak-anak berdiri saling menghalangi. Satu demi satu, mereka mencobanya.

Melihat cara setengah siswa di kelas yang meminum susu, Lin Yifei dengan bangga membawa kotak makan siangnya ke Chris. Anak laki-laki yang bersikap acuh tak acuh itu memandang Lin Yifei, lebih tepatnya matanya tertuju pada kotak makan siang tersebut.

Story translated by Langit Bieru.

“Kamu juga siswa di kelas ini. Mengapa kamu tidak mencobanya?” Lin Yifei menunjukkan ekspresi yang mengatakan ‘kamu pengecut jika tidak berani memakannya‘.

“Halo … Halo …” KK terus mengedipkan mata dan berharap Lin Yifei kembali ke mejanya. “Jangan mengganggunya!” T5dl0c

“Bagaimana? Kamu tidak berani?” Lin Yifei tidak pindah dari tempatnya berdiri. Faktanya, setelah melakukan pengamatan kemarin dan hari ini, dia memperhatikan makan siang Chris sangat sederhana. Hanya sandwich tanpa susu. Lin Yifei tahu kehidupan Chris dan ibunya sangat sulit. Pasti juga sangat sulit untuk belajar. Bagaimana mungkin anak berusia 11 atau 12 tahun hanya makan satu sandwich untuk makan siang setiap hari?

Seperti yang diharapkan Lin Yifei, Chris menatapnya dengan menghina.

“Lupakan saja! Aku pikir kamu tidak berani memakannya.” Lin Yifei tahu Chris masih memiliki sifat kekanak-kanakan, yaitu merasa berat hati menerima kekalahan. Hal itu bisa dilihat dari tantangannya terhadap mantan juara dunia, Kevin Phil.

“Siapa bilang aku tidak berani?” Chris mengambil sumpit di kotak makan siang. Dia memotong bakso, memasukkan ke dalam mulut, dan mengunyahnya dengan pelan. Kemudian, dia meletakkan sumpit di atas tahu. “Bagaimana dengan tahu ini? Apakah kamu berani memakannya? Berhati-hatilah kamu bisa terinfeksi AIDS dan Sifilis!” Ivsr5x

“Kamu pikir aku bodoh? Penularan AIDS dan Sifilis bukan dari air liur!” Lin Yifei memasukkan tahu ke dalam mulut dengan percaya diri. Dia bahkan membuka mulutnya untuk menunjukkan pada Chris jika dia sudah menelan makanan tersebut.

Ini jelas kekanak-kanakan dan konyol. Namun, jika hal itu bisa membuat Chris makan lebih banyak, Lin Yifei sangat senang.

KK dan para siswa membuka matanya lebar-lebar. Butuh waktu yang lama bagi anak yang bernama Michael berbicara. “Lin … Apakah kamu akan mati …”

Lin Yifei mengangkat bahu dengan acuh tak acuh. “Kamu terlalu bodoh. Aku sudah pernah bertanya pada dokter. Dokter mengatakan AIDS dan Sifilis dapat menular jika berhubungan satu sama lain. Apakah kamu tahu maksud berhubungan ini?” pFK aW

Lin Yifei ingat anak-anak di Amerika Serikat telah dewasa sebelum waktunya. Faktanya, dia sedang membicarakan hal yang tidak tabu lagi tentang s*x.

We’re sorry for MTLers or people who like using reading mode, but our translations keep getting stolen by aggregators so we’re going to bring back the copy protection. If you need to MTL please retype the gibberish parts.

“Kjql …” BB alvjx ajte tjger yfgylmjgj jqj ijul.

“Bfcjqj? Cqj xjwe ajxea jxe afglcofxrl CPGV jaje Vlolilr?” ajcsj Olc Tlofl vjc wfwyjkj xbajx wjxjc rljcu lae xf wfpj, afwqjacsj ecaex wfcutjylrxjc cjrl. Pyecsj afger yfgylmjgj afcajcu xfajxeajc alvjx qecsj cjrl ecaex vlwjxjc vl Cwfglxj Vfglxja. Kjql, yfgjr wjcj sjcu alvjx ylrj vlyfil vl JtlcjKbkc rfafijt qlcvjt xf rlcl? Djtxjc reqfgwjgxfa yljrj qec ylrj wfcpeji yfgjr.

KK melihat kepercayaan Lin Yifei dan sepertinya dia mulai sedikit percaya. “Aku juga berpikir sama denganmu. Jika penyakit itu mudah menular, pasti sudah tersebar kemana-mana.” mTctCu

KK bukan orang yang buruk, tapi keluarganya menanamkan pikiran buruk mengenai ibu Chris karena prasangka mereka terhadapnya.

“Oh, iya. Besok sekolah akan mengadakan kunjungan gratis ke museum seni!” KK tampak bersemangat. Dia sangat suka melukis.

“Bagaimana itu bisa gratis? Sekolah kita sangat pelit …”

“Didanai oleh pemerintah. Semua sekolah dasar di New York boleh pergi,” tambah Michael. gXRl U

“Kalau begitu, ada baiknya tidak punya uang!” Lin Yifei tertawa. Bahkan jika dia ingin tenggelam oleh rasa artistik, ibunya pasti akan mengatakan, ‘Bahkan jika dia melihat lukisan, dia tidak akan menjadi seorang pelukis. Tidak ada gunanya membuang-buang uang untuk melihat lukisan‘.

“Ingatlah untuk membawa kotak makan siang! Setelah mengunjungi museum seni, kita bisa makan bersama di taman.” KK mengingatkan dengan ramah.

Story translated by Langit Bieru.

Lin Yifei melirik Chris yang sedang tertidur di atas meja dan bertanya-tanya ‘apakah besok dia akan ikut pergi?

Selama kelas sore, guru memberitahu semua siswa mengenai berita tadi. Bagi anak-anak seusia ini, selama mereka tidak perlu pergi ke kelas, mereka akan sangat senang bahkan jika melihat hal-hal yang tidak bisa dipahami. mUF2zQ

Pagi harinya, Lin Yifei dibangunkan seperti biasanya oleh sang ibu. Dia mengambil kotak makan siang yang telah disiapkan dan bergegas keluar rumah. Ada beberapa bus yang terpakir di depan gerbang sekolah. Lin Yifei sedikit terlambat, jika dia tidak tahu tempat bus kelasnya. Untungnya, KK mengetuk jendela untuk mengingatkannya agar naik bus.

Dia menaiki bus dan mengetahui ada dua kelas di dalam bus. KK memiliki kursi kosong di dekatnya. Gadis kecil itu melambaikan tangan dengan semangat, menunjukkan isyarat untuk datang ke sisinya. Namun, seorang anak laki-laki bertubuh besar mendorong Lin Yifei dan duduk di sebelah KK. Gadis kecil itu sangat marah sampai lubang hidungnya terbakar api. Lin Yifei tidak marah, tapi geli.

Sang guru memberi isyarat untuk segera menemukan tempat duduk. Mata Lin Yifei melihat ke sekeliling dan menemukan Chris duduk sendirian. Lin Yifei merasa sedikit lucu. Chris biasanya terlihat seperti dia menolak berada di dekat orang. Dia adalah anak muda yang tampan, tapi sangat tidak populer.

Chris menopang kepalanya dan melihat keluar jendela dengan acuh tak acuh. Cahaya matahari dan bayangan pohon bersilangan di sisi wajahnya, menunjukkan keindahan. ADOf5P

Lin Yifei duduk di sampingnya dan membuat gerakan tubuh pada KK untuk mengatakan ‘jangan mengkhawatirkanku‘.

Bus bergetar dua kali dan mulai melaju. Postur Chris tetap tidak berubah. Dia begitu menyendiri seolah-olah dia bukan berasal dari dunia ini.

“Kamu memiliki jari yang indah, panjang dan anggun.” Lin Yifei tersenyum. Dia tahu Chris sudah mulai bermain anggar sejak lama, tapi dia tidak memiliki pelatihan resmi. Dia hanya belajar dari TV. Setelah Tuan Osborne membawanya pulang, dia memperkerjakan pelatih kelas satu dan asisten pengajar untuknya. Sejak saat itulah Chris mengambil langkah utamanya untuk menjadi atlet profesional.

Chris masih tidak menanggapi, seolah-olah Lin Yifei memuji orang lain. lB0QG1

“Sayang sekali jika kamu nanti hanya bermain piano atau semacamnya. Jari-jari itu sangat cocok untuk bermain anggar.” Lin Yifei tersenyum dan melihat bahu Chris bergerak. “Foil hanya fokus untuk menusuk. Serangan epee sangat monoton. Hanya sabre yang cocok untukmu.”

Chris menoleh perlahan dan menatap Lin Yifei. “Apa kamu bisa bermain anggar?”

“Aku bisa melakukannya sedikit.” Lin Yifei mengangkat bahu. Dia tidak tahu seberapa banyak ingatan yang tersisa di tubuh ini dari peringkat ketujuh di dunia.

Chris sekali lagi berbalik. Lin Yifei ingat orang ini bahkan mengabaikan para master. Karakter semacam ini sudah ada sejak kecil. 7FONcn

Bus melaju ke pusat kota dan terjebak pada jam sibuk di tengah lalu lintas.

KK, yang duduk secara diagonal di depan, sepertinya mengalami mabuk perjalanan. Dia terlihat seperti akan muntah. Lin Yifei terburu-buru mengambil plum asam dari tas yang disiapkan ibunya dan memberikannya pada KK. Dia tidak nenyadari jika bukan hanya KK yang mabuk perjalanan. Kantong berisi plum asamya segera habis. Ketika kantong kosong itu dikembalikan ke Lin Yifei, dia merasa canggung. Namun, ketika dia mendongak lagi, dia melihat banyak orang yang mentapnya penuh rasa terima kasih.

Lin Yifei sangat ingin mengatakan sesuatu pada Chris, namun Chris hanya diam sepanjang perjalanan. Hal itu juga merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Bahkan ketika dia memiliki hubungan baik di perguruan tinggi, Lin Yifei kebanyakan berbicara pada dirinya sendiri sementara Chris mendengarkan dengan diam.

Pada saat mereka turun dari bus, saat itu sudah jam sepuluh lebih. Anak-anak yang sebelumnya energik turun dari bus dengan wajah kaku. Untungnya, pemandu yang diatur masih muda dan penuh semangat, membuat semua orang terhibur setelah dua patah kata. Berdiri dalam barisan, Lin Yifei, KK, Michael mendengarkan penjelasan pemandu seperti anak-anak baik. Dari sudut matanya, Lin Yifei melihat Chris sedang menatap lukisan modern. bxQVoX

Lin Yifei menghela napas. Chris, kenapa kamu selalu menghindari orang-orang?

Meski pemandu itu mengucapkan kata-kata lucu, Chris masih tetap menjauh dari orang lain.

Please visit langitbieru (dot) com

Akhirnya, tibalah waktu makan siang. KK sangat menantikannya. Ketika semua orang meninggalkan museum, Chris masih menatap lukisan tersebut.

Lin Yifei memberi isyarat ke KK untuk pergi dulu dan berjalan cepat di belakang Chris. B5iySF

“Apakah kamu sangat menyukai <EYES>?” Lin Yifei tersenyum, tapi Chris mengabaikannya.

“Garis-garisnya melayang di langit dengan warna-warna indah dan tidak kasar. Namun, hal-hal yang indah dimaksud untuk disimpan dalam ingatan. Jika kamu tidak pergi sekarang, kamu harus naik kereta bawah tanah untuk kembali ke sekolah. Harganya empat kali lebih mahal daripada naik bus!” Lin Yifei sengaja mengatakan biaya naik kereta karena dia tahu keluarga Chris miskin. Dia sangat memperhitungkan untuk mengeluarkan uang.

Sebelum Chris berbalik, Lin Yifei berlari ke kelompok KK.

Di dalam bus, KK menemukan kesempatan untuk mengajak Lin Yifei duduk bersamanya. Sementara itu, Chris duduk di sebelah anak laki-laki yang sebelumnya duduk di sebelah KK. HWEZT8

Bus mulai melaju sampai taman. Anak-anak turun dengan semangat. Matahari tepat di atas kepala. Sinar matahari menyinari rerumputan dan membuatnya terlihat cerah. KK mengeluarkan meja lipat yang telah disiapkan dan memasangnya di bawah pohon. Semua anak mengeluarkan kotak makan siang. Ketika Lin Yifei membuka kotak makan siangnya, semua anak merasa kecut. Makanan Lin Yifei dilapisi warna merah pekat, membuat semua anak merasakan sekilas sensasi terbakar.

“Ha ha, apakah kamu ingin mencobanya? Ini adalah menu spesial dari ibuku. Ayam cabai dan potongan daging rebus dengan versi yang telah ditingkatkan!” Ibu Lin Yifei sangat pandai memasak makanan Shicuan. Ketika mereka pertama kali datang ke Amerika Serikat, mereka hanya bergantung pada gaji ayahnya, tetapi ibunya segera mendapatkan pekerjaan di restoran. Itu berkat keahlian memasaknya yang bagus.

“Hm …” Semua anak menjadi kaku. “Kamu bisa menikmantinya sendiri …”

Lin Yifei yang tersenyum masam mendatangi Chris yang sedang duduk sendiri. Dia sengaja berkata dengan ekspresi penuh kemenangan. “Terakhir kali, makanan itu tidak cukup pedas untukmu! Itu karena aku tidak memberimu makanan Shichuan asli. Kali ini aku berjanji kamu tidak akan bisa menelannya!” JuHkvO

Chris mengerutkan kening dan memandang Lin Yifei seperti melihat lalat yang mengganggu. “Apa yang kamu inginkan?”

“Bagaimana kalau aku menantangmu? Apakah kamu ingin mencobanya?” Lin Yifei mengeluarkan satu dolar dari sakunya. “Aku bertaruh satu dolar jika kamu tidak akan bisa memakan semuanya!”


Note: Ada tiga jenis pedang di permainan anggar: foil, epee, dan sabre. Setiap jenis pedang memiliki aturan dan strategi yang berbeda.


English translator: Idleturtle woMG8k

Translator's Note

Mengembangkan kemampuan atau kecenderungan tertentu pada usia yang lebih dini dari biasanya.

Translator's Note

Translator's Note

Translator's Note

Translator's Note

Sebuah masakan Cina dari Provinsi Shicuan. Ini memiliki rasa yang berani, terutama rasa pedas yang dihasilkan dari penggunaan bawang putih dan cabai yang berlebihan, serta lada Sichuan yang unik.

Leave a Comment

For an easier time commenting, login/register to our site!